Jumat, 30 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » HUKUM » Hina dan Usir Wartawan, Kadis LH Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Hina dan Usir Wartawan, Kadis LH Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke Polisi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN BEKASI – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, dilaporkan ke Polres Metro Bekasi atas dugaan penghinaan dan pengusiran terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Laporan tersebut dibuat wartawan Kimsan Indra Simaremare pada Kamis (8/10/2026), setelah sebelumnya ia mendatangi Kantor DLH Kabupaten Bekasi untuk meminta konfirmasi terkait persoalan kedinasan.

Laporan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor LP/B/2576/X/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA, tertanggal 8 Oktober 2026 pukul 17.33 WIB.

Berdasarkan dokumen laporan yang disampaikan pelapor, perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik serta dugaan pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Peristiwa yang menjadi dasar laporan disebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) di Kantor DLH Kabupaten Bekasi.

Menurut keterangan Kimsan dalam laporan polisi, dirinya datang bersama dua rekannya untuk melakukan konfirmasi kepada kepala dinas dalam rangka menjalankan tugas jurnalistik.

Namun, menurut versi pelapor, proses konfirmasi tersebut berujung pada pengusiran dan ucapan yang dinilai merendahkan dirinya.

Dalam uraian laporan, Kimsan menyebut terlapor mengucapkan, “Aku hanya mengusir kau aja, karena jelek muka mu, bau badan mu.”

Pelapor juga mencantumkan ucapan lain yang disebut disampaikan terlapor, yakni, “Saya tidak menghina tapi memang sudah hina.”

Ucapan tersebut menjadi bagian dari materi yang dilaporkan kepada kepolisian untuk diperiksa dan dinilai berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Koordinator Aksi Minta Penanganan Objektif

Koordinator Aksi Solidaritas Wartawan Bekasi Raya, Paulus Simalango, S.H., menilai keputusan Kimsan menempuh jalur hukum perlu dihormati.

Menurut Paulus, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara seorang pejabat dan wartawan, tetapi juga menyentuh persoalan penghormatan terhadap profesi jurnalistik dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan memperoleh informasi.

Baca juga :  Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN

Ia menegaskan pejabat publik tetap memiliki hak memberikan klarifikasi, menyampaikan keberatan, atau membantah informasi yang dinilai tidak tepat.

Namun, menurut Paulus, perbedaan pandangan antara pejabat dan wartawan semestinya diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan hukum dan etika komunikasi publik.

“Persoalan ini bukan semata-mata tentang seorang wartawan yang merasa dihina, tetapi juga menyangkut bagaimana pejabat publik menghormati profesi jurnalistik. Kami meminta kepolisian menangani laporan secara profesional, objektif, dan transparan,” kata Paulus Simalango, S.H.

Paulus juga meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan evaluasi secara objektif terhadap peristiwa tersebut.

Ia menekankan evaluasi tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya mendahului proses hukum atau menyimpulkan kesalahan pihak tertentu sebelum pemeriksaan selesai.

Menurut dia, solidaritas wartawan yang direncanakan pada 15 Oktober 2026 merupakan bentuk penyampaian sikap dan kepedulian terhadap perlindungan profesi jurnalistik.

Kimsan mengatakan dirinya memilih jalur hukum agar dugaan peristiwa tersebut dapat diperiksa secara objektif oleh aparat penegak hukum.

“Saya datang untuk menjalankan tugas jurnalistik, bukan mencari persoalan pribadi. Karena merasa direndahkan, saya memilih menempuh jalur hukum agar kejadian ini dapat diperiksa secara adil,” ujar Kimsan.

Dalam laporan tersebut, pelapor mencantumkan dugaan pelanggaran Pasal 433 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal 436 KUHP juga dicantumkan sebagai ketentuan subsidair dalam laporan.

Pencantuman pasal dalam laporan polisi belum menunjukkan bahwa seluruh unsur tindak pidana telah terpenuhi.

Penentuan terpenuhi atau tidaknya unsur pidana merupakan bagian dari proses pemeriksaan, penyelidikan, penyidikan, serta pembuktian oleh aparat penegak hukum sesuai kewenangannya.

Hingga berita ini disusun, keterangan dari Syafri Donny Sirait mengenai dugaan ucapan dan peristiwa pengusiran tersebut belum tercantum dalam informasi yang diterima redaksi.

Baca juga :  Sekcam dan Kades Tegaskan PT Glow Industri Belum Izin Lingkungan atau SKDU

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kepala DLH Kabupaten Bekasi maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut.

Di tengah proses hukum yang mulai berjalan, seluruh pihak perlu menghormati asas praduga tak bersalah.

Rencana aksi solidaritas wartawan pada 15 Oktober 2026 juga diharapkan berlangsung secara tertib serta tetap berada dalam koridor hukum.

