Hari Kesaktian Pancasila 2026, Mabes TNI Teguhkan Semangat Persatuan
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Jakarta Timur – Mabes TNI menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Apel B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut dipimpin Pa Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Peringatan diikuti prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Mabes TNI sebagai bagian dari agenda memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.
Momentum tersebut digunakan untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi TNI, nilai-nilai Pancasila ditempatkan sebagai salah satu landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa serta negara.
Semangat persatuan, kebersamaan, dan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disebut terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas prajurit dan PNS TNI.
Peringatan di lingkungan Mabes TNI dengan demikian tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menguatkan kembali nilai kebangsaan dalam lingkungan institusi pertahanan.
Pancasila dalam Pengabdian TNI
Dalam informasi Pusat Penerangan TNI, peringatan Hari Kesaktian Pancasila diarahkan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
Nilai tersebut juga dikaitkan dengan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi institusi TNI, nilai persatuan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Semangat kebersamaan juga disebut menjadi pijakan dalam menjalankan tugas prajurit dan PNS TNI.
Konteks tersebut menempatkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai ruang refleksi mengenai nilai yang menjadi dasar kehidupan bernegara.
Namun, bahan resmi yang tersedia tidak memuat secara rinci amanat yang disampaikan inspektur upacara maupun pesan khusus yang diberikan kepada peserta.
Tidak terdapat pula informasi mengenai jumlah peserta, rangkaian kegiatan setelah upacara, ataupun agenda lain yang dilaksanakan dalam rangka peringatan tersebut.
Karena itu, substansi kegiatan dibatasi pada informasi yang disampaikan Puspen TNI mengenai pelaksanaan upacara dan pesan kebangsaan yang menyertainya.
Meneguhkan Semangat Kebangsaan
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kembali posisi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi TNI, momentum tersebut sekaligus digunakan untuk memperkuat komitmen terhadap nilai persatuan dan kebangsaan dalam pelaksanaan tugas.
Komitmen itu dikaitkan dengan upaya menjaga keutuhan NKRI serta memberikan pengabdian kepada masyarakat.
Nilai persatuan menjadi relevan dalam konteks pelaksanaan tugas TNI karena prajurit dan PNS TNI bekerja dalam satu institusi dengan tugas pengabdian kepada negara.
Dalam bahan yang disampaikan Puspen TNI, semangat persatuan, kebersamaan, dan kesetiaan kepada NKRI disebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas tersebut.
Dengan demikian, peringatan di Mabes TNI diarahkan bukan hanya untuk mengenang momentum nasional, tetapi juga memperkuat nilai yang disebut menjadi pijakan dalam menjalankan tugas.
Bagi publik, kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana sebuah institusi negara memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus mengaitkannya dengan pelaksanaan tugas dan pengabdian.
Peringatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai kebangsaan tidak hanya ditempatkan dalam konteks seremoni, tetapi dihubungkan dengan pelaksanaan tugas institusi.
Mabes TNI melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 kembali meneguhkan komitmen menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, dan mempertahankan semangat kebangsaan dalam pengabdian kepada negara dan rakyat.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

