Satgas TMMD ke-130 Bangun Rumah Warga Kampung Yamboi Bersama Masyarakat
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 47 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manokwari Selatan – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan bersama warga bergotong royong membangun rumah di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut memperlihatkan keterlibatan langsung pemilik rumah dalam proses pembangunan bersama prajurit TNI, mulai dari pengukuran hingga penyiapan lahan.
Bagi warga, kerja bersama itu bukan sekadar upaya membangun rumah, melainkan juga kesempatan memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan harapan terhadap kehidupan yang lebih baik.
Di lokasi kegiatan, personel Satgas TMMD dan warga saling membantu menyelesaikan tahapan awal pekerjaan dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Keterlibatan pemilik rumah menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena masyarakat turut mengambil peran dalam proses pembangunan yang menyentuh kebutuhan keluarga.
Gotong Royong Jadi Penggerak Pembangunan
Berdasarkan keterangan Pendim 1808/Manokwari Selatan, pemilik rumah menunjukkan antusiasme dengan turun langsung membantu personel TNI di lokasi sasaran TMMD.
Mereka bersama-sama melakukan pengukuran dan menyiapkan lahan sebagai bagian dari tahapan pekerjaan pembangunan rumah.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain membantu pekerjaan fisik, kebersamaan prajurit dan warga juga mencerminkan upaya membangun hubungan yang dekat melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat.
Semangat gotong royong menjadi modal sosial yang penting, terutama ketika warga dan aparat bekerja bersama untuk memenuhi kebutuhan lingkungan.
Dengan demikian, pembangunan rumah dalam program TMMD tidak hanya melibatkan tenaga personel TNI, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat setempat.
Kendati demikian, sumber kegiatan belum merinci identitas pemilik rumah, nilai anggaran pembangunan, ukuran bangunan, maupun target penyelesaian pekerjaan.
Informasi tersebut penting untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai cakupan bantuan serta manfaat langsung program bagi keluarga penerima.
Dandim Tekankan Kepedulian terhadap Masyarakat
Dandim 1808/Manokwari Selatan menegaskan bahwa program TMMD menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Program TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel hadir sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan,” ujar Dandim.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan tenaga serta keterlibatan berbagai pihak.
“Melalui kerja sama dan kebersamaan, berbagai pekerjaan yang terasa berat dapat diselesaikan dengan lebih ringan,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menempatkan gotong royong sebagai salah satu nilai utama dalam pelaksanaan TMMD, terutama ketika program pembangunan melibatkan langsung masyarakat di lokasi sasaran.
Melalui kolaborasi tersebut, prajurit dan warga dapat saling mendukung selama proses pekerjaan berlangsung.
Namun, manfaat pembangunan secara menyeluruh juga bergantung pada kualitas hasil pekerjaan, ketepatan sasaran bantuan, serta keberlanjutan pemanfaatan rumah setelah pembangunan selesai.
Karena itu, keterlibatan warga sejak tahap awal menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan.
TMMD Dorong Kebersamaan di Kampung Yamboi
Program TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan di Kampung Yamboi memperlihatkan bagaimana kegiatan pembangunan dapat menjadi ruang pertemuan antara tugas TNI dan kebutuhan masyarakat.
Di satu sisi, personel Satgas menjalankan kegiatan pembangunan sesuai sasaran program.
Di sisi lain, warga memperoleh kesempatan untuk terlibat secara langsung melalui kerja bersama di lingkungan mereka.
Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menjaga tradisi gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga diharapkan memberi manfaat nyata bagi keluarga penerima setelah pekerjaan selesai.
Meski demikian, keberhasilan program tidak cukup diukur dari berlangsungnya kegiatan gotong royong, tetapi juga perlu dilihat dari kualitas bangunan dan manfaatnya bagi penerima bantuan.
Dengan mengedepankan kerja sama, kepedulian, dan partisipasi masyarakat, kegiatan TMMD di Kampung Yamboi diharapkan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

