Minggu, 8 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Kopi dan Ucapan Pamit pada Hari-hari Terakhir Keluarga yang Keracunan di Bantargebang

Kopi dan Ucapan Pamit pada Hari-hari Terakhir Keluarga yang Keracunan di Bantargebang

  • account_circle Gensa Media Indonesia
  • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seperti yang telah dilansir oleh Kompas.com 
Penulis : Joy Andre
Editor : Jessi Carina

Kasus dugaan keracunan yang terjadi di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, kini masih terus menimbulkan pertanyaan. Keseharian para korban pun diungkapkan oleh tetangga sekitar. Lima korban yang terdiri dari Ai Maimunah (40) dan NR (5) (perempuan); Ridwan Abdul Muiz (23), Muhammad Riswandi (17), dan Muhammad Dede Solehudin (34) (laki-laki) itu memang tidak dikenal dengan baik oleh warga di lingkungan sekitar. 

Para korban bahkan dikenal tertutup karena dianggap tidak bergaul dengan lingkungan dan tetangganya. Ami (60) adalah salah satu tetangga yang mengungkapkan hal tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui soal identitas para korban, meski korban sering berbelanja di warung milik Ami.

Kopi dan Ucapan Pamit pada Hari-hari Terakhir Keluarga yang Keracunan di Bantargebang

“Lima orang itu saya enggak tahu namanya, si A, si B, enggak tahu. (Mereka) cuma sebatas belanja saja ke sini (warung),” ujar Ami di lokasi, Senin (16/1/2023). Ami juga menyebut, sebelum kejadian, rumahnya memang sempat disambangi oleh korban yang hendak menumpang menonton acara televisi. Namun, kala itu korban yang datang tidak banyak berbicara dengannya. 

“Datang asal datang, enggak banyak ngobrol, enggak nanya nama, numpang nonton bola doang,” jelas Ami.   Tak mengetahui ada warga yang pindah Senada dengan Ami, tetangga yang lain yakni Nur Aisyah (35) juga mengungkapkan hal yang sama. Saking tertutupnya keluarga tersebut, Nur Aisyah bahkan tak mengetahui ada warga yang pindah ke bangunan kontrakan tersebut.

Padahal, tempat tinggal Nur hanya berjarak satu rumah dari kontrakan korban. “Saya enggak tahu mereka di sini siapa saja. Naik kendaraan apa juga enggak tahu. Tahu-tahu mereka sudah (pindah) di sini,” ujar Nur Sepanjang ingatannya, Nur Aisyah bahkan tak pernah melihat ada perabot atau kendaraan yang digunakan oleh para penghuni kontrakan. 

Baca juga :  Suporter Denmako Pasmar 3 Bikin Final Futsal Semakin Seru

Baca juga : Ini Fakta Kejadian Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara 

Nur juga mengatakan, lima orang yang ada di rumah tersebut hanya sebatas pergi ke warung dan tak dikenal akrab oleh tetangga. “Kalau berpapasan sih, namanya juga tetangga, mereka paling jajan di warung belakang, beli galon. Paling nyapanya juga cuma gitu, enggak pernah tahu namanya,” kata Nur.

Kopi dan ucapan pamit menjadi petunjuk Meski tertutup, Ani (40), mengungkapkan bahwa ada aktivitas tak lazim yang dilakukan oleh korban. Aktivitas itu mereka lakukan tepat setelah malam sebelum kejadian mereka ditemukan tersungkur lemas. Salah satunya adalah apa yang ditunjukkan korban atas nama Muhammad Dede Solehudin. Malam sebelum kejadian, korban membeli 5 saset kopi hitam.

Padahal, Ani mengingat bahwa Dede lebih suka membeli kopi saset dengan merek yang berbeda. “Beli kopi hitam lima saset tepat semalam sebelum kejadian, (yang beli) si Mang Deden, padahal biasanya beli kopi Good Day yang warna merah,” ujar Ani. 

Selain Deden, korban atas nama Ai Maimunah juga menunjukkan hal tidak lazim kepada ibu dari Ani, yaitu Ami. Ami mengatakan, Ai Maimunah sempat pamit dan mengatakan bahwa dirinya akan segera dijemput oleh suaminya, WWN, untuk segera kembali ke Cianjur. “Ibunya (Ai Maimunah) sempat bilang ‘saya mau dijemput’, itu disebutnya malam, tepat sebelum kejadian,” ungkap Ami.   

Keracunan atau diracun? Kepastian soal informasi apakah korban diracun atau keracunan pun masih menjadi tanda tanya. Meski kasus tersebut telah berjalan 5 hari dan ada 3 orang yang menjadi korban tewas, namun hingga kini polisi juga belum mendapatkan titik terang. 

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga menyatakan, pihaknya belum mengetahui apakah memang ada unsur pidana atau tidak dalam kasus yang sementara diduga keracunan tersebut.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Jakasampurna Pasang Spanduk Seruan Stop Tawuran

“Belum tahu (keracunan atau diracun). (Unsur pidana) sampai saat ini masih dilakukan pendalaman,” ucap Panjiyoga. Adapun polisi juga telah menggelar olah TKP yang kedua untuk mencari barang yang tercecer di lokasi kejadian. 

“Kami mencoba mengambil beberapa sampel, sekitar 3-4 sampel dan juga olah tkp ulang,” ucap Panjiyoga. “Kami mau mendapatkan apa saja yang ada di TKP ini,” sambung dia.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Pertarungan Sengit, Tim Futsal Denmako Pasmar 3 Amankan Posisi Juara II

    Pertarungan Sengit, Tim Futsal Denmako Pasmar 3 Amankan Posisi Juara II

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong, 19 September 2025 – Tim futsal Denmako Pasmar 3 menunjukkan semangat juang tinggi dan kekompakan timnya, meski harus puas di posisi Juara II setelah melalui pertarungan sengit melawan Tim A dari Menbanpur 3 Marinir, Jumat (19/9/2025). Pertandingan digelar di Lapangan Multifungsi Mako Pasmar 3, Kesatrian Marinir Agoes Soebekti, Jl. Sorong-Klamono Km.16, Distrik Klaurung, Kota […]

  • KRI WSH-991 Evakuasi 11 Warga Papua Nugini di Samudra Pasifik

    KRI WSH-991 Evakuasi 11 Warga Papua Nugini di Samudra Pasifik

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) mengevakuasi 11 warga Papua Nugini yang mengalami keadaan darurat setelah perahu mereka hanyut di Samudra Pasifik. KRI WSH-991 menemukan mereka saat menjalankan misi Satgas Terpadu Port Visit 2026 menuju Vanuatu, Minggu (27/9/2026). Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30 hingga 02.30 waktu setempat ketika kapal berlayar melaksanakan tugasnya […]

  • TNI Angkatan Laut Sambut Kedatangan Dua Kapal Perang India di Kota Belawan

    TNI Angkatan Laut Sambut Kedatangan Dua Kapal Perang India di Kota Belawan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Sukses menyelesaikan misi patroli gabungan bersama, KRI Lambung Mangkurat-375, dua Kapal Perang Angkatan Laut India INS Saryu P-54 dan INS LCU L-55, bersandar di Dermaga Ujung Baru Kota Belawan. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., selaku Dansatgas Patroli Terkoordinasi (Patkor) Indindo 44/25, dan Komandan KRI […]

  • Instagram Luncurkan Fitur Instants, Bagikan Foto Tanpa Edit dan Otomatis Hilang

    Instagram Luncurkan Fitur Instants, Bagikan Foto Tanpa Edit dan Otomatis Hilang

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Info – Instagram resmi meluncurkan fitur terbaru bernama Instants yang memungkinkan pengguna berbagi foto secara spontan tanpa proses edit kepada teman dekat maupun mutual followers. Fitur tersebut diumumkan melalui laman resmi perusahaan pada 13 Mei 2026 dan disebut sebagai upaya menghadirkan pengalaman berbagi momen yang lebih autentik, cepat, serta personal. Kehadiran Instants dinilai menjadi langkah […]

  • Babinsa Koramil Cakung Perkuat Patroli Siskamling Bersama Tiga Pilar

    Babinsa Koramil Cakung Perkuat Patroli Siskamling Bersama Tiga Pilar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Mei 2026 -;Babinsa Koramil 06/Cakung bersama tiga pilar dan warga mengintensifkan patroli siskamling di Rawaterate guna menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan berlangsung di RT 05 RW 03 Kelurahan Rawaterate, Kecamatan Cakung, Selasa malam, dengan melibatkan unsur aparat dan masyarakat setempat. Koramil 06/Cakung mengerahkan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas Polsek Cakung, Satpol PP, serta elemen masyarakat dalam […]

  • DPRD Kota Bekasi Bakal Sidak Proyek APBD, Cek Mutu Infrastruktur

    DPRD Kota Bekasi Bakal Sidak Proyek APBD, Cek Mutu Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi didorong untuk tidak hanya mengejar tingginya realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga memastikan setiap proyek fisik yang dibiayai menggunakan uang negara memenuhi standar kualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Penegasan tersebut menjadi fokus Komisi II DPRD Kota Bekasi dalam rapat evaluasi bersama sejumlah Organisasi […]

expand_less