Selasa, 8 Sep 2026
Beranda » BERITA » Pedagang dan EO CFD Kota Harapan Indah Pertanyakan Keputusan Damai Putra Group

Pedagang dan EO CFD Kota Harapan Indah Pertanyakan Keputusan Damai Putra Group

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

BEKASI – Konflik pengelolaan lapak UMKM dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Bazaar di kawasan Kota Harapan Indah, Bekasi, memanas setelah aliansi pedagang dan pengelola kegiatan (event organizer/EO) melayangkan surat pernyataan mosi tidak percaya kepada jajaran manajemen komersial dan hukum PT Hasana Damai Putra (HDP).

Langkah tersebut dipicu oleh dugaan pemutusan kerja sama secara sepihak terhadap koordinator kegiatan serta sejumlah persoalan yang dinilai merugikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mosi tidak percaya itu disampaikan pada Jumat (26/6/2026) menyusul berakhirnya kerja sama antara pihak pengelola kegiatan CFD dan manajemen perusahaan yang mengelola kawasan Kota Harapan Indah.

Persoalan tersebut kini berkembang menjadi polemik yang melibatkan ratusan pedagang yang selama ini beraktivitas di area CFD.

Berdasarkan keterangan pihak EO, kerja sama pengelolaan kegiatan sebelumnya telah dituangkan dalam Letter of Intent (LOI) yang disebut berlaku selama lima tahun, mulai 25 Januari 2026 hingga 24 Januari 2031.

Namun, di tengah masa kerja sama, pihak EO mengaku menerima surat peringatan hingga berujung pada penghentian kerja sama.

Nelson Juayandi, yang mengaku menjabat sebagai Koordinator Event Paguyuban UMKM CFD Kota Harapan Indah, menyatakan dirinya diberhentikan tanpa adanya evaluasi maupun pertemuan resmi terlebih dahulu.

Menurut Nelson, dasar penghentian kerja sama adalah dugaan kelebihan jumlah tenant atau pedagang yang beroperasi di area CFD.

Namun, ia membantah tuduhan tersebut dan menyebut penambahan tenant dilakukan berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak internal pengelola kawasan.

“Saya diputus sepihak tanpa evaluasi terlebih dahulu. Penambahan tenant yang dipersoalkan justru berdasarkan data yang diberikan oleh staf manajemen. Karena itu saya merasa dirugikan,” ujar Nelson kepada gensa.club.

Pilihan Editor :  Warga Resah: Data Pribadi Disebar, Debt Collector Datangi Tempat Kerja

Ia juga mengklaim bahwa dana sewa pedagang untuk beberapa bulan ke depan telah disetorkan kepada perusahaan sebelum penghentian kerja sama dilakukan.

Selain itu, ia menilai penggantian pengelola kegiatan dilakukan ketika ekosistem UMKM yang dibangunnya telah berjalan dan berkembang.

Kuasa hukum pihak EO dan sejumlah pedagang, Ronald R. Hutapea, S.H., menyebut kliennya telah berupaya menata aktivitas pedagang di kawasan tersebut agar lebih tertib dan terorganisasi.

Namun, menurut dia, penghentian kerja sama yang dilakukan perusahaan justru menimbulkan pertanyaan mengenai perlindungan terhadap pelaku usaha kecil.

Ronald menilai persoalan ini perlu diselesaikan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pedagang yang menggantungkan penghasilannya dari aktivitas CFD setiap akhir pekan.

“Kami meminta adanya kejelasan serta ruang dialog yang terbuka. Kepentingan para pedagang harus menjadi perhatian utama karena mereka adalah pihak yang paling terdampak dari polemik ini,” kata Ronald kepada wartawan.

Pedagang Keluhkan Biaya Operasional

Selain mempersoalkan penghentian kerja sama pengelola kegiatan, sejumlah pedagang juga menyampaikan keberatan terhadap berbagai biaya operasional yang diberlakukan di lapangan.

Dalam petisi yang ditandatangani sejumlah perwakilan pedagang, mereka meminta adanya evaluasi terhadap sistem pengelolaan CFD.

Para pedagang mengaku mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk dapat berjualan selama pelaksanaan CFD yang berlangsung setiap hari Minggu.

Salah seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan biaya yang harus ditanggung pedagang terdiri atas beberapa komponen, mulai dari penggunaan area tertentu, kebersihan hingga keamanan.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan beban tambahan bagi pelaku UMKM yang sebagian besar mengandalkan penjualan mingguan untuk menopang usaha mereka.

Para pedagang juga mempertanyakan sejumlah program pendukung yang sebelumnya dijanjikan dalam kegiatan tersebut.

