Minggu, 25 Okt 2026
Beranda » INVESTIGASI » 320 Kg Sisik Trenggiling Disita, Siapa di Balik Kiriman Berkedok Ikan Asin?

320 Kg Sisik Trenggiling Disita, Siapa di Balik Kiriman Berkedok Ikan Asin?

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap dugaan perdagangan ilegal sisik trenggiling seberat 320 kilogram di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 11 karung sisik trenggiling dan menetapkan dua orang sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam penerimaan, penyimpanan, serta pengiriman barang.

Untuk menyamarkan isi kiriman, barang tersebut diduga dikirim menggunakan keterangan kulit ular kering dan ikan asin.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Dadang Hartanto, mengatakan polisi turut mengamankan satu unit mobil pikap dan timbangan digital yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

“Diamankan dua tersangka yang berperan dalam penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman barang beserta mobil pikap dan timbangan digital,” kata Dadang, Jumat (23/10/2026).

Menurut Dadang, berdasarkan pemeriksaan awal, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung sejak Desember 2025.

Penyidik kini mengembangkan perkara untuk menelusuri asal-usul sisik trenggiling, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan tersebut.

Dadang menjelaskan, sisik trenggiling diduga dikirim dari sejumlah daerah dengan menggunakan keterangan barang yang berbeda dari isi sebenarnya.

“Barang dikirim dari sejumlah daerah dengan keterangan kulit ular kering dan ikan asin untuk menyamarkan isi kiriman,” ujarnya.

Setelah tiba dan ditampung di Bekasi, sisik trenggiling tersebut diduga dikirim kembali ke Medan, Sumatera Utara, serta Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pola distribusi lintas daerah itu menjadi salah satu fokus penyidikan untuk mengungkap rantai pasok dan peran masing-masing pihak.

Polisi Telusuri Pemasok dan Penerima

Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk pemasok, pihak yang diduga memberikan perintah, dan penerima akhir barang.

Penyidik juga perlu mengungkap asal wilayah pengumpulan sisik trenggiling serta mekanisme pengirimannya hingga dapat ditampung di Bekasi sebelum didistribusikan kembali.

Pilihan Editor :  Beras Bantuan Bulog Dijual Online, Pendataan Penerima di Kota Bekasi Dipertanyakan

“Berdasarkan pemeriksaan awal, kegiatan berlangsung sejak Desember 2025. Penyidikan dikembangkan untuk menelusuri pemasok, pemberi perintah, dan penerima,” kata Dadang.

Hingga informasi ini disampaikan, polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Namun, pengembangan penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap keseluruhan jaringan yang diduga terlibat.

Pengungkapan kasus ini menyoroti dugaan perdagangan bagian tubuh satwa liar yang memerlukan penelusuran menyeluruh, mulai dari sumber barang hingga pihak yang menerima dan mengendalikan distribusinya.

Penindakan terhadap perkara tersebut perlu didukung pembuktian mengenai peran setiap pihak, asal-usul barang, serta dugaan pelanggaran hukum yang terjadi.

Polisi belum mengungkap identitas kedua tersangka maupun rincian pasal yang disangkakan dalam informasi yang menjadi dasar pemberitaan ini.

Penyidikan selanjutnya diharapkan dapat mengungkap jaringan distribusi secara utuh agar penegakan hukum tidak berhenti pada pihak yang diduga menangani barang di lapangan.

FAQ: Kasus Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi

Di mana polisi mengungkap dugaan perdagangan sisik trenggiling?

Polisi mengungkap dugaan perdagangan sisik trenggiling di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Berapa banyak sisik trenggiling yang disita polisi?

Polisi menyita 11 karung sisik trenggiling dengan berat total sekitar 320 kilogram.

Bagaimana dugaan modus penyamaran pengiriman sisik trenggiling?

Menurut keterangan Kapolda Metro Jaya, sisik trenggiling diduga dikirim menggunakan keterangan barang berupa kulit ular kering dan ikan asin untuk menyamarkan isi kiriman.

Berapa orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka?

Polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka yang diduga berperan dalam penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman barang.

Ke mana sisik trenggiling tersebut diduga dikirim setelah ditampung di Bekasi?

Berdasarkan keterangan polisi, barang tersebut diduga dikirim ke Medan, Sumatera Utara, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pilihan Editor :  Calon RW Bantar Gebang Dicekal? Proses Pemilihan Dilaporkan ke BKPSDM
Apa yang masih didalami polisi dalam kasus sisik trenggiling ini?

Polisi masih menelusuri asal-usul sisik trenggiling, pemasok, pihak yang diduga memberikan perintah, penerima akhir, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

expand_less