Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » OPINI » 80 Tahun Merdeka, Hukum Kita Masih Belum Benar-Benar Merdeka

80 Tahun Merdeka, Hukum Kita Masih Belum Benar-Benar Merdeka

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Heru Riyadi, SH. MH.,
Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang
Dewan Penasehat LKBH-PWI Pusat
Dewan Penasehat AMKI Pusat

Delapan puluh tahun sudah Indonesia merdeka. Angka itu bukan sekadar hitungan usia, melainkan perjalanan panjang sebuah bangsa yang lahir dari perjuangan darah dan air mata. Namun pertanyaan yang perlu kita ajukan di hari bersejarah ini adalah: apakah kita benar-benar sudah merdeka?

Merdeka bukan hanya berarti bebas dari penjajah. Lebih dari itu, kemerdekaan adalah hak untuk menentukan nasib sendiri, menikmati keadilan, dan hidup dalam sistem yang melindungi rakyatnya. Kemerdekaan adalah kebebasan politik, kemandirian ekonomi, dan jaminan sosial. Singkatnya, kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat tidak lagi ditindas—baik oleh bangsa asing, maupun oleh bangsanya sendiri.

Sayangnya, setelah delapan dekade, kita masih bergulat dengan pekerjaan rumah besar: penegakan hukum yang belum tegak. Hukum masih sering terlihat tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Petani sawit di perbatasan Kalimantan kerap terpinggirkan oleh pemegang izin besar. Mafia tanah terus berkeliaran, sementara korbannya dibiarkan menunggu keadilan yang tak kunjung datang.

Lebih ironis lagi, korupsi yang seharusnya diperangi bersama, justru menjadi panggung persaingan antar-institusi. KPK, Kejaksaan, dan Polri sering kali tampak tidak berjalan seiring, melainkan saling unjuk kekuasaan. Publik tentu bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang sedang dilindungi—rakyat, atau kepentingan politik?

Namun kita juga tidak bisa menutup mata bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah perbaikan. Tunjangan hakim ditingkatkan demi menjaga integritas. Undang-undang terus dibahas bersama DPR. Lembaga-lembaga seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, hingga Komnas Anak dibentuk untuk memperkuat perlindungan masyarakat. Itu semua patut diapresiasi, meski hasilnya belum sepenuhnya menjawab keresahan publik.

Karena itu, momentum 80 tahun kemerdekaan seharusnya menjadi pengingat: kemerdekaan sejati hanya akan terwujud bila hukum benar-benar berpihak pada rakyat. Tanpa konsistensi, tanpa integritas, dan tanpa keberanian aparat hukum untuk menegakkan keadilan secara merata, kemerdekaan hanya akan menjadi seremoni tahunan yang hampa makna.

Pilihan Editor :  Prajurit Lanal Nias Laksanakan Uji Terampil Glagaspur P1 dan P2 Tahun 2025

Indonesia sudah hebat, dan akan semakin hebat bila hukum berdiri tegak untuk semua, bukan untuk segelintir orang. Delapan puluh tahun merdeka harus menjadi tonggak untuk berkata: cukup sudah ketidakadilan, kini saatnya hukum benar-benar merdeka.

Sekali merdeka, tetap merdeka.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Kapolri Tegaskan Dukungan Polri untuk MBG, Serikat Pemuda “SPPG Polri Jadi Teladan Nasional”

    Kapolri Tegaskan Dukungan Polri untuk MBG, Serikat Pemuda “SPPG Polri Jadi Teladan Nasional”

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Semarang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Hingga kini, Polri tercatat telah membangun 617 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, dengan ratusan ribu masyarakat menjadi penerima manfaat. Dalam kunjungannya ke SPPG Polres Semarang pada Selasa (23/9/2025), Kapolri menyebut Jawa […]

  • Kebakaran Cuci Motor di Pademangan, Polisi Duga Mesin Steam Picu Api

    Kebakaran Cuci Motor di Pademangan, Polisi Duga Mesin Steam Picu Api

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, 15 April 2026 – Kebakaran melanda usaha cuci motor di Pademangan Barat setelah mesin steam diduga memicu percikan api saat beroperasi, Rabu pagi. Peristiwa terjadi di Jalan Budi Mulia RT 10/09, Kecamatan Pademangan, sekitar pukul 09.10 WIB dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Petugas dari Polsek Pademangan segera merespons laporan warga dengan mendatangi […]

  • Sekjen AMKI Tegaskan Organisasi Lahir dari Gagasan Kolektif Pendiri Hadapi Tantangan Media Digital

    Sekjen AMKI Tegaskan Organisasi Lahir dari Gagasan Kolektif Pendiri Hadapi Tantangan Media Digital

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Menjelang satu tahun kepengurusan Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI), Sekretaris Jenderal AMKI Dadang Rahmat menegaskan organisasi tersebut lahir dari gagasan kolektif para pendiri, bukan inisiatif satu individu. Pernyataan itu disampaikan Dadang melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026, untuk menjelaskan sejarah awal berdirinya AMKI di tengah perkembangan industri media digital. Menurut […]

  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Resmikan Bandara Dhoho Kediri

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Resmikan Bandara Dhoho Kediri

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KEDIRI, Jawatimur – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (18/10/2024). Menurut Menko Luhut, Bandara Dhoho merupakan proyek percontohan pertama di tanah air dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited, yakni pemrakarsa dan pendanaannya dari pihak […]

  • Pandangan Bang Yos Tentang Usaha Warkop Tradisional

    Pandangan Bang Yos Tentang Usaha Warkop Tradisional

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Semakin banyak dukungan yang diberikan, semakin berkembang pula usaha warkop. Pada akhirnya, ini akan berdampak positif bagi perekonomian

  • Polda Jabar Kerahkan Ribuan Personel, Siap Kawal Piala Presiden 2025

    Polda Jabar Kerahkan Ribuan Personel, Siap Kawal Piala Presiden 2025

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung,- Turnamen sepak bola bergengsi Piala Presiden 2025 siap digelar mulai 4 Juli hingga 14 Juli 2025. Mengantisipasi besarnya animo masyarakat dan potensi kerawanan selama turnamen berlangsung, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil langkah cepat dan strategis. Melalui operasi bertajuk Garuda Lodaya 2025, Polda Jabar menyiapkan ribuan personel gabungan serta skema pengamanan menyeluruh untuk […]

expand_less