Selasa, 27 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Pedagang dan EO CFD Kota Harapan Indah Pertanyakan Keputusan Damai Putra Group

Pedagang dan EO CFD Kota Harapan Indah Pertanyakan Keputusan Damai Putra Group

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Konflik pengelolaan lapak UMKM dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Bazaar di kawasan Kota Harapan Indah, Bekasi, memanas setelah aliansi pedagang dan pengelola kegiatan (event organizer/EO) melayangkan surat pernyataan mosi tidak percaya kepada jajaran manajemen komersial dan hukum PT Hasana Damai Putra (HDP).

Langkah tersebut dipicu oleh dugaan pemutusan kerja sama secara sepihak terhadap koordinator kegiatan serta sejumlah persoalan yang dinilai merugikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mosi tidak percaya itu disampaikan pada Jumat (26/6/2026) menyusul berakhirnya kerja sama antara pihak pengelola kegiatan CFD dan manajemen perusahaan yang mengelola kawasan Kota Harapan Indah.

Persoalan tersebut kini berkembang menjadi polemik yang melibatkan ratusan pedagang yang selama ini beraktivitas di area CFD.

Berdasarkan keterangan pihak EO, kerja sama pengelolaan kegiatan sebelumnya telah dituangkan dalam Letter of Intent (LOI) yang disebut berlaku selama lima tahun, mulai 25 Januari 2026 hingga 24 Januari 2031.

Namun, di tengah masa kerja sama, pihak EO mengaku menerima surat peringatan hingga berujung pada penghentian kerja sama.

Nelson Juayandi, yang mengaku menjabat sebagai Koordinator Event Paguyuban UMKM CFD Kota Harapan Indah, menyatakan dirinya diberhentikan tanpa adanya evaluasi maupun pertemuan resmi terlebih dahulu.

Menurut Nelson, dasar penghentian kerja sama adalah dugaan kelebihan jumlah tenant atau pedagang yang beroperasi di area CFD.

Namun, ia membantah tuduhan tersebut dan menyebut penambahan tenant dilakukan berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak internal pengelola kawasan.

“Saya diputus sepihak tanpa evaluasi terlebih dahulu. Penambahan tenant yang dipersoalkan justru berdasarkan data yang diberikan oleh staf manajemen. Karena itu saya merasa dirugikan,” ujar Nelson kepada gensa.club.

Baca juga :  Asrena Danpasmar 3 Dukung Pengukuhan Pengurus Baru Permajatim Kota Sorong

Ia juga mengklaim bahwa dana sewa pedagang untuk beberapa bulan ke depan telah disetorkan kepada perusahaan sebelum penghentian kerja sama dilakukan.

Selain itu, ia menilai penggantian pengelola kegiatan dilakukan ketika ekosistem UMKM yang dibangunnya telah berjalan dan berkembang.

Kuasa hukum pihak EO dan sejumlah pedagang, Ronald R. Hutapea, S.H., menyebut kliennya telah berupaya menata aktivitas pedagang di kawasan tersebut agar lebih tertib dan terorganisasi.

Namun, menurut dia, penghentian kerja sama yang dilakukan perusahaan justru menimbulkan pertanyaan mengenai perlindungan terhadap pelaku usaha kecil.

Ronald menilai persoalan ini perlu diselesaikan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pedagang yang menggantungkan penghasilannya dari aktivitas CFD setiap akhir pekan.

“Kami meminta adanya kejelasan serta ruang dialog yang terbuka. Kepentingan para pedagang harus menjadi perhatian utama karena mereka adalah pihak yang paling terdampak dari polemik ini,” kata Ronald kepada wartawan.

Pedagang Keluhkan Biaya Operasional

Selain mempersoalkan penghentian kerja sama pengelola kegiatan, sejumlah pedagang juga menyampaikan keberatan terhadap berbagai biaya operasional yang diberlakukan di lapangan.

Dalam petisi yang ditandatangani sejumlah perwakilan pedagang, mereka meminta adanya evaluasi terhadap sistem pengelolaan CFD.

Para pedagang mengaku mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk dapat berjualan selama pelaksanaan CFD yang berlangsung setiap hari Minggu.

Salah seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan biaya yang harus ditanggung pedagang terdiri atas beberapa komponen, mulai dari penggunaan area tertentu, kebersihan hingga keamanan.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan beban tambahan bagi pelaku UMKM yang sebagian besar mengandalkan penjualan mingguan untuk menopang usaha mereka.

