Sabtu, 31 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » Hukum » Polisi Hentikan Laporan Balik, Kasus Penganiayaan di Kapuk Naik Penyidikan

Polisi Hentikan Laporan Balik, Kasus Penganiayaan di Kapuk Naik Penyidikan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan antartetangga yang dipicu persoalan kebisingan suara drum di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, memasuki babak baru.

Polres Metro Jakarta Barat menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan pemaksaan dengan ancaman kekerasan yang diajukan Nasio Siagian terhadap pasangan suami istri Darwin (32) dan Angel.

Sebaliknya, laporan dugaan penganiayaan yang diajukan Darwin dan istrinya terhadap Nasio dan ayahnya kini ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kepastian tersebut disampaikan kuasa hukum Darwin dan Angel dari JLB Law Firm, Machi Ahmad, usai mendatangi Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (19/2/2026).

“Hari ini kami mendapatkan kabar bahwa laporan terhadap klien kami yang dituduh melanggar Pasal 448 KUHP tentang pemaksaan dengan ancaman kekerasan telah dihentikan melalui SP2 Lidik oleh Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Machi kepada wartawan.

Menurut Machi, penyidik menghentikan laporan tersebut karena tidak menemukan unsur pidana maupun alat bukti yang cukup.

Ia menyebut tudingan kliennya melakukan ancaman perusakan studio musik tidak terbukti secara hukum.

“Tidak terpenuhi unsur pidananya dan tidak ada peristiwa pidana. Kami menilai laporan itu tidak berdasar,” kata dia.

Machi mengakui sempat mempertimbangkan langkah hukum lanjutan atas dugaan laporan palsu.

Namun, opsi itu ditangguhkan karena kliennya tidak ingin perkara semakin berkepanjangan. “Hak hukum itu tetap ada, tetapi keputusan akhir ada pada klien kami,” ujarnya.

Berbanding terbalik dengan laporan yang dihentikan, kepolisian justru menaikkan status laporan dugaan pengeroyokan terhadap Darwin dan Angel ke tahap penyidikan.

Artinya, penyidik menilai telah ditemukan unsur pidana dan bukti permulaan yang cukup untuk melanjutkan proses hukum.

“Hari ini juga terlapor akan dimintai keterangan dalam tahap penyidikan. Unsur pidananya sudah terpenuhi, tinggal penetapan tersangka,” kata Machi.

Baca juga :  Kasus Begal di Inhu Terbongkar sebagai Hoaks, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Ia merujuk pada Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

Dengan ancaman tersebut, pihaknya mendesak kepolisian segera menetapkan tersangka dan melakukan penahanan jika syarat subjektif dan objektif terpenuhi.

“Kami mendesak Polres Metro Jakarta Barat segera menetapkan tersangka agar ada kepastian hukum,” tegasnya.

Konflik Bermula dari Kebisingan Drum

Peristiwa ini bermula dari konflik bertetangga di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Darwin mengaku telah terganggu suara drum dari rumah tetangganya sejak Agustus 2025.

Ia menyatakan telah menegur secara baik-baik lebih dari lima kali, bahkan melibatkan pengurus RT dan Satpol PP. Namun, kebisingan disebut terus berlanjut.

Menurut Darwin, suara drum tersebut sangat mengganggu istrinya yang tengah menjalani program hamil. Ia menyebut kondisi itu memicu stres karena sulit beristirahat.

Puncak insiden terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ketika suara drum kembali terdengar.

Angel mendatangi rumah tetangga yang di bagian depannya terpasang plang bertuliskan kantor pengacara dan konsultan hukum untuk menegur. Teguran itu berujung cekcok.

Darwin mengaku pulang dari tempat kerja setelah mengetahui istrinya terlibat adu mulut.

Ia menyebut sempat mendorong lawannya agar tidak mendekat.

Situasi semakin memanas ketika ayah terlapor tiba di lokasi menggunakan mobil.

Darwin menuduh mobil tersebut menyerempet istrinya hingga terjatuh.

Saat ia lengah, anak dari pemilik rumah disebut langsung memiting lehernya dari belakang hingga terjatuh ke aspal.

Dalam kondisi terjatuh dan terkunci, Darwin mengaku mendapat tendangan dan injakan dari ayah terlapor.

