Jumat, 2 Okt 2026
Beranda » BERITA » Temuan Obat Kedaluwarsa Berulang, DPRD Kota Bekasi Soroti Sistem Pengawasan Dinkes

Temuan Obat Kedaluwarsa Berulang, DPRD Kota Bekasi Soroti Sistem Pengawasan Dinkes

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi belum memberikan laporan perkembangan kepada Komisi IV DPRD Kota Bekasi terkait tindak lanjut rekomendasi rapat dengar pendapat (RDP) mengenai temuan obat kedaluwarsa di sejumlah puskesmas. Kondisi ini membuat DPRD mempertanyakan keseriusan pengawasan dan langkah perbaikan yang dilakukan terhadap tata kelola obat di fasilitas pelayanan kesehatan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Ahmadi Madong, mengatakan hingga Jumat (14/8/2026), pihaknya belum menerima respons maupun laporan perkembangan dari Dinkes terkait persoalan di Puskesmas Rawa Tembaga.

Menurut Ahmadi, ketiadaan laporan membuat DPRD kesulitan memastikan apakah rekomendasi yang disampaikan dalam RDP telah dijalankan atau belum.

“Belum ada respons atau feedback dari Dinkes terkait Rawa Tembaga. Artinya kita tidak tahu rekomendasi ini dijalankan atau tidak diindahkan,” ujar Ahmadi, Jumat (14/8/2026).

Ia menegaskan, tindak lanjut atas persoalan tersebut tidak boleh berhenti pada forum rapat dan penyampaian rekomendasi. Dinkes, kata dia, perlu menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada DPRD, termasuk langkah korektif yang telah dilakukan.

“Harusnya setiap perkembangannya dilaporkan. Bahwasannya proses sudah sampai mana, perjalanannya sudah sampai mana. Ini akhirnya kita berhak menduga-duga bahwasannya tidak mengindahkan, karena tidak ada laporan,” katanya.

Ahmadi menilai persoalan obat kedaluwarsa tidak semestinya dipandang hanya sebagai kesalahan teknis yang terjadi di tingkat puskesmas. Jika persoalan serupa muncul lebih dari sekali, kondisi tersebut perlu dilihat sebagai indikasi adanya celah dalam sistem pengawasan dan manajemen pengelolaan obat.

“Kalau satu kali mungkin hilap. Tapi kalau kedua kali berarti kan sistemnya atau misalnya pemimpinnya. Bisa jadi bobrokan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Kota Bekasi menggelar RDP untuk membahas persoalan obat kedaluwarsa di Puskesmas Rawa Tembaga dan Puskesmas Bintara Jaya. Kedua fasilitas kesehatan tersebut menjadi perhatian DPRD di tengah keberadaan puluhan puskesmas yang melayani masyarakat Kota Bekasi.

Pilihan Editor :  Bocah SMP Tertabrak di Bekasi, Polisi Dalami Kasus Duit Palsu Senilai Rp 2,2 Juta

DPRD menilai temuan di dua fasilitas kesehatan tersebut semestinya menjadi momentum bagi Dinkes untuk mengevaluasi sistem pengelolaan obat secara menyeluruh. Evaluasi tidak hanya diperlukan pada puskesmas yang menjadi lokasi temuan, tetapi juga fasilitas kesehatan lainnya untuk mencegah persoalan serupa berulang.

“Yang kita wanti-wanti, jangan sampai kejadian seperti ini terjadi di puskesmas yang lain. Makanya kalau bicara pengawasan, wajibnya memang harus ada pengawasan internal,” ujar Ahmadi.

DPRD Minta Pengawasan Tidak Menunggu Masalah Muncul

Ahmadi mempertanyakan efektivitas mekanisme pengawasan internal yang dijalankan Dinkes. Menurut dia, pengawasan seharusnya bekerja secara preventif, bukan baru bergerak setelah persoalan ditemukan atau mendapat perhatian publik.

Sistem pengawasan idealnya mampu memastikan seluruh tahapan pengelolaan obat berjalan sesuai prosedur. Tahapan tersebut mencakup pencatatan stok, penyimpanan, distribusi, pemeriksaan masa berlaku, hingga pemisahan dan pemusnahan obat yang sudah tidak layak digunakan.

“Ini kan bicaranya nyawa,” katanya.

Ahmadi mengakui sebelumnya terdapat penjelasan bahwa obat yang melewati masa kedaluwarsa tidak selalu langsung menimbulkan dampak yang sama terhadap pasien karena efektivitas obat dapat menurun. Namun, menurut dia, penjelasan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menganggap persoalan obat kedaluwarsa sebagai masalah sepele.

“Walaupun mungkin kalau bahasa Dinkes kemarin, kedaluwarsa itu tidak karena mengurangi masa kekuatan atau keberhasilan daripada obat itu. Tapi kalau misalnya obatnya yang lain, bisa jadi efeknya berbeda,” ujarnya.

Ia menilai karakteristik dan risiko setiap obat berbeda sehingga dampak penggunaan obat kedaluwarsa tidak dapat digeneralisasi. Karena itu, pengelolaan obat harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap prosedur.

