Satgas CIMIC TNI Layani Kesehatan 155 Lansia di Tyre, Lebanon
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 36 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tyre, Lebanon – Satgas Civil Military Cooperation (CIMIC) TNI Konga XXXI-P/UNIFIL memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 155 warga lanjut usia di Bassel Al Assad Center, Kota Tyre, Lebanon, Jumat (9/10/2026).
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, prajurit TNI membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter umum dan spesialis, serta obat-obatan gratis.
Program ini juga menyasar kebutuhan kelompok lansia yang menghadapi keterbatasan mobilitas dan memerlukan perhatian medis secara berkelanjutan.
Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan tersebut memperkuat kerja sama antara pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga kesehatan, organisasi sosial, dan otoritas setempat.
Dansatgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL Letkol Inf Rachmatullah Suwara, S.IP., M.Tr.Mil., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelayanan tersebut.
Ia berharap kegiatan itu memberikan manfaat nyata bagi para lansia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara UNIFIL dan masyarakat Lebanon.
Kegiatan ini memperlihatkan peran personel Indonesia dalam misi perdamaian yang tidak hanya berfokus pada stabilitas keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kolaborasi Lintas Lembaga Perluas Akses Kesehatan
Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL menjalankan kegiatan tersebut melalui kerja sama sipil-militer dengan sejumlah lembaga internasional dan lokal.
Kolaborasi itu melibatkan UNIFIL Level 1+ Hospital, Chinese Battalion (CHINBATT), Lebanese Armed Forces (LAF), Yayasan Imam Sadr, Asosiasi Sosial Afnan, serta Kementerian Kesehatan Republik Lebanon.
Keterlibatan berbagai pihak mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan bagi warga lanjut usia di wilayah Tyre.
Melalui pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis, para lansia memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis sesuai kebutuhan mereka.
Pemberian obat-obatan secara gratis juga menjadi bagian dari pelayanan untuk membantu masyarakat mendapatkan dukungan kesehatan.
Namun, keterangan resmi kegiatan tersebut tidak merinci jenis penyakit yang paling banyak ditemukan, jumlah tenaga medis yang bertugas, maupun jenis obat yang dibagikan.
Data mengenai hasil pemeriksaan dan tindak lanjut medis juga belum tersedia dalam informasi yang disampaikan.
Meski demikian, pelayanan kepada 155 warga lansia menunjukkan jangkauan langsung kegiatan kemanusiaan yang diselenggarakan Satgas CIMIC bersama para mitra.
Bagi kelompok lansia, akses terhadap pemeriksaan dan konsultasi kesehatan menjadi penting, terutama ketika keterbatasan mobilitas menyulitkan mereka menjangkau fasilitas medis.
Karena itu, kegiatan yang mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dapat membantu mengurangi hambatan akses, meskipun keberlanjutan pelayanan tetap membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Diplomasi Militer Melalui Misi Kemanusiaan
Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan kemanusiaan Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL selama menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Melalui kerja sama dengan lembaga setempat dan unsur UNIFIL, prajurit TNI membangun interaksi langsung dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Pendekatan ini memberi ruang bagi pasukan perdamaian untuk memperkuat hubungan dengan warga melalui kegiatan yang menjawab kebutuhan mereka.
Dalam konteks diplomasi militer, pelayanan kemanusiaan juga dapat mendukung pembentukan kepercayaan dan hubungan yang harmonis antara pasukan internasional dengan masyarakat setempat.
Meski begitu, dampak jangka panjang kegiatan terhadap kondisi kesehatan warga maupun tingkat kepercayaan masyarakat memerlukan evaluasi tersendiri.
Oleh sebab itu, kesinambungan program, koordinasi dengan otoritas kesehatan Lebanon, dan pemantauan kebutuhan masyarakat menjadi aspek penting dalam mengembangkan kegiatan serupa.
Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL menempatkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas di bawah misi perdamaian PBB.
Melalui pelayanan kesehatan di Bassel Al Assad Center pada Jumat (9/10/2026), satgas memberikan dukungan medis kepada 155 lansia sekaligus memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional dan lokal.
Kegiatan tersebut mencerminkan kontribusi kemanusiaan personel TNI di Lebanon, berdampingan dengan upaya mendukung stabilitas dan hubungan baik di wilayah misi.
Sumber: Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI).
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

