Sumur Kering Lima Bulan, Warga Kertajati Girang Lihat Truk Tangki Datang
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- print Cetak

MAJALENGKA – Lima bulan bukan waktu sebentar untuk menunggu air.
Bagi warga Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, kemarau panjang membuat sumur yang biasanya jadi andalan perlahan ikut angkat tangan.
Namun pada Kamis (17/9/2026), penantian itu sedikit terobati.
Prajurit Yonif TP 338/Talaga Manggung (TM) bersama PDAM Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Truk tangki air yang masuk ke permukiman warga pun langsung menjadi perhatian.
Jeriken dikeluarkan, bak penampungan disiapkan, dan warga bergegas mengambil air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Maklum, ketika sumur mulai mengering, air bersih bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga.
Ia berubah menjadi barang yang kedatangannya ditunggu-tunggu.
Kekeringan dilaporkan menjadi persoalan serius bagi warga di sejumlah wilayah Kertajati.
Sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber air warga mulai mengering akibat kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Kondisi tersebut kemudian mendorong prajurit Yonif TP 338/TM turun langsung membantu masyarakat.
Prajurit dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih hingga ke kawasan permukiman warga.
Bagi warga, bantuan tersebut setidaknya membuat urusan mencari air tidak harus selalu menjadi perjuangan harian.
Salah seorang warga, Emi, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih tersebut.
Menurut Emi, warga sudah beberapa pekan mengalami kesulitan mendapatkan air.
“Kehadiran bapak-bapak TNI Yonif TP 338/Talaga Manggung ini seperti pahlawan bagi kami. Sudah beberapa pekan kami susah air, alhamdulillah hari ini bantuan datang langsung diantar sampai depan rumah,” ujar Emi.
Ketika Sumur Mengering, Truk Tangki Jadi Kabar Baik
Komandan Yonif TP 338/TM Mayor Inf Mario Herdiana Belo, S.T.Han., mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Menurut Mario, TNI AD berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.
“Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kemarau. Kami akan berupaya membantu selama masyarakat masih membutuhkan,” kata Mario.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan melalui kerja sama Yonif TP 338/TM dengan PDAM Kabupaten Majalengka.
Distribusi air rencananya dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kebutuhan warga dan kondisi di lapangan.
Dengan begitu, bantuan tidak berhenti hanya pada satu kali kedatangan truk tangki.
Sebab, persoalan air bersih tentu tidak selesai hanya karena satu tangki sudah kosong.
Mario mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Kertajati yang masih menghadapi dampak kemarau panjang.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Kertajati yang masih menghadapi dampak kemarau panjang, setidaknya hingga pasokan air kembali tersedia secara normal,” pungkasnya.
Untuk sementara, jeriken warga kembali terisi.
Tetapi kemarau panjang tetap menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.
Air hari ini memang sudah datang.
Semoga musim hujan tidak terlalu lama membuat warga kembali bertanya, “Airnya kapan datang lagi?”
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

