Hot Tags
Trending Tags
Beranda » BERITA » Dishub Bekasi Klarifikasi Polemik PJU, Efisiensi Anggaran Salah Satu Penyebabnya

Dishub Bekasi Klarifikasi Polemik PJU, Efisiensi Anggaran Salah Satu Penyebabnya

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

Cikarang – Polemik soal Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bekasi kian ramai dibicarakan publik.

Banyaknya lampu jalan yang padam, terutama di jalur-jalur padat seperti Jalan Kalimalang, membuat masyarakat mempertanyakan kualitas pengadaan hingga transparansi anggaran.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Sarana Prasarana sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dishub Kabupaten Bekasi, Deny Hendra K, angkat bicara.

Ia tidak menutup mata bahwa masih ada kekurangan dalam pengelolaan PJU, salah satunya akibat efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

“Kami memohon maaf kalau masih ada kekurangan. Efisiensi anggaran memang berdampak pada program PJU di Dishub,” ujar Deny, Kamis (2/10).

Deny juga mengakui bahwa pihaknya sudah pernah dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum terkait laporan dari sejumlah LSM mengenai proyek PJU.

Lebih jauh, ia meluruskan bahwa pengelolaan PJU di Kabupaten Bekasi tidak sepenuhnya berada di bawah Dishub.

Ada pembagian kewenangan dengan Dinas Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan).

Dishub bertanggung jawab atas PJU di jalan kabupaten, dengan spesifikasi tiang 9 meter dan single stang 3 meter.

Disperkimtan mengelola PJU di jalan perumahan, dengan tiang lebih pendek dan single stang 2 meter.

“Lampu PJU milik Dishub biasanya ditempelkan di tiang PLN, tapi ciri khasnya ada stiker logo Dishub dan tahun anggaran,” jelasnya.

Meski terkendala anggaran, Dishub tetap menargetkan pembangunan PJU baru. Dalam Renstra hingga 2030, Dishub menargetkan pemasangan 1.400 titik PJU pada 2026.

Namun rencana itu kini ikut terpengaruh oleh penurunan dana bagi hasil dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, masyarakat melalui aktivis terus menyuarakan kritik. Ketua DPC Badan Komite Pemberantasan Korupsi (BKPK) Kabupaten Bekasi, Asep Dayat, menilai proyek PJU penuh kejanggalan.

“Anggaran PJU itu besar, puluhan miliar. Tapi faktanya banyak lampu mati, kualitas tiang tidak sesuai spek. Baru dipasang sudah rusak. Kalau dibuka HPS aslinya, apakah benar sesuai kualitas?” ungkapnya.

Asep mengingatkan bahwa PJU bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan vital yang menyangkut keselamatan pengguna jalan dan keamanan masyarakat.

Pilihan Editor :  Pria Nikahi Pria, Setahun Pacaran Terbongkar usai Menikah

Ia mendesak aparat penegak hukum dan DPRD untuk turun tangan mengawasi.

“Jangan sampai PJU jadi proyek abadi. Anggaran besar digelontorkan tiap tahun, tapi hasilnya selalu ada pemeliharaan. Dewan jangan diam saja, karena publik bisa menduga macam-macam,” tegasnya.

Klarifikasi Dishub dan kritik masyarakat ini menegaskan bahwa masalah PJU di Kabupaten Bekasi bukan sekadar soal lampu mati, melainkan soal tata kelola, efisiensi, dan transparansi anggaran.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Penulis

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • PP GPBI Sayap Partai Gerindra, Siap Perkuat Basis Pergerakan Buruh di Jakarta

    PP GPBI Sayap Partai Gerindra, Siap Perkuat Basis Pergerakan Buruh di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Gensa Media
    • 0Komentar

    Buruh berhak mendapatkan Kerja yang layak, Upah yang layak, dan Hidup yang layak, dan semoga dengan GPBI, kita dapat mengusung visi misi buruh

  • Dankodaeral XIII Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kabupaten Banjar

    Dankodaeral XIII Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kabupaten Banjar

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Dankodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar. Peninjauan berlangsung di Pos Karhutla Makmur, kawasan Hutan Lindung, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kunjungan tersebut berlangsung ketika petugas masih menghadapi ancaman api yang merambat melalui lapisan bawah tanah gambut. […]

  • 67 Warga Daftar Donor Darah di RSUD Jatisampurna, 34 Lolos Skrining

    67 Warga Daftar Donor Darah di RSUD Jatisampurna, 34 Lolos Skrining

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ihwan Setiawan
    • 0Komentar

    Meskipun tidak semuanya dapat mendonorkan darah karena alasan medis, kepedulian mereka patut diapresiasi karena telah berpartisipasi

  • STAFFEX SGS 2026 Simulasikan Operasi Gabungan Hadapi Krisis Kawasan

    STAFFEX SGS 2026 Simulasikan Operasi Gabungan Hadapi Krisis Kawasan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung, 3 September 2026 – Staf TNI dan militer negara mitra mensimulasikan operasi gabungan dalam Staff Exercise (STAFFEX) Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan multinasional tersebut berlangsung di Bandung mulai Kamis (3/9/2026) hingga 11 September 2026 dengan Indonesia sebagai pemimpin operasi. Peserta menghadapi simulasi situasi krisis dan ancaman terhadap stabilitas kawasan melalui skenario kontinjensi yang […]

  • Sport Center Tadjimalela Resmi Dibuka 100 Hari Kerja Bupati Sumedang

    Sport Center Tadjimalela Resmi Dibuka 100 Hari Kerja Bupati Sumedang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Sport Center Tadjimalela yang terletak di Lapangan Cigugur resmi dibuka oleh Bupati H. Dony Ahmad Munir pada Selasa, 3 Juni 2025. Ini adalah salah satu program andalan dari 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumedang yang bertujuan menghadirkan tempat yang aman, nyaman, dan ramah untuk semua warga. Peresmian berlangsung meriah. Ribuan warga […]

  • Dittipidter Bareskrim Gagalkan Penjualan Sisik Trenggiling

    Dittipidter Bareskrim Gagalkan Penjualan Sisik Trenggiling

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Satu lagi langkah tegas ditunjukkan Bareskrim Polri. Kali ini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) berhasil menggagalkan upaya penjualan sisik trenggiling—satwa dilindungi yang bernilai tinggi di pasar gelap. Dua orang pelaku langsung ditangkap. Mereka adalah RK, yang berperan sebagai pencari dan penyedia sisik trenggiling, serta A, sang penjual. Keduanya kini sudah ditahan. “Penyidik […]

expand_less