Senin, 12 Okt 2026
Beranda » BERITA » Soroti SPMB Bekasi, Frits Saikat: Sistem Zonasi Buka Celah Kecurangan dan Nodai Akal Sehat

Soroti SPMB Bekasi, Frits Saikat: Sistem Zonasi Buka Celah Kecurangan dan Nodai Akal Sehat

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur zonasi kembali menjadi sorotan di Kota Bekasi.

Aktivis sosial Frits Saikat menilai penerapan sistem tersebut masih menyisakan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketimpangan infrastruktur pendidikan hingga dugaan praktik manipulasi administrasi yang dinilai mencederai prinsip keadilan dalam penerimaan peserta didik.

Menurut Frits, tujuan utama sistem zonasi untuk mewujudkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan belum dapat tercapai apabila pemerintah belum mampu menyediakan sarana pendidikan yang merata di setiap wilayah.

Kondisi tersebut, kata dia, justru berpotensi merugikan masyarakat yang tinggal di kawasan dengan keterbatasan sekolah negeri.

“Jujur menurut saya, penerapan sistem zonasi ini membuka celah lebar bagi terjadinya kecurangan dan menodai akal sehat,” ujar Frits saat ditemui rekan media.

Ia menilai persoalan utama bukan hanya terletak pada mekanisme seleksi, tetapi juga pada ketimpangan jumlah sekolah negeri dan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kota Bekasi.

Akibatnya, calon peserta didik yang tinggal di daerah dengan jumlah sekolah terbatas harus bersaing lebih ketat dibandingkan warga di kawasan yang memiliki akses sekolah lebih banyak.

Menurutnya, kondisi tersebut bertentangan dengan semangat pemerataan pendidikan yang menjadi dasar lahirnya kebijakan zonasi.

Selain persoalan infrastruktur, Frits juga menyoroti dugaan berbagai bentuk penyimpangan yang kerap muncul dalam pelaksanaan SPMB.

Ia menyebut isu manipulasi alamat domisili maupun rekayasa titik koordinat masih menjadi persoalan yang terus diperbincangkan masyarakat setiap musim penerimaan siswa baru.

Praktik tersebut, apabila benar terjadi, dinilai berpotensi memberikan keuntungan kepada pihak tertentu sekaligus merugikan calon peserta didik yang mengikuti proses seleksi secara jujur.

Frits menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor yang membuka peluang terjadinya penyimpangan.

Pilihan Editor :  Proyek Jalan Tambun Cimuning Rp1,48 Miliar Dimulai, Warga Minta Pengawasan Ketat

Menurut dia, pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi, tidak cukup hanya menerbitkan aturan atau petunjuk teknis, tetapi juga harus memastikan seluruh proses berjalan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa kebijakan pendidikan tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Jika infrastruktur belum merata, maka zonasi justru akan menciptakan ketidakadilan baru bagi warga yang tidak memiliki akses ke sekolah negeri,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa persoalan serupa terus berulang setiap tahun sehingga perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan maupun pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Regulasi dan Dugaan Celah Pelanggaran

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mengacu pada regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat dan diimplementasikan oleh pemerintah daerah sesuai kewenangannya.

Salah satu dasar hukum yang menjadi rujukan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 mengenai mekanisme penerimaan peserta didik pada jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Dalam ketentuan tersebut diatur kuota minimal jalur zonasi, yakni paling sedikit 70 persen untuk SD serta masing-masing 50 persen untuk SMP dan SMA dari total daya tampung sekolah.

Selain itu, aturan tersebut juga mengharuskan calon peserta didik menggunakan alamat yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) yang telah diterbitkan paling singkat satu tahun sebelum tanggal pendaftaran sebagai salah satu syarat administrasi jalur zonasi.

Di lapangan, sejumlah dugaan pelanggaran kerap menjadi perhatian berbagai kalangan.

Salah satunya adalah dugaan manipulasi Kartu Keluarga dengan cara memasukkan calon peserta didik ke dalam KK milik keluarga atau kerabat yang berdomisili lebih dekat dengan sekolah tujuan, meskipun secara faktual tidak tinggal di alamat tersebut.

