TNI AL dan Tim SAR Evakuasi Dua Penumpang Kapal Asal Jerman
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
- print Cetak

TNI AL dan Tim SAR Evakuasi Dua Penumpang Kapal Asal Jerman - Foto Istimewa
Aceh Besar — Aksi cepat tanggap kembali ditunjukkan oleh TNI AL Sabang dan Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi dua penumpang Kapal Pesiar MEN.SCHIFF 6 yang mengalami kondisi darurat medis di Perairan Selat Benggala, Minggu (11/5/2025).
Kapal pesiar asal Jerman tersebut tengah dalam pelayaran dari Thailand menuju Port Klang, Malaysia, ketika mengirimkan permintaan evakuasi medis (medevac).
Sinyal bahaya diterima dari koordinat 05° 41′ 00″ N – 095° 15′ 00″ E, sekitar wilayah perairan Kabupaten Aceh Besar. Seorang penumpang dilaporkan mengalami kondisi lemas akibat diabetes, sementara satu lainnya — seorang wanita hamil — mengalami mimisan berat yang tak kunjung berhenti.
Menanggapi situasi genting tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak cepat dari Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju lokasi evakuasi.
Usai melakukan koordinasi dan briefing bersama seluruh unsur terkait, tim berhasil mendekati titik medevac dan mengevakuasi kedua pasien dari kapal pesiar.
Evakuasi dilakukan dengan hati-hati di tengah laut, mengingat kondisi medis pasien dan ombak yang cukup menantang. Sesaat setelah proses selesai, kapal SAR langsung bergerak kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue, di mana dua pasien kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh untuk penanganan medis lebih lanjut.
Komandan Pangkalan TNI AL Sabang, Kolonel Laut (P) Gita Muharam, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme dan kecepatan tim gabungan, khususnya personel Lanal Sabang.
“Kesigapan ini adalah bentuk nyata dari komitmen TNI AL dalam menjamin keselamatan di laut, termasuk bagi kapal asing yang melintas di wilayah perairan Indonesia. Saya bangga pada seluruh tim,” ujar Kolonel Gita.
Aksi penyelamatan ini menjadi pengingat bahwa laut bukan hanya jalur pelayaran internasional, tapi juga ruang kemanusiaan yang harus dijaga bersama.
(Pen Lanal Sabang)
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

