Senin, 2 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Soroti SPMB Bekasi, Frits Saikat: Sistem Zonasi Buka Celah Kecurangan dan Nodai Akal Sehat

Soroti SPMB Bekasi, Frits Saikat: Sistem Zonasi Buka Celah Kecurangan dan Nodai Akal Sehat

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui jalur zonasi kembali menjadi sorotan di Kota Bekasi.

Aktivis sosial Frits Saikat menilai penerapan sistem tersebut masih menyisakan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketimpangan infrastruktur pendidikan hingga dugaan praktik manipulasi administrasi yang dinilai mencederai prinsip keadilan dalam penerimaan peserta didik.

Menurut Frits, tujuan utama sistem zonasi untuk mewujudkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan belum dapat tercapai apabila pemerintah belum mampu menyediakan sarana pendidikan yang merata di setiap wilayah.

Kondisi tersebut, kata dia, justru berpotensi merugikan masyarakat yang tinggal di kawasan dengan keterbatasan sekolah negeri.

“Jujur menurut saya, penerapan sistem zonasi ini membuka celah lebar bagi terjadinya kecurangan dan menodai akal sehat,” ujar Frits saat ditemui rekan media.

Ia menilai persoalan utama bukan hanya terletak pada mekanisme seleksi, tetapi juga pada ketimpangan jumlah sekolah negeri dan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kota Bekasi.

Akibatnya, calon peserta didik yang tinggal di daerah dengan jumlah sekolah terbatas harus bersaing lebih ketat dibandingkan warga di kawasan yang memiliki akses sekolah lebih banyak.

Menurutnya, kondisi tersebut bertentangan dengan semangat pemerataan pendidikan yang menjadi dasar lahirnya kebijakan zonasi.

Selain persoalan infrastruktur, Frits juga menyoroti dugaan berbagai bentuk penyimpangan yang kerap muncul dalam pelaksanaan SPMB.

Ia menyebut isu manipulasi alamat domisili maupun rekayasa titik koordinat masih menjadi persoalan yang terus diperbincangkan masyarakat setiap musim penerimaan siswa baru.

Praktik tersebut, apabila benar terjadi, dinilai berpotensi memberikan keuntungan kepada pihak tertentu sekaligus merugikan calon peserta didik yang mengikuti proses seleksi secara jujur.

Frits menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor yang membuka peluang terjadinya penyimpangan.

Baca juga :  Unit Rescue Damkar, Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Jatirangga

Menurut dia, pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi, tidak cukup hanya menerbitkan aturan atau petunjuk teknis, tetapi juga harus memastikan seluruh proses berjalan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa kebijakan pendidikan tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Jika infrastruktur belum merata, maka zonasi justru akan menciptakan ketidakadilan baru bagi warga yang tidak memiliki akses ke sekolah negeri,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa persoalan serupa terus berulang setiap tahun sehingga perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan maupun pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Regulasi dan Dugaan Celah Pelanggaran

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mengacu pada regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat dan diimplementasikan oleh pemerintah daerah sesuai kewenangannya.

Salah satu dasar hukum yang menjadi rujukan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 mengenai mekanisme penerimaan peserta didik pada jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Dalam ketentuan tersebut diatur kuota minimal jalur zonasi, yakni paling sedikit 70 persen untuk SD serta masing-masing 50 persen untuk SMP dan SMA dari total daya tampung sekolah.

Selain itu, aturan tersebut juga mengharuskan calon peserta didik menggunakan alamat yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) yang telah diterbitkan paling singkat satu tahun sebelum tanggal pendaftaran sebagai salah satu syarat administrasi jalur zonasi.

Di lapangan, sejumlah dugaan pelanggaran kerap menjadi perhatian berbagai kalangan.

Salah satunya adalah dugaan manipulasi Kartu Keluarga dengan cara memasukkan calon peserta didik ke dalam KK milik keluarga atau kerabat yang berdomisili lebih dekat dengan sekolah tujuan, meskipun secara faktual tidak tinggal di alamat tersebut.