Perkara ini selanjutnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk memeriksa fakta, keterangan para pihak, dan alat bukti sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

(Rls/Redaksi)

FAQ

Mengapa Kepala DLH Kabupaten Bekasi dilaporkan ke polisi?

Kepala DLH Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait dilaporkan wartawan Kimsan Indra Simaremare ke Polres Metro Bekasi atas dugaan penghinaan dan pengusiran saat pelapor menjalankan tugas jurnalistik. Laporan tersebut dibuat pada 8 Oktober 2026.

Kapan peristiwa dugaan penghinaan dan pengusiran wartawan terjadi?

Menurut keterangan pelapor dalam laporan polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026, ketika Kimsan Indra Simaremare bersama dua rekannya mendatangi Kantor DLH Kabupaten Bekasi untuk melakukan konfirmasi terkait persoalan kedinasan.

Apa yang dilaporkan Kimsan Indra Simaremare kepada polisi?

Kimsan melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan dugaan pelanggaran ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam laporan, pelapor juga mencantumkan Pasal 433 dan Pasal 436 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Apakah laporan polisi tersebut berarti Kadis LH Kabupaten Bekasi telah terbukti bersalah?
Apakah Kepala DLH Kabupaten Bekasi masih memiliki hak untuk memberikan klarifikasi?

Ya. Kepala DLH Kabupaten Bekasi memiliki hak untuk memberikan keterangan, klarifikasi, dan pembelaan sesuai ketentuan hukum. Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terlapor maupun pihak terkait lainnya.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Bakti TNI AD di Mentawai Fokus Bangun RTLH, Jembatan hingga Musholla

    Bakti TNI AD di Mentawai Fokus Bangun RTLH, Jembatan hingga Musholla

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    MENTAWAI – Satuan Tugas Bakti TNI AD menggelar kegiatan bakti skala besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026), dengan menyasar pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), jembatan penghubung antarwilayah, hingga sarana ibadah di daerah terpencil. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Brigjen TNI Farouk bersama jajaran perwira TNI AD sebagai bagian dari program “Bakti TNI […]

  • Koramil 04/Ciledug dan Warga Bersihkan Darurat Sampah Pasar Lembang

    Koramil 04/Ciledug dan Warga Bersihkan Darurat Sampah Pasar Lembang

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Personel Koramil 04/Ciledug bersama Kodim 0506/Tangerang, petugas kebersihan, dan masyarakat bergotong royong menangani darurat sampah di Pasar Lembang. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pasar Lembang, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026). Aksi bersama itu menyasar tumpukan sampah yang mengganggu kebersihan kawasan pasar serta berpotensi mengurangi kenyamanan pedagang […]

  • Kunjungan Kapolsek Jatiasih ke Auto 2000, Bahas Keamanan Wilayah

    Kunjungan Kapolsek Jatiasih ke Auto 2000, Bahas Keamanan Wilayah

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Kapolsek Jatiasih Kompol Danu Mega Winanto, S.I.Kom., M.H., melaksanakan kunjungan resmi ke kantor Auto 2000 Toyota yang terletak di Kp. Jaha, RT.03/011 Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi. Senin (30/9/2024). Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Jatiasih disambut oleh Kepala Cabang Auto 2000, Alfian. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolsek […]

  • Kasad Pimpin Laporan Korps, 65 Pati TNI AD Naik Pangkat

    Kasad Pimpin Laporan Korps, 65 Pati TNI AD Naik Pangkat

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana khidmat menyelimuti Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jumat (26/9/2025), saat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 65 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD. Dalam kesempatan itu, Kasad menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan juga amanah besar yang harus diemban dengan penuh […]

  • Lanal Bintan Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu di Musda IV LAM Kepri

    Lanal Bintan Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu di Musda IV LAM Kepri

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan — Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IV Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan masa khidmat 2025–2030 yang digelar di Balai Adat Megat Srirama, Gedung LAM Bintan, Jalan Trikora No.1, Kijang, Kamis (29/5). Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan pemangku adat sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah berbasis […]

  • Jalasenastri Lanal Bintan dan Organisasi Wanita TNI-Polri Gelar Bakti Kesehatan di Tanjung Uban

    Jalasenastri Lanal Bintan dan Organisasi Wanita TNI-Polri Gelar Bakti Kesehatan di Tanjung Uban

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan, Kepulauan Riau – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terpancar dari kolaborasi hangat antara Jalasenastri Lanal Bintan dan organisasi wanita TNI-Polri, yang menggelar kegiatan bakti kesehatan dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Sabtu (21/6/2025). Kegiatan ini berlangsung di Mako Brimob Tanjung Uban, sekaligus menyemarakkan olahraga bersama TNI-Polri di wilayah Bintan. Warga sekitar tampak antusias […]

expand_less