Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » OPINI » Obat Keras Golongan G di Bekasi: Ancaman Sunyi yang Tak Boleh Diabaikan

Obat Keras Golongan G di Bekasi: Ancaman Sunyi yang Tak Boleh Diabaikan

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Supriyatno,
Ketua Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN) Kota Bekasi

Bekasi – Di tengah hiruk pikuk pembangunan kota dan kehidupan masyarakat yang semakin modern, ada persoalan serius yang diam-diam menggerogoti: peredaran obat keras golongan “G”.

Fenomena ini bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga persoalan sosial, hukum, dan moral.

Ironisnya, toko-toko yang menjual obat berbahaya tersebut masih beroperasi bebas, seolah mendapatkan restu dari pihak yang seharusnya bertindak.

Obat keras golongan “G” bukanlah vitamin yang bisa dikonsumsi sesuka hati.

Tanpa resep dan pengawasan medis, obat ini dapat menimbulkan dampak serius: mulai dari kerusakan organ, gangguan mental, hingga kecanduan.

Lebih jauh, konsumsi sembarangan bisa memicu lahirnya generasi yang lemah secara fisik dan psikologis.

Pertanyaannya, apakah kita akan menutup mata melihat ancaman nyata ini?

Supriyatno, Ketua Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN) Kota Bekasi, lantang menyuarakan keprihatinannya.

Ia mendesak aparat kepolisian dan Dinas Kesehatan untuk segera menindak tegas praktik ilegal tersebut.

“Jika tidak ada tindakan nyata, maka kami bersama masyarakat akan bergerak,” tegasnya.

Pernyataan ini menunjukkan betapa keresahan masyarakat telah mencapai titik puncak.

Peredaran obat keras golongan “G” bukan fenomena baru.

Sudah lama praktik ini berlangsung, bahkan di banyak kota lain di Indonesia.

Namun, yang membuat publik geram adalah lemahnya penegakan hukum. Seolah-olah ada “beking” di balik toko-toko nakal ini.

Jika benar demikian, maka bukan hanya hukum yang dipermainkan, melainkan juga keselamatan generasi bangsa.

Saatnya Masyarakat Ikut Ambil Peran

Tidak bisa dipungkiri, aparat penegak hukum memegang peran kunci.

Namun, masyarakat juga memiliki tanggung jawab moral untuk tidak membiarkan lingkungan mereka dirusak oleh obat ilegal.

Edukasi, kepedulian, dan keberanian melapor adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Pilihan Editor :  Piramida Mahasiswa Jakarta: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu

Bayangkan jika semua warga menolak peredaran obat keras di lingkungannya, maka peluang bisnis haram ini akan semakin sempit.

Kasus di Bekasi harus menjadi alarm bagi kita semua.

Ancaman obat keras bukan hanya merugikan kesehatan, tetapi juga masa depan bangsa.

Apakah kita rela melihat generasi muda hancur karena obat-obatan murah yang dijual bebas di balik etalase toko?

Peredaran obat keras golongan “G” harus segera dihentikan, tanpa kompromi.

Aparat wajib bertindak sesuai hukum, pemerintah perlu memperkuat regulasi dan pengawasan, sementara masyarakat harus bersatu menjaga lingkungan.

Hanya dengan sinergi itu, Bekasi – dan Indonesia secara keseluruhan – bisa terbebas dari ancaman sunyi yang kian meresahkan ini.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024, Kapolres Metro Jakarta Utara Salat Subuh Keliling

    Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024, Kapolres Metro Jakarta Utara Salat Subuh Keliling

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady melaksanakan kegiatan Subuh Keliling dengan Shalat berjama’ah di Masjid Jami Keramat Luar Batang Jalan Luar Batang V Penjaringan Jakarta Utara, Selasa (15/10/2024) pagi. Sebelum salat subuh berjamaah Kapolres Metro Jakarta Utara didampingi Habib Husen bin Hasan Alaydrus bersama para pejabat utama berziarah ke Makam Habib […]

  • Polri Pastikan Situasi Kondusif, Pagar Tinggi di Kokas Diminta Tak Ditafsirkan Berlebihan

    Polri Pastikan Situasi Kondusif, Pagar Tinggi di Kokas Diminta Tak Ditafsirkan Berlebihan

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap kondusif di tengah munculnya perhatian publik terhadap pemasangan pagar pembatas setinggi sekitar 2,5 meter di kawasan luar Mall Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. Polri mengimbau masyarakat agar tidak membangun spekulasi maupun mengaitkan pemasangan pagar tersebut dengan dugaan adanya […]

  • Guru SD Klarifikasi Dugaan Pungli SPMB, Bantah Terlibat Pengurusan Siswa

    Guru SD Klarifikasi Dugaan Pungli SPMB, Bantah Terlibat Pengurusan Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Guru sekolah dasar yang namanya turut dikaitkan dalam polemik dugaan pungutan liar (pungli) pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi, Ina Ratinawati, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia membantah seluruh tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam praktik pungli, manipulasi data administrasi, maupun pengurusan penerimaan peserta didik secara melawan aturan. Menurut Ina, keterlibatannya selama […]

  • Patroli Gabungan Perkuat Pencegahan 3C di Wilayah Perbatasan Bekasi

    Patroli Gabungan Perkuat Pencegahan 3C di Wilayah Perbatasan Bekasi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi — Polsek Cabangbungin bersama Polsek Sukatani kembali menggelar Patroli Biru dan patroli gabungan pada Minggu (30/11/2025) dini hari untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal, mulai dari tawuran remaja hingga kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor). Patroli yang dimulai pukul 01.00 WIB itu menyasar sejumlah titik rawan di wilayah perbatasan, seperti Kampung Pulo Tanjung Desa Sindangsari, pertigaan […]

  • Banjir Graha Indah Lumpuhkan Jalan, Motor Putar Balik

    Banjir Graha Indah Lumpuhkan Jalan, Motor Putar Balik

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Air sejak pagi mengepung ruas jalan di Perumahan Graha Indah pada Minggu, 8 Maret 2026. Genangan tersebut langsung mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jatiasih terutama bagi pengendara sepeda motor. Sejak pukul 06.00 WIB, air mulai menguasai badan jalan hingga memaksa banyak pengendara memperlambat laju kendaraan. Namun beberapa menit kemudian, banyak pengendara […]

  • TNI Kirim 27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT dengan Dua Hercules

    TNI Kirim 27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT dengan Dua Hercules

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI mengirimkan 27,09 ton bantuan tahap pertama untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). TNI memberangkatkan bantuan tersebut dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Komodo, Sabtu (15/8/2026). Pengiriman melalui jalur udara menjadi langkah cepat TNI untuk mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. TNI mengerahkan dua pesawat Hercules […]

expand_less