Dirut PDAM Tirta Patriot Klarifikasi Usai Tertidur di Rapat
Kota Bekasi – Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, akhirnya angkat bicara terkait viralnya momen dirinya tertidur saat rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi. Usai menghadiri agenda resmi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Imam memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
Imam menegaskan bahwa kejadian tersebut murni karena kelelahan, bukan karena sengaja bersikap tidak sopan atau lalai dalam forum resmi. Ia menjelaskan bahwa posisi duduk saat itu membuat momen tersebut tidak terlihat secara langsung oleh pimpinan rapat, namun rekaman dan foto yang beredar kemudian memicu sorotan publik.
“Memang capek waktu itu. Waktu tertidur itu pimpinan tidak melihat, karena memang posisinya tidak kelihatan,” ujar Imam menjelaskan penyebab kejadian tersebut.
Ia juga menuturkan bahwa saat dirinya tertidur, rapat belum memasuki inti pembahasan. Agenda saat itu masih berada pada tahap pengenalan BUMD kepada beberapa anggota Pansus yang belum familiar dengan struktur dan fungsi perusahaan daerah.
“Pada saat saya tertidur, materinya belum sampai pembahasan inti. Masih pengenalan BUMD,” tambahnya.
Imam mengaku memahami bahwa insiden tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif dan kegaduhan publik. Karena itu, ia sekali lagi menyampaikan permohonan maaf secara pribadi, sekaligus menegaskan komitmennya untuk tetap profesional dalam menjalankan tugas.
“Saya secara pribadi menyampaikan maaf apabila kelalaian tersebut menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
Sementara itu, proses pembahasan mengenai penyertaan modal BUMD oleh Pansus 8 DPRD Kota Bekasi masih terus berjalan sebagai bagian dari rangkaian agenda penguatan kinerja perusahaan daerah.







