Satgas Gabungan Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang
Papua Pegunungan – Satgas Swasembada bersama TNI-Polri mengungkap ladang ganja di Kabupaten Pegunungan Bintang dan mengamankan 135 tanaman siap panen, Sabtu, 11 April 2026. Operasi berlangsung di kawasan hutan Kampung...

Papua Pegunungan – Satgas Swasembada bersama TNI-Polri mengungkap ladang ganja di Kabupaten Pegunungan Bintang dan mengamankan 135 tanaman siap panen, Sabtu, 11 April 2026.
Operasi berlangsung di kawasan hutan Kampung Ngutok, Distrik Oksibil, serta Kampung Esipding, Distrik Serambakon, setelah aparat menerima laporan masyarakat.
Satgas Yonif 751/VJS langsung bergerak melakukan penyisiran begitu menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan di area kebun.
Petugas kemudian menemukan 55 batang ganja setinggi sekitar 1,5 meter di lokasi pertama yang tersembunyi di area hutan.
Selanjutnya, aparat menemukan 80 batang ganja setinggi hingga 2 meter di lokasi kedua yang diduga telah memasuki masa panen.
Petugas juga mengamankan seorang warga sipil yang diduga memiliki dan mengelola ladang tersebut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Respons Cepat Berdasarkan Informasi Warga
Satgas mengandalkan laporan masyarakat sebagai dasar operasi sehingga mempercepat pengungkapan kasus di wilayah pedalaman.
Langkah cepat ini menunjukkan pentingnya partisipasi publik dalam membantu aparat menindak aktivitas ilegal di daerah terpencil.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Wirya Arthadiguna menyatakan seluruh barang bukti telah diamankan.
“Petugas menyerahkan barang bukti dan terduga pelaku kepada Polres Pegunungan Bintang untuk proses hukum,” ujarnya.
Ia menegaskan aparat akan terus memperkuat koordinasi lintas institusi dalam memberantas peredaran narkotika di Papua.
Operasi Terpadu dan Langkah Preventif
Satgas meningkatkan operasi terpadu guna memutus mata rantai produksi dan distribusi narkotika di wilayah rawan.
Aparat juga memperkuat langkah preventif melalui pendekatan persuasif kepada masyarakat di wilayah pedalaman.
Wirya mengimbau warga untuk tidak terlibat dalam penanaman maupun peredaran narkotika karena berdampak luas.
“Kami mengingatkan masyarakat agar menjauhi aktivitas ini karena merusak kesehatan dan masa depan generasi,” tegasnya.
Selain itu, aparat terus memetakan wilayah yang berpotensi menjadi lokasi penanaman ganja untuk mencegah kejadian serupa.
Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan intensitas pengawasan aparat di wilayah Pegunungan Bintang yang sulit dijangkau.
Melalui operasi berkelanjutan, Satgas berharap mampu menekan produksi narkotika dan menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua Pegunungan.












