Wapang TNI Buka Dikreg LV Sesko TNI 2026
Bandung – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R membuka Pendidikan Reguler LV Sesko TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan. Pembukaan berlangsung pada Senin (30/3/2026) sebagai langkah strategis...

Bandung – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R membuka Pendidikan Reguler LV Sesko TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan.
Pembukaan berlangsung pada Senin (30/3/2026) sebagai langkah strategis menyiapkan perwira menengah menjadi pemimpin adaptif di tengah dinamika global.
Kegiatan ini mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama penguatan kualitas sumber daya manusia.
Sebanyak 157 peserta mengikuti pendidikan ini yang terdiri dari 72 perwira TNI AD, 38 TNI AL, dan 27 TNI AU.
Selain itu, pendidikan juga melibatkan 15 perwira Polri serta lima perwira mancanegara dari Australia, India, Malaysia, Papua Nugini, dan Singapura.
Komposisi peserta tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam membangun kapasitas kepemimpinan lintas matra dan lintas negara.
Dalam amanat Panglima TNI, Wakil Panglima menegaskan pentingnya Dikreg sebagai wadah strategis pembentukan karakter pemimpin masa depan.
Ia menekankan bahwa perwira harus mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan bertindak profesional dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.
Menurutnya, kompleksitas tantangan global menuntut kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara militer, tetapi juga unggul secara intelektual.
Selama lima bulan ke depan, peserta akan menjalani proses pendidikan intensif dengan pendekatan pembelajaran yang terstruktur dan berorientasi hasil.
Tahun ini, Sesko TNI mengadopsi sistem blended learning yang menggabungkan metode tatap muka dan pembelajaran daring.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pendidikan modern.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam setiap tahapan pendidikan guna memastikan kualitas output tetap terjaga.
Ia meminta seluruh pihak merespons setiap dinamika pembelajaran secara cepat, tepat, dan konstruktif demi penyempurnaan sistem pendidikan.
Selain aspek akademik, pendidikan ini juga menekankan pembentukan karakter kepemimpinan yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Peserta didorong mengembangkan kemampuan analisis strategis serta kesiapan fisik sebagai bagian dari standar kepemimpinan militer modern.
TNI menempatkan Sesko sebagai pusat keunggulan atau center of excellence dalam mencetak pemimpin yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Melalui program ini, TNI berupaya memperkuat kualitas SDM yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika keamanan global.
Pendidikan ini juga memperkuat diplomasi militer melalui keterlibatan perwira asing dalam proses pembelajaran bersama.
Dengan pendekatan komprehensif tersebut, TNI optimistis mampu melahirkan pemimpin strategis yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Upaya ini sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sektor pertahanan yang modern dan profesional.
(Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi)









