Truk Alami Ban Kempis, Tol Cawang-Jatinegara Macet Parah
- account_circle Redaktur
- calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
- print Cetak

Ilustrasi Keadaan Macet Parah - Foto istimewa
Jakarta – Kemacetan parah terjadi di ruas tol Cawang hingga Jatinegara pada Jumat, 6 September 2024, akibat sebuah truk mengalami ban kempis di Tol Wiyoto Wiyono. Peristiwa ini terjadi di KM 02 arah Tanjung Priok, tepatnya di Jatinegara, menyebabkan kepadatan lalu lintas yang signifikan di sepanjang jalur tersebut.
Menurut PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), selaku pengelola jalan tol, truk yang mengalami gangguan berada di lajur 1, yaitu lajur paling kiri. Petugas tol langsung dikerahkan untuk menangani situasi tersebut dan memastikan penanganan truk berjalan secepat mungkin agar kemacetan tidak semakin parah. Namun, hingga saat ini, kemacetan masih belum terurai sepenuhnya karena proses penanganan sedang berlangsung.
Dalam sebuah unggahan di akun X resmi PT CMNP, mereka mengimbau para pengendara untuk tetap menjaga jarak aman selama melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Cawang – Jatinegara PADAT ada truk gangguan kempis ban di Km. 02+000 Lajur 1/paling kiri. Jaga jarak aman,” tulis pihak pengelola jalan tol.
Kepadatan lalu lintas hanya terjadi di jalur menuju Tanjung Priok, sementara arus lalu lintas di jalur sebaliknya dilaporkan lancar tanpa hambatan berarti. Meski demikian, para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menghindari kecelakaan dan menjaga kelancaran lalu lintas.
Peristiwa ini sekali lagi mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara berkala, terutama bagi kendaraan besar seperti truk, yang jika mengalami gangguan bisa memengaruhi kelancaran lalu lintas di jalan raya. PT CMNP juga terus berkoordinasi dengan petugas untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin dan meminimalisir dampak kemacetan bagi pengguna jalan.(Red/*istimewa)
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Redaktur
Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

