Sabtu, 24 Okt 2026
Beranda » BERITA » TNI Semai 5,4 Ton Bahan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Karhutla Sumsel

TNI Semai 5,4 Ton Bahan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Karhutla Sumsel

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang – TNI bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengerahkan pesawat CASA 212 dan Hercules C-130H untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan, Jumat (23/10/2026).

Melalui lima sortie penerbangan dari Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH), Palembang, Satgas Udara menyemai total 5,4 ton bahan semai berupa dry ice dan garam atau natrium klorida (NaCl).

Dua pesawat CASA 212 membawa dan menyemai 3,2 ton dry ice, sedangkan pesawat Hercules C-130H bernomor registrasi A1319 menyemai 2,2 ton garam.

Operasi tersebut bertujuan mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui upaya meningkatkan potensi hujan serta membantu mengurangi kabut asap di wilayah terdampak.

TNI dan BMKG menyesuaikan pelaksanaan penyemaian dengan kebutuhan operasi dan kondisi atmosfer di wilayah sasaran.

Langkah ini menjadi bagian dari sinergi lintas instansi untuk mendukung penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan.

Lima Sortie Penerbangan Kerahkan Dua Jenis Bahan Semai

Pelaksanaan OMC dari Lanud SMH melibatkan dua jenis pesawat dengan fungsi operasional penyemaian yang berbeda.

Dua pesawat CASA 212 melaksanakan penyemaian 3,2 ton dry ice melalui rangkaian penerbangan yang menjadi bagian dari lima sortie operasi.

Sementara itu, Hercules C-130H A1319 menyemai 2,2 ton garam untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca.

Dengan demikian, total bahan semai yang digunakan dalam operasi tersebut mencapai 5,4 ton.

Pengerahan pesawat dan personel menjadi bagian dari dukungan operasional TNI terhadap upaya penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan.

Namun, informasi yang tersedia belum merinci pembagian bahan semai pada setiap penerbangan, lokasi spesifik penyemaian, maupun luas wilayah yang menjadi sasaran operasi.

Rincian tersebut diperlukan untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai jangkauan kegiatan dan distribusi bahan semai selama pelaksanaan OMC.

Pilihan Editor :  Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis dengan SEO

Meski demikian, penggunaan dua jenis bahan semai menunjukkan pendekatan operasional yang menyesuaikan bahan dengan tujuan penyemaian dalam modifikasi cuaca.

Perbedaan Peran Dry Ice dan Garam

Dalam keterangan mengenai operasi tersebut, penyemaian dry ice diarahkan untuk membantu mengatasi kondisi inversi atmosfer yang dapat menghambat pergerakan udara vertikal.

Lapisan inversi terjadi ketika suhu udara meningkat seiring bertambahnya ketinggian pada lapisan atmosfer tertentu, sehingga dapat membatasi pencampuran udara secara vertikal.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi penyebaran polutan dan kabut asap di dekat permukaan.

Sementara itu, garam atau NaCl digunakan sebagai bahan semai untuk mendukung proses pembentukan dan pertumbuhan partikel awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Melalui mekanisme tersebut, penyemaian garam diharapkan dapat meningkatkan peluang hujan ketika kondisi awan dan atmosfer mendukung.

Hujan yang turun di wilayah sasaran diharapkan membantu mengurangi material kebakaran serta menekan dampak kabut asap.

Meski begitu, modifikasi cuaca tidak menjamin hujan turun karena hasilnya bergantung pada kondisi atmosfer, karakteristik awan, dan faktor meteorologis lainnya.

Karena itu, keberhasilan operasi perlu dinilai melalui data cuaca, curah hujan, perkembangan kebakaran, dan perubahan kualitas udara setelah penyemaian berlangsung.

Informasi yang tersedia belum mencantumkan hasil pengukuran tersebut untuk pelaksanaan OMC di Sumatera Selatan pada Jumat (23/10/2026).

Sinergi TNI dan BMKG untuk Penanganan Karhutla

TNI bersama BMKG dan instansi terkait terus mendukung penanggulangan karhutla melalui pelaksanaan OMC.

Kolaborasi tersebut menggabungkan dukungan penerbangan dan pengerahan bahan semai dengan analisis meteorologi untuk menentukan waktu serta lokasi penyemaian.

Selain itu, pelaksanaan operasi mempertimbangkan kondisi atmosfer agar kegiatan sesuai dengan kebutuhan di wilayah sasaran.

Upaya tersebut diharapkan membantu meningkatkan potensi hujan, mengurangi dampak kebakaran, dan menekan penyebaran kabut asap di Sumatera Selatan.

Pilihan Editor :  Modus Licik Sindikat Penipuan Berkedok Pejabat TNI AL Terbongkar di Labuhan Batu

Di sisi lain, penanganan karhutla juga membutuhkan pemantauan kondisi kebakaran dan kualitas udara secara berkelanjutan.

Data titik panas, luas lahan terbakar, curah hujan, serta konsentrasi partikulat dapat membantu menggambarkan perkembangan situasi dan dampak penanganan di lapangan.

Namun, keterangan yang tersedia belum memuat data terbaru mengenai indikator-indikator tersebut.

Oleh sebab itu, dampak langsung pelaksanaan OMC terhadap penurunan karhutla dan kabut asap masih memerlukan verifikasi melalui hasil pemantauan setelah operasi.

Hasil Pemantauan Menjadi Bagian Penting Evaluasi

Penyemaian 5,4 ton bahan semai melalui lima sortie penerbangan menandai dukungan operasional TNI terhadap pelaksanaan OMC di Sumatera Selatan.

Dua pesawat CASA 212 menyemai 3,2 ton dry ice, sedangkan Hercules C-130H A1319 menyemai 2,2 ton garam dari Lanud SMH, Palembang.

Melalui kegiatan tersebut, TNI dan BMKG berharap peluang hujan di wilayah sasaran meningkat sehingga dampak karhutla dapat berkurang.

Selanjutnya, hasil pemantauan cuaca, curah hujan, dan kualitas udara diperlukan untuk menilai perkembangan kondisi setelah penyemaian.

Dengan koordinasi lintas instansi dan evaluasi berbasis data, pelaksanaan OMC diharapkan dapat terus mendukung upaya penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Danlanal Bandung Resmikan Mushola SDN Nelayan

    Danlanal Bandung Resmikan Mushola SDN Nelayan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung — Suasana haru dan gembira menyelimuti halaman SDN Nelayan, Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/11/2025). Dalam rangka Karya Bakti TNI AL, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CIQaR., meresmikan Mushola SDN Nelayan yang kini berdiri kokoh sebagai tempat ibadah dan […]

  • Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Karya Bakti di Kampung Nelayan Untia Jelang HUT Ke-80 TNI

    Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Karya Bakti di Kampung Nelayan Untia Jelang HUT Ke-80 TNI

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Lanud Sultan Hasanuddin kembali menggelar Bakti Teritorial PRIMA dengan melaksanakan karya bakti bersama masyarakat. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pembersihan taman dan kanal di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (26/9/2025). Sejak pagi, prajurit TNI AU bersama warga setempat bergotong royong […]

  • Langit Makassar Berdenyut: Helikopter Caracal Tegaskan Sinergi TNI AU di LKO Hasanuddin 2025

    Langit Makassar Berdenyut: Helikopter Caracal Tegaskan Sinergi TNI AU di LKO Hasanuddin 2025

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Suara gemuruh mesin Helikopter Caracal H225M TNI Angkatan Udara memecah keheningan Pantai Akkarena, menandai dimulainya Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Kodam XIV/Hasanuddin 2025. Di bawah langit cerah, 500 personel TNI–Polri, Basarnas, BPBD Sulsel, dan instansi daerah bersinergi, menguji kemampuan merespons banjir dan bencana alam lainnya. Dankodiklat TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., membuka secara […]

  • Dankodiklat TNI Tinjau ENCAP SGS 2026, Pastikan Manfaat untuk Masyarakat

    Dankodiklat TNI Tinjau ENCAP SGS 2026, Pastikan Manfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Martapura, Sumatera Selatan – Dankodiklat TNI Letnan Jenderal TNI Mohamad Naudi Nurdika meninjau kesiapan ENCAP dalam rangkaian SGS 2026, Minggu, 6 September 2026. Peninjauan berlangsung di SD Negeri 12 Martapura serta kawasan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan ini melibatkan TNI […]

  • Brimob Metro Jaya Gelar Patroli Besar, Sasar Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

    Brimob Metro Jaya Gelar Patroli Besar, Sasar Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan di pusat ibu kota. Petugas menyasar kawasan Semanggi, Sudirman, hingga Bundaran HI yang kerap menjadi lokasi kerumunan dan aktivitas berisiko pada dini hari. Kegiatan diawali dengan apel gabungan sebelum personel bergerak melakukan patroli […]

  • Tinjau Jaling Utara Jatigede, Bupati Dony Pembangunan Hampir Rampung.

    Tinjau Jaling Utara Jatigede, Bupati Dony Pembangunan Hampir Rampung.

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang,- Kabar gembira datang dari kawasan Jatigede! Proyek pembangunan Jalan Lingkar Utara (Jaling Utara) yang menghubungkan Pasiringkik dan Karamat kini hampir rampung. Progres fisiknya telah mencapai 95 persen. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat meninjau lokasi pembangunan, Senin (23/6/2025) usai menghadiri peresmian perubahan nama Desa Sirnasari menjadi Desa Jatinunggal. […]

expand_less