Motor Listrik Emmo JVX GT Dipilih untuk MBG, Ini Spesifikasinya

"Masyarakat menilai perlu adanya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan, mengingat penggunaan dana negara dalam jumlah besar"

Motor Listrik Emmo JVX GT Dipilih untuk MBG, Ini Spesifikasinya – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta – Sepeda motor listrik bergaya adventure, Emmo JVX GT, menjadi sorotan publik setelah ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai kendaraan operasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengadaan ini menuai perhatian karena nilai anggaran yang mencapai kisaran Rp915 miliar hingga Rp1,2 triliun untuk sekitar 21.800 unit.

BGN menyatakan pemilihan motor listrik tersebut didasarkan pada kebutuhan operasional di lapangan, khususnya untuk menjangkau wilayah dengan akses sulit.

Kendaraan ini diharapkan mampu mendukung distribusi program MBG secara efektif, terutama di daerah terpencil yang memiliki kondisi geografis menantang.

Di tengah perbincangan publik terkait besarnya anggaran, spesifikasi teknis Emmo JVX GT turut menjadi perhatian.

Berdasarkan keterangan resmi pabrikan, motor ini dirancang untuk menghadapi berbagai medan, baik jalan perkotaan maupun jalur off-road.

Dari sisi performa, Emmo JVX GT dibekali dinamo Brushless DC (BLDC) dengan tenaga standar sebesar 3.800 watt dan mampu mencapai tenaga puncak hingga 7.000 watt.

Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem Smart Gear Box yang dirancang untuk menghasilkan torsi optimal, terutama saat melintasi medan menanjak.

Kecepatan maksimal motor ini mencapai 80 kilometer per jam, angka yang dinilai cukup untuk kebutuhan operasional distribusi.

Sementara itu, sumber daya berasal dari baterai berkapasitas 72V 31Ah yang dapat dilepas-pasang (removable).

Dalam satu kali pengisian penuh, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer.

Keunggulan lain terletak pada dukungan sistem dua baterai yang memungkinkan peningkatan daya jelajah.

Pilihan Editor :  Lindungi Aset Digital Anda, Kenali Jenis Crypto Wallet dan Cara Mengamankannya

Selain itu, teknologi pengisian cepat (fast charging) memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar satu jam, sehingga menunjang efisiensi operasional di lapangan.

Secara dimensi, motor ini memiliki panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, dan tinggi 1.150 mm.

Ground clearance setinggi 320 mm menjadi salah satu keunggulan utama untuk menghadapi medan berat seperti jalan berlumpur atau berbatu.

Meski berpostur besar, bobot kosongnya relatif ringan, yakni 110 kilogram, sehingga tetap mudah dikendalikan.

Motor ini juga memiliki kapasitas angkut hingga 200 kilogram, yang dinilai cukup untuk membawa logistik dalam program MBG.

Pada sektor kaki-kaki, Emmo JVX GT menggunakan pelek berukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang, dipadukan dengan ban dual purpose untuk menjaga stabilitas di berbagai kondisi jalan.

Fitur Keselamatan dan Pertimbangan Pengadaan

Dari sisi keselamatan, Emmo JVX GT dilengkapi sistem rem cakram ganda hidrolik di roda depan dan belakang.

Teknologi Combi Brake System (CBS) turut disematkan untuk memastikan pengereman lebih stabil dan responsif.

Berbeda dengan sebagian motor listrik yang menggunakan sistem belt, model ini mengadopsi sistem rantai dan gir yang dinilai lebih tahan terhadap penggunaan berat dalam jangka panjang.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan penting mengingat kendaraan akan digunakan di medan ekstrem.

Pada bagian kokpit, motor dilengkapi panel instrumen digital yang menampilkan berbagai informasi penting, seperti kecepatan, sisa daya baterai, jarak tempuh, dan mode berkendara secara real-time.

Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengendara dalam memantau kondisi kendaraan selama operasional.

Meski memiliki spesifikasi yang dirancang untuk kebutuhan lapangan, keputusan pengadaan dalam jumlah besar dengan anggaran signifikan tetap menjadi perhatian publik.

Pilihan Editor :  Wakapolda Metro Jaya Pimpin Apel Pemeriksaan Senpi untuk Cegah Penyalahgunaan

Sejumlah pihak menilai perlu adanya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan, mengingat penggunaan dana negara dalam jumlah besar.

BGN menegaskan bahwa pemilihan kendaraan telah melalui proses tender dan mempertimbangkan aspek teknis serta kebutuhan distribusi program MBG.

Namun demikian, pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran tetap menjadi hal krusial untuk memastikan efektivitas dan efisiensi kebijakan tersebut.

Ke depan, implementasi penggunaan motor listrik ini akan menjadi indikator penting dalam menilai apakah spesifikasi dan investasi yang dilakukan benar-benar sebanding dengan manfaat yang dihasilkan, terutama dalam mendukung distribusi makanan bergizi bagi masyarakat.

Baca berita selengkapnya di sini: wartaekonomi.co.id

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *