Senin, 19 Okt 2026
Beranda » BERITA » Ini Fakta Kejadian Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara

Ini Fakta Kejadian Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seperti yang dilansir oleh CNN Indonesia 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara terkait bentrokan maut di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Morowali, Sulawesi Tengah yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia.

Listyo memastikan kabar bahwa tenaga kerja asing (TKA) yang terlebih dahulu menganiaya tenaga kerja Indonesia (TKI) serta informasi terkait penjarahan tidak benar.

Berikut fakta-fakta bentrokan maut di PT GNI Morowali yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berawal ajakan mogok kerja

Listyo mengatakan aksi bentrokan itu terjadi usai ada ajakan mogok kerja yang menimbulkan pro dan kontra diantara karyawan PT GNI.

Selain itu, Listyo menyebut terdapat beberapa hal terkait masalah industrial antara perusahaan dan karyawan yang masih dalam proses perundingan.

“Dipicu karena ada provokasi yang muncul karena ada ajakan mogok kerja dan ada beberapa peristiwa yang terkait masalah industrial yang saat itu sedang dirundingkan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (16/1).

Ini Fakta Kejadian Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara

Tak ada Penyerangan TKI oleh TKA

Listyo memastikan kabar bahwa tenaga kerja asing (TKA) yang terlebih dahulu menganiaya tenaga kerja Indonesia (TKI) serta informasi terkait penjarahan tidak benar.

Ia menyebut usai usulan mogok kerja ditolak, justru muncul unggahan video yang seolah-olah menunjukkan terjadinya pemukulan oleh TKA. Listyo mengatakan provokasi itulah yang diduga turut menjadi pemicu terjadinya bentrokan.

“Kemudian viral seolah terjadi pemukulan oleh TKA terhadap TKI sehingga ini kemudian memunculkan pengaruh provokasi kemudian mengakibatkan terjadinya penyerangan,” kata dia.

Total pegawai TKA 1.300 orang

Listyo menyebut jumlah TKA yang bekerja di PT GNI hanya berjumlah 1.300 karyawan. Ia mengklaim seluruh TKA itu memiliki kemampuan teknis dan dipekerjakan untuk mentransfer pengetahuan kepada TKI yang berjumlah 11 ribu orang.

Pilihan Editor :  Lowongan Kerja RS Siloam Hospitals 2024

Kendati demikian, Listyo tidak menjelaskan lebih detail terkait asal negara para TKA yang bekerja di pabrik smelter PT GNI.

Ia pun menyebut jumlah TKI yang bekerja di pabrik smelter PT GNI rencananya bakal bertambah hingga 30 ribu orang.

“Di sana, saat ini, pekerja kurang lebih 1.300 TKA dengan kemampuan dan ada 11 ribu TKI,” jelasnya.

Baca juga : Jaksa Menyimpulkan “Drama” Pelecehan Putri Candrawathi Sebagai Perselingkuhan 

17 karyawan tersangka, 71 ditangkap

Buntut bentrokan maut tersebut, Listyo mengatakan kepolisian langsung menangkap 71 karyawan yang diduga ikut melakukan perusakan. Dari total pelaku tersebut, 17 diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Beberapa pelaku perusakan sudah diamankan kurang lebih 71 orang dan 17 orang saat ini sudah tersangka,” jelasnya.

Listyo bakal menindak tegas para pelaku perusakan. Ia berharap aksi serupa tak kembali terjadi.

2 SSK Brimob dikerahkan ke lokasi

Listyo menyebut Polri telah mengirim dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob ke lokasi PT GNI di Morowali Utara.  Saat ini telah ada 548 personel TNI-Polri yang dikerahkan ke lokasi setelah terjadi bentrokan.

“Akan kita tambah dua SSK Brimob dari pusat,” tuturnya.

Bentrokan yang menewaskan dua pekerja diketahui terjadi pada Sabtu (14/1) malam di area smelter PT GNI.

Peristiwa ini disebut dipicu karena pihak keamanan perusahaan menahan sekitar 500 pekerja masuk ke dalam pos 4 pabrik smelter milik PT GNI untuk melakukan aksi mogok kerja setelah tujuh dari delapan tuntutan mereka belum disetujui oleh pihak perusahaan.

Lantaran dihalangi masuk, ratusan pekerja itu lantas melempari dan merusak kantor sekuriti. Mereka pun menerobos masuk di pos 4 lalu menuju ke mes karyawan dan membakar sebuah mes karyawan hingga rata dengan tanah.

Pilihan Editor :  Ferry Irwandi Tentang Laporan TNI: Saya Tidak Dididik Jadi Pengecut

Kepolisian bersama TNI yang tiba di lokasi pun berusaha untuk menenangkan para pekerja. Namun hal itu tidak diterima sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada pelemparan ke arah petugas.

Kemudian ada karyawan dari divisi dump truk yang melintas di lokasi aksi mogok bekerja. Massa pun lantas menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok sehingga terjadi bentrok mengakibatkan beberapa orang luka.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Atlet Taekwondo TNI Raih Perak Dunia di Korea Selatan

    Atlet Taekwondo TNI Raih Perak Dunia di Korea Selatan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Atlet Taekwondo TNI Letda Inf Muhammad Rizal, S.Tr.Bns meraih medali perak pada World Poomsae Championship 2026 di Korea Selatan. Rizal meraih prestasi tersebut bersama Kinara dalam kategori Pair Under 30 pada kejuaraan dunia yang berlangsung 16–20 September 2026. Kompetisi bertajuk World Poomsae Championship 2026 (G8) itu berlangsung di Songam Sports Town Air Dome, […]

  • Tentang Irian Barat Papua, Masa Lalu dan Harapannya

    Tentang Irian Barat Papua, Masa Lalu dan Harapannya

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Semoga Bapak Presiden Republik Indonesia kita yang baru Prabowo Subianto, mampu menjalankan aturan yang dibuat

  • Santri Sumedang Teguhkan Semangat Kebangsaan di Hari Santri Nasional 2025

    Santri Sumedang Teguhkan Semangat Kebangsaan di Hari Santri Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi para santri untuk terus berkarya dan berkontribusi

  • Warga Balisoang Kompak Bangun Drainase Bareng TNI di TMMD ke-124

    Warga Balisoang Kompak Bangun Drainase Bareng TNI di TMMD ke-124

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Barat — Suasana hangat terasa di Desa Balisoang Utara, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat. Di bawah terik matahari, warga dan prajurit TNI dari Kodim 1501/Ternate tampak kompak bergotong-royong menyelesaikan proyek saluran air (drainase). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, yang kini sudah memasuki tahap akhir. Sabtu (31/5/2025). Bukan cuma […]

  • Tanpa Toilet dan Fasilitas Memadai, SMK Negeri 1 Hilisalawaahe Bertahan di Tengah Ketidakpedulian

    Tanpa Toilet dan Fasilitas Memadai, SMK Negeri 1 Hilisalawaahe Bertahan di Tengah Ketidakpedulian

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nias Selatan – Saat perhatian publik terfokus pada dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) oleh salah satu konten kreator terkenal, namun dibalik itu semua, ada sebuah sekolah negeri justru nyaris roboh dalam diam. SMK Negeri 1 Hilisalawaahe, yang terletak di Desa Maluo, Kecamatan Hilisalawaahe, Kabupaten Nias Selatan, berdiri dalam kondisi memprihatinkan, jauh dari kata […]

  • Polres Metro Bekasi Bongkar Praktik Produksi dan Penjualan Air Galon Bermerek Palsu

    Polres Metro Bekasi Bongkar Praktik Produksi dan Penjualan Air Galon Bermerek Palsu

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam memilih produk konsumsi, khususnya air minum dalam kemasan

expand_less