Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Fokus pada Dugaan Human Error dan Gangguan Sistem

Kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum yang terbukti"

Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Fokus pada Dugaan Human Error dan Gangguan Sistem – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Kepolisian Daerah Metro Jaya mengarahkan penyelidikan terhadap kecelakaan beruntun yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, dengan fokus pada dugaan kelalaian manusia (human error) serta kemungkinan gangguan pada sistem komunikasi perkeretaapian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan mencakup dua aspek utama yang dinilai berpotensi menjadi penyebab insiden tersebut.

“Penyelidikan kami fokus pada dua hal utama, yakni kemungkinan kelalaian manusia dan kendala sistem. Semua masih dalam proses pendalaman,” ujar Budi dalam keterangannya.

Menurut Budi, penyidik akan memeriksa sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan langsung dengan rangkaian peristiwa kecelakaan.

Di antaranya adalah pengemudi taksi online yang disebut-sebut berada di titik awal kejadian, serta masinis dari kedua rangkaian kereta yang terlibat dalam tabrakan.

Langkah pemeriksaan ini dilakukan untuk merekonstruksi secara rinci kronologi kejadian, mulai dari sebelum hingga saat tabrakan terjadi.

Polisi juga berupaya memastikan apakah terdapat pelanggaran prosedur atau faktor lain yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika sebuah kendaraan taksi online milik Green SM dilaporkan mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur.

Keberadaan kendaraan tersebut menghambat jalur KRL yang tengah melintas, sehingga kereta terpaksa berhenti di lintasan.

Dalam kondisi tersebut, situasi menjadi kritis ketika KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi melaju dari arah belakang dan menabrak KRL yang berhenti.

Benturan keras tidak dapat dihindari, menyebabkan kerusakan signifikan pada kedua rangkaian kereta.

Pilihan Editor :  PKB Bekasi Konsolidasi Internal, Target Gandakan Kursi DPRD pada 2029

Data sementara menunjukkan jumlah korban mencapai 106 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka.

Rinciannya, 46 korban masih menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, sementara 44 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Selain itu, terdapat 16 korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

“Penambahan korban meninggal dunia menjadi perhatian kami. Kami berharap tidak ada lagi korban tambahan,” kata Budi.

Selain fokus pada dugaan human error dan aspek teknis, aparat kepolisian juga tengah mengumpulkan berbagai barang bukti dari lokasi kejadian.

Sejumlah saksi turut dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap detail yang relevan dapat teridentifikasi.

Penyelidikan Berjalan, Penetapan Tersangka Masih Menunggu Hasil

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum akan dijalankan secara profesional dan transparan.

Kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum yang terbukti menjadi penyebab kecelakaan.

Di sisi lain, penanganan terhadap korban tetap menjadi prioritas utama.

Pemerintah dan aparat terkait terus memberikan pendampingan medis bagi korban luka serta dukungan psikologis bagi keluarga korban meninggal dunia.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang.

Disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Imbauan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kesadaran pengguna jalan.

Untuk informasi lengkap dan sumber, pembaca dapat mengakses tautan berikut: https://jogja.antaranews.com/berita/824924/human-error-kah-dalam-kecelakaan-kereta-di-bekasi

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *