Satgas Udara Semai 7,2 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Palembang
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palembang – Satgas Udara TNI bersama BMKG dan tim gabungan menyemai 7,2 ton bahan modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (29/10/2026).
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tersebut menggunakan 1,6 ton dry ice dan 5,6 ton garam atau natrium klorida (NaCl).
Satgas Udara menjalankan operasi melalui Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) dengan mengerahkan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212 milik TNI Angkatan Udara.
Pengerahan armada udara itu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanggulangan karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam operasi tersebut, personel Satgas Udara membawa bahan semai ke wilayah sasaran menggunakan dua jenis pesawat.
Total bahan yang mereka gunakan mencapai 7,2 ton, dengan komposisi garam sebagai bahan semai utama dan dry ice sebagai bahan pendukung.
Penyemaian dan Pemantauan Kondisi Cuaca
Pelaksanaan OMC tidak hanya mengandalkan pengerahan pesawat, tetapi juga memperhatikan perkembangan kondisi cuaca di wilayah sasaran.
Tim gabungan memantau kondisi tersebut melalui radar, penakar hujan, serta laporan personel di lapangan.
Berdasarkan data pemantauan dan laporan tersebut, operasi penyemaian berkaitan dengan terjadinya hujan di Kota Palembang.
Hujan juga dilaporkan turun di beberapa wilayah kabupaten di Sumatera Selatan.
Informasi itu menjadi salah satu perkembangan yang dicatat dalam pelaksanaan operasi pada Kamis tersebut.
Namun, laporan Pusat Penerangan TNI belum merinci nama kabupaten yang mengalami hujan.
Sumber juga belum mencantumkan data curah hujan, durasi hujan, maupun sebaran wilayah yang menerima hujan.
Karena itu, dampak penyemaian terhadap kondisi cuaca dan penanganan karhutla masih memerlukan data lanjutan.
TNI dan BMKG Intensifkan Dukungan Udara
TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan dukungan alutsista udara dalam pelaksanaan OMC.
Melalui pengerahan Hercules C-130 dan Cassa NC-212, Satgas Udara mendukung distribusi bahan semai menuju wilayah sasaran.
Langkah tersebut menunjukkan keterlibatan unsur TNI Angkatan Udara dalam mendukung penanganan karhutla di Sumatera Selatan.
Selain itu, koordinasi dengan BMKG dan tim gabungan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi.
Pengerahan 7,2 ton bahan semai di Palembang diharapkan membantu upaya penanggulangan karhutla serta mengurangi kabut asap.
Meski demikian, perkembangan titik panas, luas kebakaran, dan perubahan kualitas udara tetap membutuhkan pemantauan secara berkelanjutan.
Puspen TNI menyampaikan bahwa pengerahan alutsista udara menjadi bentuk tindakan terpadu dalam menghadapi ancaman karhutla.
Upaya tersebut diharapkan mendukung perlindungan masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

