TNI AL Uji Anti Akses, Sita Timah
Babel – TNI Angkatan Laut menggelar latihan Anti Akses dan Anti Amfibi di Bangka Belitung sambil memamerkan tangkapan mineral bernilai besar.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin peninjauan kegiatan bersama gubernur dan pejabat daerah.
Beragam KRI, pesawat patroli maritim, helikopter, drone tempur, pasukan pendarat, serta roket MLRS langsung memperkuat skenario operasi terpadu.
Prajurit menembakkan meriam 76 milimeter, melaksanakan VBSS cepat, lalu mendorong pendaratan amfibi untuk menguji kesiapan pertahanan pantai.
Seusai latihan, komando memeriksa barang bukti timah balok, pasir timah, dan logam tanah jarang hasil operasi keamanan laut.
Petugas mengamankan ratusan ton timah serta ribuan ton zircon, ilmenite, dan monazite dengan estimasi nilai sekitar Rp173,6 miliar.
Ia menegaskan latihan pertama ini mengintegrasikan teknologi baru sekaligus memperkuat pencegahan penyelundupan sumber daya strategis.
Ia menyebut perintah Presiden Prabowo Subianto mendorong TNI AL menjaga kekayaan alam nasional dan melindungi ekosistem daerah penghasil.
“Babel sangat kaya dan harus kita lindungi dari penyelundupan,” tegasnya.

Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi






