Sebanyak 11 Ribu Warga Kota Bekasi Belum Melakukan Perekaman KTP Elektronik
Kota Bekasi – Sebanyak 11 ribu warga Kota Bekasi belum melakukan perekaman KTP Elektronik hingga Januari 2026.
Mayoritas warga tersebut berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah.
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq R. Hidayat, menyatakan capaian perekaman KTP Elektronik telah melampaui target nasional.
“Capaian perekaman sudah mencapai 99,4 persen, namun masih tersisa sekitar 11 ribu warga yang belum terekam,” ujarnya.
Petugas lapangan mengidentifikasi mayoritas warga belum terekam berasal dari kalangan pemilih pemula.
“Sebagian besar merupakan pelajar dan mahasiswa yang baru memasuki usia wajib KTP,” jelas Taufiq.
Kendala utama muncul karena mereka bersekolah atau kuliah di luar Kota Bekasi, termasuk di sekolah asrama dan perguruan tinggi luar negeri.
Mereka umumnya hanya kembali ke Bekasi saat masa liburan, sehingga petugas sulit menjangkau pada hari kerja biasa.
Untuk mengatasi hal tersebut, Disdukcapil meluncurkan program jemput bola Mantel Gadis.
Program ini menyasar perekaman KTP Elektronik bagi pemilih pemula langsung di sekolah-sekolah.
Selain itu, Disdukcapil memperkuat koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan dan pihak sekolah.
Langkah ini bertujuan menuntaskan perekaman seluruh warga wajib KTP agar target seratus persen segera tercapai.







