Ketum PBTI Buka Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda, Tekankan Sportivitas dan Integritas

Samarinda, 23 April 2026 – Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon membuka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026, sekaligus menekankan pentingnya sportivitas dan integritas pertandingan. Ajang nasional ini digelar...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Samarinda, 23 April 2026 – Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon membuka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026, sekaligus menekankan pentingnya sportivitas dan integritas pertandingan.

Ajang nasional ini digelar oleh Taekwondo Indonesia di GOR Serbaguna Stadion Kadrie Oening, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebanyak 450 atlet muda dari 31 provinsi mengikuti kejuaraan yang berlangsung pada 23 hingga 25 April 2026.

Letjen TNI Richard Tampubolon membuka langsung kegiatan tersebut di hadapan atlet, pelatih, dan ofisial dari seluruh Indonesia.

Ia menyebut kejuaraan ini menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan atlet di setiap daerah.

“Kejurnas ini menjadi momentum untuk melihat hasil pembinaan sekaligus melahirkan atlet masa depan,” ujar Richard dalam sambutannya.

Selain itu, ia mengapresiasi seluruh provinsi yang mengirimkan atlet terbaiknya untuk berkompetisi di tingkat nasional.

“Kesempatan tampil di ajang nasional merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi setiap atlet,” tambahnya.

Tekankan Sportivitas dan Peran Wasit

Richard mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga semangat persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

“Saya berharap atlet bertanding secara sportif dan menjaga persaudaraan,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya peran wasit dalam menjaga kualitas dan keadilan pertandingan di arena.

Menurutnya, wasit harus bekerja objektif dan profesional untuk menghindari potensi konflik selama kejuaraan berlangsung.

“Saya yakin wasit menjaga integritas demi pertandingan yang adil dan berkualitas,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mendorong para atlet menampilkan kemampuan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab atas latihan yang telah dijalani.

Pilihan Editor :  Komandan Lanal Sabang Hadiri Syukuran Peresmian Lantamal I Menjadi Kodaeral I di Belawan

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan atlet tidak lepas dari peran pelatih dan tim pendukung.

“Kinerja atlet ditentukan oleh kerja tim yang solid di belakangnya,” jelasnya.

Di sisi lain, kejurnas ini menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang untuk mencetak atlet berprestasi.

PBTI menargetkan atlet muda Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui pembinaan berkelanjutan.

Dengan demikian, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan potensi atlet nasional.

“Semoga dari sini lahir atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di dunia,” pungkas Richard.

Kejurnas Taekwondo 2026 diharapkan berjalan lancar serta menghasilkan atlet potensial untuk masa depan olahraga Indonesia.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *