MARFOR Lampung Uji Tempur Perkotaan dan Raid Malam di SGS 2026
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Lampung – Prajurit Marinir peserta Latgabma Super Garuda Shield (SGS) MARFOR-LAMPUNG 2026 menguji kemampuan tempur jarak dekat melalui latihan MOUT dan Raid Malam.
Latihan berlangsung di lingkungan Brigif 4 Mar/BS, Lampung, Selasa (8/9/2026), bersama kontingen militer dari negara peserta SGS 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan operasional sekaligus memperkuat interoperabilitas antarunsur pertahanan dalam menghadapi berbagai skenario operasi.
Melalui latihan intensif, para prajurit menggabungkan taktik pertempuran modern untuk menghadapi skenario peperangan asimetris dan pertempuran kawasan perkotaan.
Latihan MOUT berlangsung pada siang hari dengan menempatkan prajurit dalam skenario pertempuran di lingkungan perkotaan.
Materi latihan mencakup teknik pembersihan ruangan atau room clearing, pergerakan taktis antargedung, serta evakuasi medis darurat.
Para prajurit juga mengasah kemampuan mengambil keputusan secara cepat ketika menghadapi situasi kompleks di lingkungan permukiman padat.
Selain itu, komunikasi taktis dan koordinasi antartim menjadi bagian penting selama pelaksanaan latihan MOUT.
MOUT Asah Kemampuan Tempur Perkotaan
Melalui skenario MOUT, prajurit menghadapi situasi yang menuntut ketepatan gerak, kecepatan mengambil keputusan, dan koordinasi yang solid.
Kondisi tersebut menguji kemampuan setiap unsur dalam menjalankan tugas secara terukur ketika menghadapi dinamika pertempuran kawasan perkotaan.
Latihan juga mempertemukan kemampuan prajurit Marinir dengan kontingen negara lain dalam satu skenario latihan gabungan.
Interaksi tersebut memberikan ruang bagi setiap unsur untuk menyelaraskan prosedur, komunikasi, dan koordinasi selama menghadapi skenario operasi.
Dengan demikian, latihan tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga kesiapan setiap tim dalam menjalankan operasi secara terpadu.
Raid Malam Uji Kerahasiaan Operasi
Setelah latihan siang, kegiatan berlanjut pada malam hari melalui materi Raid Malam yang mengandalkan kegelapan sebagai bagian dari skenario operasi.
Unsur tempur bergerak secara senyap menuju area sasaran yang disimulasikan berada di lingkungan Brigif 4 Mar/BS.
Dalam skenario tersebut, prajurit menjalankan penetrasi dan infiltrasi menuju sasaran dengan menjaga tingkat kerahasiaan operasi.
Materi Raid Malam menguji kemampuan prajurit melaksanakan penyergapan secara cepat sekaligus menguasai objek vital.
Setelah mencapai sasaran, unsur latihan menjalankan eksfiltrasi taktis dengan mengutamakan pergerakan tanpa terdeteksi lawan.
Rangkaian tersebut menuntut kemampuan pengendalian diri, koordinasi, komunikasi, dan ketepatan pelaksanaan setiap tahapan operasi.
Melalui MOUT dan Raid Malam, MARFOR-LAMPUNG 2026 memperkuat kesiapan prajurit menghadapi karakter pertempuran yang dinamis.
Latihan bersama kontingen negara lain juga memperkuat interoperabilitas sebagai bagian penting dari kemampuan operasi gabungan.
Pada akhirnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan bersama melalui latihan, koordinasi, dan pertukaran kemampuan antarpasukan.
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi
