Koramil Pondok Aren Perkuat Kesiapsiagaan Damkar Hadapi Musim Kemarau
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- print Cetak

Tangerang Selatan – Koramil 07/Pondok Aren memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau melalui kaderisasi pemadam kebakaran.
Kegiatan berlangsung di Posko BPBD Pondok Aren, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Kamis (10/9/2026).
Danramil 07/Pondok Aren Mayor Inf Jajang Munajat memimpin kegiatan tersebut bersama unsur terkait di wilayah.
Kaderisasi Damkar menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kemampuan menghadapi potensi kebakaran sejak dini di lingkungan masyarakat.
Kegiatan itu juga diarahkan agar masyarakat dan pelajar memiliki kesiapan menghadapi potensi kebakaran di wilayah.
Memasuki musim kemarau dengan cuaca panas dan kering, kesiapsiagaan menjadi perhatian untuk mengantisipasi potensi kejadian kebakaran.
Peralatan Jadi Perhatian
Jajang mengatakan, kaderisasi Damkar merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan wilayah secara terpadu.
Menurutnya, kesiapan menghadapi kebakaran membutuhkan perhatian terhadap kondisi personel sekaligus sarana pendukung yang tersedia.
“Dalam kegiatan pelatihan tersebut, kondisi, kelengkapan, fungsi, serta kesiapan peralatan pemadam menjadi perhatian utama.”
“Agar setiap sarana dapat digunakan secara cepat dan optimal ketika menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.
Jajang menjelaskan, pemeriksaan kesiapan tersebut berkaitan dengan upaya Koramil menjalankan pembinaan teritorial melalui langkah antisipatif.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan wilayah agar mampu merespons keadaan darurat secara lebih cepat.
Karena itu, keberadaan peralatan pemadam yang lengkap dan berfungsi menjadi salah satu perhatian dalam kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.
Jangan Menunggu Kebakaran
Jajang menegaskan, kesiapan tidak boleh dilakukan setelah kebakaran terjadi.
Menurutnya, pemeriksaan peralatan perlu dilakukan lebih awal agar seluruh sarana dapat digunakan ketika situasi darurat muncul.
“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran baru melakukan persiapan. Seluruh peralatan harus dipastikan dalam kondisi baik.”
“Lengkap dan siap digunakan setiap saat,” tegasnya.
Kesiapan tersebut menjadi semakin penting ketika wilayah memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.
Melalui kaderisasi, Koramil mendorong terbentuknya kesiapan bersama untuk menghadapi potensi kebakaran di lingkungan masyarakat.
Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan sebagai langkah awal sebelum potensi kebakaran berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.
Perkuat Sinergi Lintas Unsur
Jajang juga menilai penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, bukan hanya aparat pemadam kebakaran.
“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran baru melakukan persiapan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi TNI, Damkar, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi kebakaran.
“Sinergi antara TNI, Damkar, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan.”
“Agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” tegasnya.
Kaderisasi tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara unsur kewilayahan dan komponen yang memiliki peran dalam penanganan kebakaran.
Kesiapan bersama diharapkan dapat mempercepat langkah ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat kebakaran.
Selain itu, pemahaman terhadap fungsi peralatan menjadi bagian penting agar sarana pemadam dapat digunakan secara tepat.
Koramil 07/Pondok Aren menempatkan deteksi dini, cegah dini, dan langkah antisipatif sebagai bagian dari pembinaan teritorial.
Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan wilayah sekaligus mengurangi risiko ketika potensi kebakaran muncul.
Dengan kaderisasi Damkar, sinergi lintas unsur diharapkan semakin kuat dalam menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi menjadi bagian penting agar penanganan dapat berlangsung cepat ketika keadaan darurat terjadi.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