Pilihan Editor :  LAKI Koordinasi ke Kejagung Terkait Dugaan Masalah Pengelolaan CSR Kota Bekasi

Selain itu, terdapat pula dugaan manipulasi titik koordinat tempat tinggal melalui penggunaan aplikasi atau metode tertentu sehingga jarak rumah calon peserta didik tampak lebih dekat dengan sekolah dibandingkan kondisi sebenarnya.

Frits juga menyoroti kemungkinan adanya ketidaksesuaian data administrasi kependudukan antara sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan data yang digunakan dalam proses SPMB.

Menurutnya, apabila proses verifikasi tidak dilakukan secara ketat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam proses seleksi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat sistem pengawasan sejak tahap verifikasi administrasi hingga penetapan hasil seleksi agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.**/Rls

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • “Jaga Malam Koja”, Kapolsek Andry Suharto Turun Langsung Pimpin Operasi Akhir Pekan

    “Jaga Malam Koja”, Kapolsek Andry Suharto Turun Langsung Pimpin Operasi Akhir Pekan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Apel malam itu tak hanya menjadi ajang pengarahan, tetapi juga simbol kesiapan aparat dalam menjaga keamanan wilayah

  • Lanud Sjamsudin Noor Tebar Kepedulian pada Hari Bakti TNI AU

    Lanud Sjamsudin Noor Tebar Kepedulian pada Hari Bakti TNI AU

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru, 29–30 Juli 2026 – Lanud Sjamsudin Noor menggelar anjangsana ke lima panti asuhan dan sejumlah purnawirawan TNI Angkatan Udara dalam rangka memperingati Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara. Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus penghormatan kepada keluarga besar TNI AU. Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin […]

  • Prajurit Marinir Hadirkan Hangatnya Ramadhan di Ibu Kota

    Prajurit Marinir Hadirkan Hangatnya Ramadhan di Ibu Kota

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Prajurit Hiu Perkasa Pasmar 1 menghadirkan semangat Ramadhan melalui aksi berbagi takjil yang menyentuh hati masyarakat di jalanan ibu kota, Kamis (26/02/2026). Sejak sore hari, para prajurit bergerak menyusuri ruas jalan padat sambil membawa paket berbuka untuk para pekerja yang tetap mencari nafkah menjelang Maghrib. Mereka menyapa pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pedagang […]

  • Afiliasi: Peluang Menjanjikan untuk Anak Sekolah, SMP, SMA, Mahasiswa, dan Freelancer

    Afiliasi: Peluang Menjanjikan untuk Anak Sekolah, SMP, SMA, Mahasiswa, dan Freelancer

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Pemasaran afiliasi telah menjadi salah satu model bisnis online yang paling diminati dan efektif pada masa kini. Dengan konsep ini, tidak hanya kalangan dewasa, namun juga anak sekolah, siswa SMP dan SMA, mahasiswa, serta para freelancer dapat meraih peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan secara daring. Melibatkan dua pihak utama, yaitu pemilik produk atau jasa (merchant) […]

  • Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon Kunjungi Lanal Nabire

    Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon Kunjungi Lanal Nabire

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nabire — Mentari pagi di ufuk timur menyambut langkah tegap Mayjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., CIQnR., CIQaR., saat menapaki tanah Nabire. Di bawah langit biru dan hembusan angin laut yang hangat, semangat pengabdian terpancar jelas dari sosok Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X itu. Kunjungannya ke Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire, Rabu […]

  • Babinsa Ciledug Intensif Pantau Harga Sembako, Antisipasi Lonjakan dan Jaga Pasokan

    Babinsa Ciledug Intensif Pantau Harga Sembako, Antisipasi Lonjakan dan Jaga Pasokan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 11 Mei 2026 – Babinsa Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tangerang mengintensifkan pemantauan harga sembako di pasar tradisional untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Personel Babinsa turun langsung ke pasar sejak pagi. Mereka mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah teritorial Koramil 04/Ciledug. Kegiatan ini menyasar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, sayuran, […]

expand_less