Para pedagang juga mempertanyakan sejumlah program pendukung yang sebelumnya dijanjikan dalam kegiatan tersebut.

Baca juga :  Satgas TMMD ke-125 Kodim 1506/Namlea Rampungkan Seluruh Program di Buru Selatan

Mereka berharap ada transparansi mengenai mekanisme pengelolaan serta penggunaan biaya yang telah dibayarkan oleh para peserta.

Di sisi lain, para pedagang mendesak agar dilakukan mediasi terbuka yang melibatkan seluruh pihak, termasuk perwakilan manajemen perusahaan, pengelola kegiatan, serta instansi pemerintah terkait guna mencari solusi yang dapat diterima bersama.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak PT Hasana Damai Putra, namun para petugas keamanan menyampaikan bahwa pihak manajemen belum dapat memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.

“Untuk masalah ini kami belum dapat memberikan komentar (no comment),” ujar petugas keamanan kepada awak media.

Hingga berita ini terbit, belum ada pernyataan resmi dari jajaran direksi maupun manajemen PT Hasana Damai Putra terkait tuduhan pemutusan kerja sama sepihak, keluhan pedagang, maupun surat pernyataan mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh sejumlah pihak.

Sementara itu, pihak EO dan kuasa hukum pedagang menyatakan akan menempuh langkah hukum serta melaporkan persoalan tersebut kepada instansi terkait apabila upaya mediasi tidak segera dilakukan.

Mereka berharap seluruh pihak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan sengketa secara transparan, mengingat aktivitas CFD telah menjadi salah satu ruang ekonomi penting bagi ratusan pelaku UMKM di kawasan Kota Harapan Indah.**/Tim

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Satgas Bakti TNI AD Percepat Pembangunan Mushola Al Huda Bersama Warga

    Satgas Bakti TNI AD Percepat Pembangunan Mushola Al Huda Bersama Warga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Warga menilai kehadiran personel TNI membantu mempercepat pembangunan fasilitas ibadah yang sebelumnya belum dapat diselesaikan

  • Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Pengungsi Pascabencana di Sumbar

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Pengungsi Pascabencana di Sumbar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan pengungsi, pembangunan hunian sementara (huntara), serta percepatan pemulihan infrastruktur vital berjalan optimal dengan dukungan TNI bersama kementerian dan lembaga terkait. Di Kabupaten […]

  • Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus Dewan Energi Nasional di Istana Negara

    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus Dewan Energi Nasional di Istana Negara

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pelantikan pengurus Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan sebagai bagian penguatan tata kelola energi nasional. Pemerintah melaksanakan pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6/P Tahun 2026 dan Keputusan Presiden Nomor 134/P Tahun 2025. […]

  • 32 Prajurit Kodim 1710/Mimika Jalani Tes Samapta, Tiket Menuju Kenaikan Pangkat

    32 Prajurit Kodim 1710/Mimika Jalani Tes Samapta, Tiket Menuju Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Matahari pagi baru saja menyinari Lapangan Makodim 1710/Mimika di Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, namun semangat puluhan prajurit sudah membara. Sebanyak 32 personel Kodim 1710/Mimika tampak bersiap menjalani serangkaian tes kesamaptaan jasmani sebagai bagian dari proses Usul Kenaikan Pangkat (UKP) untuk periode 1 Oktober 2025. Tes ini bukan sekadar rutinitas. Bagi […]

  • Penyematan Brivet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hyperbaric

    Penyematan Brivet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hyperbaric

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong — Nuansa khidmat dan penuh makna mewarnai prosesi Penyematan Brivet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hyperbaric yang digelar di Gedung Hyperbaric Oxygen Therapy Center RSAL dr. Oetojo Sorong, Jl. Ahmad Yani, Klademak, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) A.S. Alimudin, […]

  • Atur Lalin di GT Pasteur–Gunung Batu, Ditlantas Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2025

    Atur Lalin di GT Pasteur–Gunung Batu, Ditlantas Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2025

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Kemacetan di Kota Bandung kembali jadi sorotan, Untuk mengatasinya, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat turun langsung ke lapangan, Rabu (16/07/2025) Personel Ditlantas terlihat aktif mengatur arus kendaraan di kawasan Gerbang Tol (GT) Pasteur hingga Gunung Batu, yang dikenal sebagai salah satu titik padat kendaraan di Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi […]

expand_less