Pilihan Editor :  Satgas 126 dan Warga Umap Rayakan Merah Putih dengan Sederhana Tapi Bermakna

Mereka berharap ada transparansi mengenai mekanisme pengelolaan serta penggunaan biaya yang telah dibayarkan oleh para peserta.

Di sisi lain, para pedagang mendesak agar dilakukan mediasi terbuka yang melibatkan seluruh pihak, termasuk perwakilan manajemen perusahaan, pengelola kegiatan, serta instansi pemerintah terkait guna mencari solusi yang dapat diterima bersama.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak PT Hasana Damai Putra, namun para petugas keamanan menyampaikan bahwa pihak manajemen belum dapat memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.

“Untuk masalah ini kami belum dapat memberikan komentar (no comment),” ujar petugas keamanan kepada awak media.

Hingga berita ini terbit, belum ada pernyataan resmi dari jajaran direksi maupun manajemen PT Hasana Damai Putra terkait tuduhan pemutusan kerja sama sepihak, keluhan pedagang, maupun surat pernyataan mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh sejumlah pihak.

Sementara itu, pihak EO dan kuasa hukum pedagang menyatakan akan menempuh langkah hukum serta melaporkan persoalan tersebut kepada instansi terkait apabila upaya mediasi tidak segera dilakukan.

Mereka berharap seluruh pihak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan sengketa secara transparan, mengingat aktivitas CFD telah menjadi salah satu ruang ekonomi penting bagi ratusan pelaku UMKM di kawasan Kota Harapan Indah.**/Tim

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Berita Untuk Anda

  • Dalanud Sultan Hasanuddin Ziarah, di HUT ke-80 TNI AU TMP Panaikang

    Dalanud Sultan Hasanuddin Ziarah, di HUT ke-80 TNI AU TMP Panaikang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar, 8 April 2026 – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menghadiri ziarah HUT ke-80 TNI AU di TMP Panaikang. Ia hadir bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Ny. Betty Arifaini Nur Dwiyanto pada Rabu, 8 April 2026. Panglima Kosek II Marsma TNI Nur’Alimi memimpin langsung prosesi ziarah […]

  • Danlanal Dumai Dukung Riau Jadi Episentrum Ekonomi Maritim

    Danlanal Dumai Dukung Riau Jadi Episentrum Ekonomi Maritim

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Provinsi Riau di Ballroom Hotel The Zuhri, Minggu (11/5/2025). Kehadiran Danlanal menunjukkan komitmen kuat TNI AL dalam mendukung tumbuhnya semangat kewirausahaan dan pembangunan ekonomi daerah berbasis maritim. Acara tersebut bukan sekadar […]

  • 560 Narapidana di Rutan Salemba Terima Remisi, 14 Orang Langsung Bebas

    560 Narapidana di Rutan Salemba Terima Remisi, 14 Orang Langsung Bebas

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Dengan keringanan hukuman yang diberikan, mereka mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan

  • Danlanal Banjarmasin dan Forkopimda Kalsel Perkuat Penanganan Karhutla

    Danlanal Banjarmasin dan Forkopimda Kalsel Perkuat Penanganan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjar – Danlanal Banjarmasin bersama Forkopimda Kalimantan Selatan meninjau langsung Posko Karhutla Pengamanan Hutan Lindung Kurnia, Kabupaten Banjar. Peninjauan pada Selasa, 1 September 2026, itu bertujuan memantau kondisi kawasan rawan serta memperkuat respons terhadap ancaman kebakaran hutan. Rombongan mengecek potensi titik api atau hotspot sekaligus memetakan dampak kebakaran untuk mencegah api meluas ke kawasan lain. […]

  • Danlanal Bintan Hadiri Kenduri Merohom Bukit Batu

    Danlanal Bintan Hadiri Kenduri Merohom Bukit Batu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Bintan – Pertama, Komandan Lanal Bintan Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, MPM., mewakili Dankodaeral IV, menghadiri Kenduri Merohom Bukit Batu di Kompleks Makam Bukit Batu Cagar Budaya, Desa Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Jumat (16/01/2026). Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar kegiatan ini sebagai upaya melestarikan tradisi lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Kemudian, […]

  • Danlanal Simeulue Bersama Forkopimda Monitor Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di Pulau Siumat

    Danlanal Simeulue Bersama Forkopimda Monitor Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di Pulau Siumat

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Simeulue – 14 Juni 2025, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Simeulue Letkol Laut (P) Oyu Mulia Sukmana, S.T., M.T., M.Tr.Opsla., bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simeulue melaksanakan monitoring Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di Pulau Siumat, Sabtu (14/6/2025). Bertemakan “Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Bank Indonesia Bersama TNI Angkatan Laut”, kegiatan ini merupakan wujud […]

expand_less