Baca juga :  Lanal Bandung Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Selatan Jawa Barat

Selain itu, terdapat pula dugaan manipulasi titik koordinat tempat tinggal melalui penggunaan aplikasi atau metode tertentu sehingga jarak rumah calon peserta didik tampak lebih dekat dengan sekolah dibandingkan kondisi sebenarnya.

Frits juga menyoroti kemungkinan adanya ketidaksesuaian data administrasi kependudukan antara sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan data yang digunakan dalam proses SPMB.

Menurutnya, apabila proses verifikasi tidak dilakukan secara ketat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam proses seleksi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat sistem pengawasan sejak tahap verifikasi administrasi hingga penetapan hasil seleksi agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.**/Rls

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Brimob Batalyon B dan Bhayangkari Tebar Takjil di Cipinang

    Brimob Batalyon B dan Bhayangkari Tebar Takjil di Cipinang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Menjelang waktu berbuka puasa, personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Bhayangkari Jaya menggelar aksi berbagi takjil di Cipinang. Kegiatan berlangsung di depan Mako Batalyon B Pelopor, Jakarta Timur, dan langsung menarik perhatian pengguna jalan yang melintas. Sejak sore, para personel Brimob dan Bhayangkari turun ke tepi jalan lalu membagikan […]

  • Kodaeral IX Meriahkan Jelang HUT Armada RI 2025 dengan Olahraga Bersama Penuh Kekompakan

    Kodaeral IX Meriahkan Jelang HUT Armada RI 2025 dengan Olahraga Bersama Penuh Kekompakan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Ambon – Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai Mako Kodaeral IX saat Keluarga Besar Kodaeral IX melaksanakan olahraga bersama dalam rangka menyambut HUT Armada RI Tahun 2025, Kamis (04/12/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, M.Si. (Han)., M.Tr. Opsla. Kegiatan yang diikuti prajurit, PNS, hingga […]

  • Anindya Raih Perak O2SN, SWK Koramil Pondok Aren Tuai Prestasi

    Anindya Raih Perak O2SN, SWK Koramil Pondok Aren Tuai Prestasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Anggota Saka Wira Kartika (SWK) binaan Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tangerang, Anindya Pramidita Rarasati, meraih Juara II cabang olahraga panjat tebing putri nomor Lead dan Speed pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 di Jakarta Barat. Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter yang dijalankan Koramil melalui organisasi kepramukaan binaan TNI Angkatan Darat. […]

  • Sense Laundry Bekasi Diduga Buang Air Cucian ke Selokan Sekitar

    Sense Laundry Bekasi Diduga Buang Air Cucian ke Selokan Sekitar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kita tidak mungkin sembarangan ya pak, kita ada pihak lingkungan, kita juga sudah bekerjasama, pak RT juga tau, silahkan dikonfirmasi sendiri

  • Kodim 0505/Jakarta Timur Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, Warga Matraman Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

    Kodim 0505/Jakarta Timur Gelar Bakti Kesehatan Teritorial, Warga Matraman Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 29 Juni 2026 – Kodim 0505/Jakarta Timur menggelar Bakti Kesehatan Teritorial di Polkesdim, Jalan Kesatriaan II, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Senin (29/6/2026) dan menarik antusiasme warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial melalui […]

  • Satgas Koramil 01 Bersihkan Tumpukan Sampah Berbau Menyengat

    Satgas Koramil 01 Bersihkan Tumpukan Sampah Berbau Menyengat

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Tangerang, 7 Agustus 2026 – Satgas Sampah Koramil 01/Tangerang Kodim 0506/Tangerang membersihkan tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di tempat penampungan sementara (TPS) Jalan Jambu Pelangi, RT 002/RW 005, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Jumat (7/8). Aksi tersebut menyasar penumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan sekaligus mengganggu kesehatan masyarakat sekitar. Koramil 01/Tangerang memulai kegiatan pada […]

expand_less