“Pinggang dan kepala bagian belakang saya ditendang berkali-kali,” kata Darwin.

Ia juga mengklaim wajahnya ditekan hingga nyaris kehilangan kesadaran.

Akibat kejadian itu, Darwin mengaku mengalami luka dalam dan trauma.

Baca juga :  Polres Metro Bekasi Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Pelajar Ditangkap

Ia menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen dan CT Scan.

Kuasa hukumnya menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan ketegangan otot dan indikasi luka dalam.

“Klien kami masih kesulitan berjalan dan mengangkat barang. Trauma fisik dan mental masih terasa,” ujar Machi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun Polres Metro Jakarta Barat terkait detail hasil penyidikan dan potensi penetapan tersangka.

Media kini masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak kepolisian dan pihak terlapor guna memperoleh keterangan berimbang.

Kasus ini menjadi sorotan karena bermula dari persoalan kebisingan yang semestinya dapat diselesaikan secara mediasi lingkungan.

Namun, eskalasi konflik berujung laporan pidana dan proses hukum yang kini berjalan di tahap penyidikan.

Aparat penegak hukum diharapkan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan menjunjung asas praduga tak bersalah demi menjamin kepastian hukum bagi semua pihak.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • FAUD Angkat Bicara Terkait Dugaan Korupsi Tri Adhianto PLT Walkot Bekasi

    FAUD Angkat Bicara Terkait Dugaan Korupsi Tri Adhianto PLT Walkot Bekasi

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kami sebagai kuasa hukumnya Tri Adhianto perlu melakukan sanggahan terhadap berita atau memberikan somasi terbuka

  • Jumat Peduli, Brimob Polda Metro Bagikan Beras dan Ngopi Bareng Warga Senen

    Jumat Peduli, Brimob Polda Metro Bagikan Beras dan Ngopi Bareng Warga Senen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Pusat – Suasana hangat dan penuh keakraban tampak di RW 05 Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro hadir di tengah warga lewat kegiatan Jumat Peduli dengan membagikan beras dan menggelar ngopi bareng. Dipimpin Wadanyon A Pelopor AKP Sunarto bersama jajaran pejabat utama, kegiatan dimulai dengan menyambangi […]

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Kedatangan Menhan RI di Makassar

    Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Kedatangan Menhan RI di Makassar

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, di Baseops Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (4/4/2025). Kedatangan Menhan RI turut disambut sejumlah pejabat penting dari Provinsi Sulawesi Selatan, antara lain Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, […]

  • Rayakan HUT ke-79, TNI AU Gelar Bazar dan Pasar Murah di Makassar: Ribuan Warga Antusias Berbelanja

    Rayakan HUT ke-79, TNI AU Gelar Bazar dan Pasar Murah di Makassar: Ribuan Warga Antusias Berbelanja

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Warga tampak antusias dengan tersedianya 1.500 paket sembako murah yang berisi beras premium, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir

  • Merasa Difitnah, Naufal Ba’bud Bantah Tuduhan Akun Medsos dan Siap Tempuh Jalur Hukum

    Merasa Difitnah, Naufal Ba’bud Bantah Tuduhan Akun Medsos dan Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pontianak, Kalbar – Anggota DPRD Kota Pontianak, H. Naufal Ba’bud, S.P., M.Sos., membantah tegas tuduhan yang disebarkan akun Facebook berinisial ATS. Dalam unggahannya, akun tersebut mencatut nama Naufal dan mengaitkannya dengan partai yang dipimpinnya di tingkat kota. Dalam konferensi pers pada Sabtu (12/4), Naufal hadir bersama tim kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi. Ia menyebut tuduhan […]

  • Kodim 1710/Mimika Gelar Sidang Jabatan Dipimpin Langsung Dandim

    Kodim 1710/Mimika Gelar Sidang Jabatan Dipimpin Langsung Dandim

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Kodim 1710/Mimika terus melakukan pembenahan internal demi meningkatkan profesionalisme dan efektivitas kinerja satuan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni dengan menggelar Sidang Jabatan, Rabu (16/7/2025), yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. Kegiatan ini menjadi ruang penting dalam menentukan penempatan personel secara tepat, sesuai […]

expand_less