Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » BERITA » Bocah 13 Tahun di Sukabumi Tewas, Begini Pengakuan Ibu Tiri

Bocah 13 Tahun di Sukabumi Tewas, Begini Pengakuan Ibu Tiri

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi – Seorang bocah perempuan berinisial NS (13), warga Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan dan diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya, TR (46).

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar informasi mengenai luka lepuhan di sekujur tubuh korban.

Namun, TR yang berstatus terlapor membantah keras tuduhan itu dan menyatakan kematian korban disebabkan penyakit kronis yang diderita NS.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

Informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap anak tersebut ramai diperbincangkan publik pada Sabtu (21/2/2026), setelah sejumlah keterangan dan foto kondisi korban tersebar di media sosial.

Kasus ini pun memicu perhatian luas masyarakat dan mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut penyebab pasti kematian korban.

NS diketahui meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami luka lepuhan di sejumlah bagian tubuh.

Dugaan awal yang berkembang di masyarakat menyebutkan luka tersebut akibat kekerasan fisik, termasuk kemungkinan disiram air panas.

Kecurigaan itu mengarah kepada TR, ibu tiri korban, yang kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

TR membantah seluruh tuduhan tersebut.

Dalam keterangannya yang dikutip dari detikJabar, Sabtu (21/2/2026), TR menyatakan dirinya tidak melakukan kekerasan terhadap anak sambungnya itu.

“Tuduhan dari netizen seperti berita itu semua tidak benar. Saya tidak sekeji itu,” ujar TR.

Menurut TR, luka lepuhan yang ditemukan di tubuh NS bukan akibat penganiayaan, melainkan dampak dari penyakit serius yang telah lama diderita korban.

Ia menyebut NS mengidap kanker darah jenis leukemia serta penyakit autoimun.

TR mengklaim kondisi kesehatan korban memang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.

Ia juga menegaskan bahwa luka pada tubuh korban bukan karena siraman air panas.

Pilihan Editor :  Dankodaeral I Hadiri Upacara Puncak HUT ke-80 TNI di Monas

TR berpendapat bahwa kondisi medis korban menjadi faktor utama yang menyebabkan luka-luka tersebut muncul dan akhirnya berujung pada kematian.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait hasil pemeriksaan medis atau autopsi yang dapat memastikan penyebab kematian korban.

Pihak kepolisian di wilayah Kabupaten Sukabumi dikabarkan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta secara objektif dan menyeluruh.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dugaan kekerasan terhadap anak dalam lingkup keluarga.

Jika terbukti terjadi penganiayaan, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan pidana sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya tidak ringan.

Namun, proses hukum tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menunggu Hasil Penyelidikan dan Uji Medis

Pakar hukum pidana menilai, dalam kasus kematian dengan dugaan kekerasan, pembuktian harus bertumpu pada hasil visum et repertum, autopsi, serta keterangan ahli medis.

Tanpa bukti forensik yang kuat, tuduhan tidak dapat serta-merta dibenarkan, meski tekanan opini publik menguat.

Di sisi lain, pemerhati perlindungan anak menekankan pentingnya respons cepat aparat dalam menangani laporan dugaan kekerasan terhadap anak.

Mereka mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang wajib mendapat perlindungan maksimal dari negara.

Publik kini menunggu kejelasan hasil penyelidikan.

Aparat penegak hukum diharapkan segera menyampaikan perkembangan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat memperkeruh suasana.

Kematian NS meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar.

Apakah luka di tubuhnya murni akibat penyakit kronis seperti yang diklaim ibu tirinya, atau ada unsur kekerasan yang menyebabkan penderitaan hingga berujung maut?

Jawaban atas pertanyaan tersebut hanya dapat dipastikan melalui proses hukum dan pemeriksaan medis yang independen.

Pilihan Editor :  Lanal Bandung Buktikan Ketahanan Pangan Bisa Dimulai dari Laut hingga Darat

Hingga saat ini, penyelidikan masih berjalan.

Aparat diminta bekerja profesional, objektif, dan bebas dari tekanan agar kebenaran dapat terungkap secara terang dan adil bagi semua pihak.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Satgas Kizi TNI Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB

    Satgas Kizi TNI Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Juli 2026 – Sebanyak 175 prajurit Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-W MONUSCO Tahun Anggaran 2026 siap menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo setelah mengikuti upacara pemberangkatan di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (17/7/2026). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto […]

  • Babinsa Koramil Ciputat Turun ke Pasar, Pantau Harga Sembako dan Stabilitas Pasokan

    Babinsa Koramil Ciputat Turun ke Pasar, Pantau Harga Sembako dan Stabilitas Pasokan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, Minggu, 31/5/2026 – Babinsa Koramil 05/Ciputat Kodim 0506/Tangerang melakukan pengecekan harga sembako di Pasar Tradisional Ciputat untuk menjaga stabilitas pasokan. Kegiatan berlangsung dengan menyasar kios-kios pedagang guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Babinsa turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan harga serta ketersediaan bahan pangan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengawasan […]

  • Polisi Evakuasi Ibu dan Dua Anak yang Tewas di Dalam Rumah Kontrakan

    Polisi Evakuasi Ibu dan Dua Anak yang Tewas di Dalam Rumah Kontrakan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, digemparkan dengan penemuan tiga jenazah dalam sebuah rumah kontrakan pada Jumat (05/09/2025) dini hari. Tiga korban tersebut adalah seorang ibu rumah tangga berinisial EN (34) serta dua anaknya, AAP (9) dan AAP (11 bulan). Mereka ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB oleh suaminya, […]

  • Sayuti Achmad Masuk Bursa Ketua PWI Aceh, Ambil Formulir Pencalonan

    Sayuti Achmad Masuk Bursa Ketua PWI Aceh, Ambil Formulir Pencalonan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banda Aceh – Sayuti Achmad mulai masuk bursa pencalonan Ketua PWI Aceh periode 2026-2031 setelah mengambil formulir pendaftaran bakal calon. Pengambilan formulir berlangsung di Sekretariat Panitia Konferensi Provinsi atau Konferprov PWI Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026. Sayuti mengambil formulir melalui kuasanya, Hendro Saky, yang juga menjabat Ketua JMSI Aceh. Kedatangan Hendro diterima Sekretaris Steering Committee […]

  • Sekretaris DPRD Sumedang Tekankan Profesionalisme Pendamping

    Sekretaris DPRD Sumedang Tekankan Profesionalisme Pendamping

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Sumedang – Sekretariat DPRD Kabupaten Sumedang menggelar evaluasi kinerja bagi pendamping dan ajudan pimpinan DPRD pada Rabu (24/09/2025) di Kafe Sekretariat DPRD. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris DPRD, para kepala bagian, kasubag TU dan kepegawaian, serta para pendamping alat kelengkapan dan ajudan pimpinan. Dalam arahannya, Sekretaris DPRD M. Yusup Sahrulloh, S.STP., M.Si. menegaskan bahwa pendamping […]

  • Lantamal I Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut: Refleksi 77 Tahun Sumatera Utara Menuju Daerah Maju dan Mandiri

    Lantamal I Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut: Refleksi 77 Tahun Sumatera Utara Menuju Daerah Maju dan Mandiri

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Medan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Provinsi Sumatera Utara, Asrena Danlantamal I Kolonel Laut (S) Nanda Cahyono Pribadi, S.E., mewakili Komandan Lantamal I Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumut yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Sumut, Medan, Selasa (15/04/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam […]

expand_less