Koops TNI Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas, 10 Tewas akibat Gangguan Bersenjata

Boven Digoel, 25 Mei 2026 – Koops TNI Habema bersama aparat gabungan mengevakuasi 44 pendulang emas dari Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, setelah gangguan bersenjata menewaskan 10 warga. Evakuasi dilakukan dari...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Boven Digoel, 25 Mei 2026 – Koops TNI Habema bersama aparat gabungan mengevakuasi 44 pendulang emas dari Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, setelah gangguan bersenjata menewaskan 10 warga.

Evakuasi dilakukan dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menyusul meningkatnya ancaman keamanan di wilayah tersebut.

Kelompok bersenjata yang dikenal sebagai TPNPB-OPM diduga menjadi pelaku gangguan yang memicu kepanikan dan pengungsian warga.

Sebanyak 44 pendulang emas tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, pada Minggu, 24 Mei 2026.

Mereka menggunakan tiga unit long boat untuk keluar dari wilayah rawan menuju lokasi yang lebih aman.

Setibanya di lokasi, aparat langsung melakukan pendataan serta pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh korban evakuasi.

Koops TNI Habema menegaskan evakuasi ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat sipil di wilayah konflik.

“Evakuasi ini menunjukkan komitmen kami dalam melindungi masyarakat dari ancaman gangguan keamanan,” ujar perwakilan aparat di lapangan.

Selain itu, aparat gabungan terus meningkatkan langkah pengamanan guna mencegah gangguan lanjutan di wilayah tersebut.

Aparat Perketat Pengamanan Wilayah Rawan

Aparat keamanan memperketat patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan di Pegunungan Bintang.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman masyarakat serta mencegah potensi serangan lanjutan dari kelompok bersenjata.

Gangguan keamanan di Distrik Awimbon sebelumnya telah menghambat aktivitas dan mobilitas warga setempat.

Kondisi tersebut memaksa sejumlah warga meninggalkan lokasi tambang emas demi menyelamatkan diri.

Aparat gabungan juga terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam upaya memulihkan stabilitas keamanan wilayah.

Pilihan Editor :  Kolonel Laut Erfan Indra Darmawan Resmi Jabat Danlanal Bandung

Selain itu, tim gabungan masih berupaya menjangkau lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban yang belum terangkat.

“Petugas terus berupaya mencapai lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban yang meninggal dunia,” ujar sumber di lapangan.

Informasi sementara menyebutkan sebanyak 10 pendulang emas tewas dalam insiden tersebut.

Namun demikian, aparat masih melakukan verifikasi dan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

Dengan demikian, aparat berharap situasi keamanan dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *