Transjakarta Rem Mendadak di Senen, Penumpang Protes, Motor Disebut Biang Kerok
- account_circle Tama
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- print Cetak

JAKARTA – Video perdebatan antara penumpang dan pramudi bus Transjakarta di sekitar Halte Senen Toyota Rangga, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026) malam, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, seorang penumpang mempersoalkan cara berkendara pramudi yang disebut ugal-ugalan.
Penumpang itu juga menuding pengereman mendadak membuat sejumlah penumpang terdorong ke depan hingga terjatuh ke lantai.
Situasi yang semula soal rem mendadak kemudian ikut mengerem suasana, tetapi kali ini remnya tampaknya tidak terlalu pakem.
Transjakarta membantah tudingan bahwa pramudi mengemudi secara ugal-ugalan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, pengereman mendadak dilakukan sebagai tindakan refleks untuk menghindari kendaraan roda dua yang tiba-tiba memotong jalur bus.
“Menanggapi video yang beredar mengenai kejadian pengereman mendadak di dalam bus, saat berada di sekitar Halte Senen Toyota Rangga pada Jumat (11/9/2026) malam, Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan,” kata Ayu seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (13/9/2026).
Menurut Ayu, pramudi melakukan pengereman setelah sebuah sepeda motor tiba-tiba memotong jalur bus.
“Pengereman mendadak dilakukan pramudi sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba,” paparnya.
Ayu menyebut tindakan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya tabrakan.
Transjakarta juga menyatakan telah meninjau rekaman CCTV yang memperlihatkan kondisi sebelum pengereman terjadi.
“Kami telah memeriksa rekaman CCTV dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman yang tepat,” kata Ayu.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, Transjakarta memastikan pengereman mendadak bukan dilakukan tanpa alasan ataupun karena pramudi mengemudi secara ugal-ugalan.
Penumpang Dicek, Transjakarta Sebut Tak Ada yang Cedera
Sesaat setelah kepanikan mereda, tim operasional Transjakarta di lokasi melakukan pemeriksaan terhadap kondisi para penumpang.
Transjakarta menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada penumpang yang mengalami luka.
“Petugas kami di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh pelanggan di dalam armada telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera,” lanjut Ayu.
Ayu juga menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi serta ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.
“Transjakarta senantiasa berfokus pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan dalam setiap layanan,” lanjutnya.
Sementara itu, video yang beredar memperlihatkan adu mulut antara seorang penumpang dan pramudi bus Transjakarta yang melayani rute Monas menuju Pulogadung.
Penumpang tersebut mempersoalkan cara berkendara pramudi setelah bus melakukan pengereman mendadak.
Pramudi kemudian tampak emosi dan membantah tudingan bahwa dirinya berkendara secara ugal-ugalan.
Dengan demikian, terdapat dua versi dalam peristiwa tersebut.
Penumpang dalam video mempersoalkan pengereman dan cara berkendara pramudi, sedangkan Transjakarta menyatakan pengereman dilakukan sebagai respons terhadap sepeda motor yang tiba-tiba memotong jalur.
Transjakarta juga menyatakan pemeriksaan CCTV telah dilakukan dan prosedur berkendara dinilai telah dijalankan sesuai standar.
Hingga informasi ini disusun, bahan yang tersedia belum memuat tanggapan dari penumpang yang menyampaikan tudingan dalam video mengenai penjelasan Transjakarta tersebut.
Yang jelas, urusan rem mendadak kali ini bukan cuma membuat bus berhenti mendadak.
Perdebatan di dalamnya ikut melaju sampai media sosial.
FAQ: Seputar Insiden Pengereman Mendadak TransJakarta di Senen
P: Peristiwa apa yang memicu protes dari para penumpang TransJakarta di kawasan Senen?
J: Protes dipicu oleh tindakan pengereman mendadak secara tiba-tiba yang dilakukan oleh pramudi bus TransJakarta, yang mengakibatkan kepanikan dan rasa tidak nyaman bagi para penumpang di dalam armada.
P: Faktor apa yang mendasari keputusan pengereman mendadak tersebut berdasarkan penelusuran di lokasi?
J: Berdasarkan keterangan di lapangan, pengereman darurat dilakukan untuk menghindari benturan setelah sebuah sepeda motor diduga memotong jalur khusus (busway) secara tiba-tiba di kawasan Senen.
P: Langkah evaluasi apa yang diharapkan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan layanan TransJakarta?
J: Pihak manajemen TransJakarta dan Kepolisian diharapkan terus meningkatkan penertiban sterililasi jalur khusus busway, sekaligus memastikan para pramudi mengedepankan standar keselamatan serta komunikasi yang persuasif saat menghadapi situasi darurat di jalan raya.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Tama
Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

