Pangdam Jaya Tutup Dikmata Infanteri Gelombang I 2026, Tekankan Profesionalisme Prajurit
Jakarta, 22 Mei 2026 – Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi memimpin penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 di Rindam Jaya. Upacara berlangsung di Lapangan Chandradimuka, Condet,...

Jakarta, 22 Mei 2026 – Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi memimpin penutupan Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 di Rindam Jaya.
Upacara berlangsung di Lapangan Chandradimuka, Condet, sebagai penanda berakhirnya pendidikan dasar bagi prajurit tamtama infanteri.
Pangdam Jaya bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat kepada seluruh peserta.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan sumber daya manusia TNI AD yang berorientasi pada profesionalisme.
Selain itu, pendidikan ini menyiapkan prajurit yang tangguh secara fisik, mental, dan karakter.
Dalam amanat Kasad, Pangdam Jaya menegaskan pentingnya memanfaatkan seluruh ilmu yang diperoleh selama pendidikan.
“Jadikan ilmu, teknik, dan taktik sebagai modal dasar untuk terus mengembangkan diri,” ujar Deddy Suryadi.
Ia menekankan bahwa setiap prajurit harus menjunjung jati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, dan Tentara Profesional.
Selain itu, ia mendorong lulusan untuk menjaga disiplin dan meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan.
Demonstrasi Kemampuan Tunjukkan Hasil Pendidikan
Usai upacara, prajurit siswa menampilkan demonstrasi kemampuan sebagai bentuk hasil pembinaan selama pendidikan.
Mereka memperagakan bongkar pasang senjata dengan kecepatan dan ketepatan tinggi di hadapan undangan.
Selain itu, mereka menampilkan senam balok yang menguji keseimbangan dan ketahanan fisik prajurit.
Atraksi pencak silat militer juga ditampilkan sebagai bagian dari kemampuan bela diri taktis.
Kemudian, prajurit memperagakan mountaineering yang menunjukkan kesiapan menghadapi medan berat.
Seluruh rangkaian demonstrasi berlangsung tertib, terukur, dan mencerminkan standar pelatihan TNI AD.
Pangdam Jaya menilai kemampuan tersebut mencerminkan keberhasilan sistem pendidikan yang terstruktur.
Ia menegaskan bahwa lulusan harus siap menghadapi dinamika tugas di satuan masing-masing.
Pendidikan ini menjadi fondasi awal dalam membentuk prajurit yang responsif terhadap tantangan tugas.
Dengan berakhirnya Dikmata, lulusan akan memasuki tahap pembinaan lanjutan di satuan operasional.
TNI AD mengharapkan para prajurit mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi di lapangan.
Selain itu, mereka harus menjaga integritas dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas negara.
Pangdam Jaya menegaskan komitmen TNI AD dalam mencetak prajurit yang profesional dan berkarakter.
Melalui pendidikan ini, TNI AD memperkuat kesiapan kekuatan pertahanan darat dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan mencerminkan kesiapan prajurit muda memasuki dunia penugasan.









