Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Mendapat Apresiasi Presiden
Jakarta – Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi R, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada acara Panen Raya serta Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia, di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut hadir bersama sekitar 5.000 petani dan penyuluh pertanian secara luring serta lebih dari 2 juta petani secara daring.
Apresiasi Pidato Presiden Pada Petani
Pada momentum tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, penyuluh pertanian, dan setiap pihak yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Presiden pun menegaskan bahwa kedaulatan pangan menentukan martabat bangsa.
“Hari ini kita mencatat suatu kemenangan. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa merdeka kalau tergantung bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.
Selanjutnya, Presiden menjelaskan bahwa percepatan pencapaian swasembada pangan berhasil melampaui target nasional.
Menurutnya, bangsa Indonesia mampu mencapai keberhasilan ini karena seluruh elemen bergerak bersama dan bekerja keras.
“Memang saya beri target empat tahun swasembada pangan. Namun, saudara semua bekerja keras, bersatu, dan kompak. Satu tahun kita sudah swasembada. Satu tahun kita berdiri di atas kaki kita sendiri. Satu tahun kita tidak bergantung pada bangsa lain,” ungkap Presiden.
Penyerahan Penghargaan Dedikasi dari Presiden RI Kepada Sejumlah Tokoh
Selain itu, Presiden juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka mendukung terwujudnya swasembada pangan tahun 2025.
Pemerintah menetapkan penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya.
Pemberian Tanda Kehormatan dari Presiden Untuk 29 Personel TNI
Dari lingkungan TNI, sebanyak 29 personel menerima tanda kehormatan. Mereka dinilai berperan aktif dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan langkah strategis, dan mengoptimalkan peran satuan TNI guna memperkuat ketahanan serta kemandirian pangan nasional.
Beberapa di antaranya yaitu;
- Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon,
- Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika,
- para Pangdam, pejabat teritorial TNI AD, pejabat teritorial TNI AL,
- Panglima Komando Armada II, serta
- Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma.
Dengan demikian, TNI terus memperkuat komitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektor serta kerja nyata di seluruh wilayah Indonesia.
(Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi)







