Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » INFORMASI » Disdukcapil Soroti Rendahnya Aktivasi IKD di Kota Bekasi yang Rawan Banjir

Disdukcapil Soroti Rendahnya Aktivasi IKD di Kota Bekasi yang Rawan Banjir

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Bekasi – Di tengah tingginya risiko banjir yang berulang di sejumlah wilayah Kota Bekasi, pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh masyarakat dinilai masih belum optimal.

Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat IKD dirancang sebagai solusi untuk melindungi data dan dokumen kependudukan warga dari kerusakan atau kehilangan akibat bencana, khususnya banjir yang kerap melanda kota penyangga ibu kota tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, mengakui bahwa tingkat aktivasi IKD di kalangan warga masih relatif rendah, meskipun layanan tersebut telah tersedia dan terus disosialisasikan.

Hal itu disampaikannya pada Jumat (23/1), saat dimintai keterangan terkait kesiapan perlindungan dokumen kependudukan warga di wilayah rawan bencana.

“Masih banyak warga yang belum mengaktifkan IKD. Padahal ini penting, terutama untuk wilayah yang rawan banjir seperti Kota Bekasi,” ujar Taufiq.

Menurut Taufiq, pengalaman banjir di Kota Bekasi menunjukkan bahwa dokumen kependudukan fisik seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta akta pencatatan sipil menjadi salah satu aset warga yang paling rentan rusak atau hilang.

Kerusakan dokumen tersebut kerap memicu persoalan lanjutan, terutama ketika warga membutuhkan layanan publik, bantuan sosial, atau pengurusan administrasi lainnya.

“Ketika dokumen fisik rusak atau hilang, proses pengurusan ulang tentu memakan waktu dan tenaga. Dengan IKD, data kependudukan warga sudah tersimpan secara digital dan tetap bisa diakses,” jelasnya.

Namun demikian, Taufiq menilai rendahnya tingkat aktivasi IKD tidak terlepas dari masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap manfaat layanan digital kependudukan.

Ia menegaskan bahwa IKD bukanlah pengganti KTP elektronik, melainkan pelengkap yang berfungsi sebagai cadangan data kependudukan yang aman.

Pilihan Editor :  Sambut HUT ke-80 TNI, Lanal Bandung Bersih-Bersih Sungai Cidurian

“IKD ini bukan untuk menggantikan KTP elektronik, tetapi sebagai cadangan data. Sayangnya, masih banyak warga yang menganggap layanan ini belum penting,” katanya.

Kondisi tersebut memunculkan sorotan terhadap efektivitas sosialisasi yang dilakukan pemerintah daerah.

Di tengah dorongan transformasi digital dalam pelayanan publik, pemanfaatan IKD dinilai belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan kelompok rentan yang justru paling membutuhkan perlindungan data kependudukan.

Selain itu, Taufiq juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan aktivasi IKD.

Ia menegaskan bahwa proses aktivasi IKD hanya dilakukan melalui layanan resmi Disdukcapil dan petugas yang berwenang.

“Kami tidak pernah meminta aktivasi melalui tautan atau pesan pribadi. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Disdukcapil di luar jalur resmi, itu patut dicurigai,” tegasnya.

Ke depan, Disdukcapil Kota Bekasi berharap pemanfaatan IKD tidak berhenti pada sekadar imbauan, melainkan benar-benar menjadi kebiasaan baru masyarakat dalam menyimpan dan melindungi data kependudukan.

Dengan ancaman banjir yang masih berulang, perlindungan dokumen warga dinilai sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar pilihan administratif.

“Digitalisasi kependudukan ini akan efektif jika dimanfaatkan secara luas. Tanpa partisipasi aktif masyarakat, manfaat IKD tidak akan maksimal,” pungkas Taufiq.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • APH Diminta Usut Proyek PJU di Bekasi, Diduga Jadi Bancakan Oknum Legislatif dan Eksekutif

    APH Diminta Usut Proyek PJU di Bekasi, Diduga Jadi Bancakan Oknum Legislatif dan Eksekutif

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Cikarang, Kab. Bekasi – Proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bekasi kembali disorot tajam. Bukannya memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, banyak lampu jalan justru cepat rusak, mati, bahkan tiangnya dipertanyakan kualitasnya. Kritik pedas datang dari Ketua DPC Badan Komite Pemberantasan Korupsi (BKPK) Kabupaten Bekasi, Asep Dayat. Menurutnya, pengadaan PJU di Bekasi […]

  • Panglima TNI Dampingi Presiden di Sawah: Simbol Kekuatan Bangsa Dimulai dari Ketahanan Pangan

    Panglima TNI Dampingi Presiden di Sawah: Simbol Kekuatan Bangsa Dimulai dari Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir bukan hanya sebagai pendamping, tetapi sebagai representasi komitmen TNI

  • Pet Hotel Rawalumbu Kebanjiran Order Saat Liburan, Omzet Tembus Jutaan

    Pet Hotel Rawalumbu Kebanjiran Order Saat Liburan, Omzet Tembus Jutaan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    “usaha pet hotel di Bekasi menjadi indikator bahwa sektor jasa berbasis kebutuhan gaya hidup memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan”

  • Rangkaian Wisata Pulau Mandeh Dari Tanah Minang

    Rangkaian Wisata Pulau Mandeh Dari Tanah Minang

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Gensa – Tanah minang memiliki destinasi wisata nan elok di kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan. Raja Ampat dari Sumatera Barat ini semakin dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan Mandeh seluas 18 ribu hektare terletak di Pantai Carocok, Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Jaraknya hanya 56 kilometer dari Kota Padang. Kawasan Wisata Mandeh memiliki pemandangan nan indah, dengan […]

  • Kepala Bakamla RI Semangati Personel Zona Tengah

    Kepala Bakamla RI Semangati Personel Zona Tengah

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Manado, 28 Agustus 2025 – Suasana penuh semangat mewarnai kunjungan kerja Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla, ke Manado. Didampingi jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, kedatangannya disambut hangat oleh Kepala Zona Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP, di Bandara Sam Ratulangi, Kamis (28/8). Dalam agenda kunjungan kali ini, Laksdya Irvansyah meninjau […]

  • Hangatnya Kepedulian: Polsek Metro Penjaringan Bagikan Paket Buka Puasa untuk Warga Pejagalan

    Hangatnya Kepedulian: Polsek Metro Penjaringan Bagikan Paket Buka Puasa untuk Warga Pejagalan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kegiatan ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan kehangatan Polri terhadap masyarakat

expand_less