“Bagi orang yang normal, ketika obatnya tidak terlalu maksimal mungkin biasa saja. Tapi kan kita tidak tahu kalau obat yang lain, efeknya bisa berbeda,” katanya.

Pilihan Editor :  Bakamla Zona Tengah Buka Latihan Selam Lanjutan di Pantai Bulo, Minahasa

Bagi DPRD, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut keberadaan obat yang telah melewati masa berlaku, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola pelayanan kesehatan pemerintah. Ketika sistem pengawasan tidak mampu mendeteksi persoalan sejak awal, diperlukan evaluasi terhadap mekanisme kontrol yang berjalan.

Pertanyaan yang kini harus dijawab Dinkes bukan semata bagaimana obat kedaluwarsa dapat ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan, melainkan bagaimana mekanisme pengawasan internal bekerja sebelum persoalan tersebut terjadi.

Komisi IV juga meminta Dinkes tidak menunggu munculnya persoalan baru untuk melakukan pembenahan. Pemeriksaan terhadap pengelolaan obat di puskesmas lain dinilai penting sebagai langkah pencegahan.

DPRD menilai langkah tersebut diperlukan untuk memastikan persoalan yang ditemukan di Puskesmas Rawa Tembaga dan Puskesmas Bintara Jaya tidak menjadi pola berulang di fasilitas kesehatan lainnya.

Selain menyangkut keselamatan pasien, persoalan tersebut juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah. Karena itu, transparansi mengenai tindak lanjut rekomendasi DPRD menjadi bagian penting dalam memastikan adanya perbaikan.

Ahmadi mengatakan persoalan tersebut akan kembali dibahas secara internal oleh Komisi IV DPRD Kota Bekasi. DPRD akan melihat sejauh mana rekomendasi hasil RDP telah dilaksanakan oleh Dinkes.

“Saya berharap Dinkes segera memberikan penjelasan mengenai tindak lanjut rekomendasi, termasuk langkah perbaikan dan pengawasan yang telah dilakukan, sehingga DPRD memiliki dasar yang jelas untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Lapangan Bola Voli TMMD Kodim 1505/Tidore Rampung

    Lapangan Bola Voli TMMD Kodim 1505/Tidore Rampung

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1505/Tidore terus menunjukkan hasil nyata di lapangan. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan lapangan bola voli di Desa Wama, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, kini telah rampung 100 persen. Pada Selasa (4/11/2025), personel Satgas TMMD bersama warga tampak melaksanakan tahap akhir berupa pengecatan […]

  • Program “Minggu Kasih” Bhabinkamtibmas Koja Perkuat Keamanan Lingkungan

    Program “Minggu Kasih” Bhabinkamtibmas Koja Perkuat Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Bhabinkamtibmas Kelurahan Koja menggelar program “Minggu Kasih” melalui sambang dialogis di RW 09, Jalan Inspeksi Kali Sunter, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat situasi kamtibmas di wilayah tersebut. Program yang berlangsung pukul 10.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Koja, Irfan Ardiansyah. Ia melibatkan unsur Satpol PP dan […]

  • Panglima TNI Dampingi Presiden di Mujahadah NU

    Panglima TNI Dampingi Presiden di Mujahadah NU

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Malang – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana Malang, Minggu, 08/02/2026. Kehadiran kedua pemimpin nasional tersebut menghadirkan energi persatuan sekaligus memperkuat kedekatan pemerintah dengan warga Nahdlatul Ulama di momentum bersejarah. Panitia mengusung tema memperkokoh jam’iyyah, tradisi, dan kontribusi dalam mengembangkan peradaban […]

  • Kasad Pimpin Tim Pati TNI AD Raih Juara Lomba Tembak Eksekutif HUT ke-80 TNI

    Kasad Pimpin Tim Pati TNI AD Raih Juara Lomba Tembak Eksekutif HUT ke-80 TNI

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) pada rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI tahun 2025. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memimpin Tim Perwira Tinggi (Pati) TNI AD yang sukses menumbangkan sasaran dan menyabet Juara Pertama Kategori Pistol Eksekutif Pati 20 Meter Optic Beregu. Tim yang diperkuat […]

  • Lanud Husein Sastranegara Pastikan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar

    Lanud Husein Sastranegara Pastikan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Pagi itu, aroma sedap dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Husein Sastranegara menyeruak. Bukan dapur biasa, melainkan dapur yang menjaga masa depan anak-anak sekolah di Kecamatan Cicendo, Bandung, lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya fokus pada penyajian makanan, tim kesehatan Lanud Husein turun langsung melakukan pengecekan berkala, memastikan standar […]

  • Yonmarhanlan III Tunjukkan Kepedulian: Perwira Kompi Markas Kunjungi Keluarga Prajurit yang Sedang Sakit

    Yonmarhanlan III Tunjukkan Kepedulian: Perwira Kompi Markas Kunjungi Keluarga Prajurit yang Sedang Sakit

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Yonmarhanlan III dalam memberikan perhatian kepada prajurit dan keluarganya

expand_less