TNI Lepas Jenazah Prajurit Gugur di Lebanon, Upacara Militer Digelar di Soetta
Tangerang, 28 April 2026 – Tentara Nasional Indonesia menggelar penjemputan dan pelepasan jenazah Kopda Anumerta Rico Pramudia di Terminal 3 VVIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Prajurit Yonif 114/SM itu gugur saat...

Tangerang, 28 April 2026 – Tentara Nasional Indonesia menggelar penjemputan dan pelepasan jenazah Kopda Anumerta Rico Pramudia di Terminal 3 VVIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Prajurit Yonif 114/SM itu gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.
Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin langsung prosesi penghormatan militer yang berlangsung khidmat.
Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak turut hadir bersama Pangdam Jaya Deddy Suryadi dalam upacara tersebut.
TNI menggelar prosesi ini sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum kepada negara.
“Almarhum menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi selama menjalankan tugas negara,” ujar Agus Subiyanto dalam prosesi pelepasan.
TNI memberikan penghormatan militer sebagai simbol penghargaan atas pengorbanan prajurit di medan tugas internasional.
Upacara berlangsung tertib dan penuh penghormatan, diiringi doa bersama dari seluruh peserta.
Dimakamkan di Sumatera Utara
TNI selanjutnya memberangkatkan jenazah menuju kampung halaman untuk disemayamkan di rumah duka.
Keluarga dan kerabat akan menyambut jenazah sebelum prosesi pemakaman militer dilaksanakan.
TNI menjadwalkan pemakaman pada Rabu, 29 April 2026 di Taman Makam Pahlawan Lubuk Pakam.
Pemakaman militer akan dilaksanakan dengan upacara resmi sebagai bentuk penghormatan terakhir negara.
Pangdam Jaya Deddy Suryadi menyatakan kehadirannya sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada keluarga prajurit.
“Kami hadir untuk menghormati pengabdian almarhum dan memberikan dukungan kepada keluarga,” ujarnya.
TNI menegaskan komitmennya dalam menjaga kehormatan bangsa melalui penugasan internasional.
Selain itu, TNI memastikan setiap prajurit yang gugur mendapat penghormatan layak dari negara.
Dengan demikian, prosesi ini menegaskan penghargaan institusi terhadap pengorbanan prajurit di medan tugas.










