Pangdam Cenderawasih Tutup TMMD Ke-128 Mimika, Tekankan Kolaborasi Percepat Pembangunan Wilayah 3T
Mimika, 21 Mei 2026 – Pangdam XVII/Cenderawasih menutup TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, setelah program berjalan selama satu bulan. Pangdam XVII/Cenderawasih, Febriel Buyung, memimpin langsung...

Mimika, 21 Mei 2026 – Pangdam XVII/Cenderawasih menutup TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, setelah program berjalan selama satu bulan.
Pangdam XVII/Cenderawasih, Febriel Buyung, memimpin langsung penutupan kegiatan yang melibatkan TNI dan masyarakat tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan wilayah tertinggal, terisolir, dan terluar di Kabupaten Mimika.
Program TMMD berlangsung sejak April hingga Mei 2026 dengan fokus pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.
Pangdam menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program lintas sektoral tersebut di wilayah Mimika.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mendukung kegiatan TMMD.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas dukungan anggaran melalui APBD,” ujarnya.
Menurut Pangdam, TMMD mencerminkan kolaborasi nyata antara TNI, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T.
Selain itu, program ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.
Peran Masyarakat dan Dampak Program
Pangdam juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Kampung Keakwa dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Ia menyebut tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan warga berperan penting dalam mendukung program tersebut.
“Masyarakat menunjukkan semangat gotong royong yang kuat selama pelaksanaan TMMD berlangsung,” tegasnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang menerima kehadiran Satgas TMMD dengan baik.
Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.
Program TMMD menghadirkan berbagai pembangunan yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga mengedepankan kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan berakhirnya program, Pangdam berharap hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah terwujud.
“Manfaatkan dan pelihara hasil TMMD agar tetap memberikan dampak bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Kegiatan penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong bersama unsur Forkopimda dan pejabat TNI.
Hadir pula Danrem 173/PVB Vivin Alivianto serta sejumlah pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih.
Kehadiran para pejabat menegaskan dukungan lintas sektor terhadap pembangunan wilayah berbasis kolaborasi.
Program TMMD menjadi salah satu instrumen strategis TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional di daerah.









