CYBEREX SGS 2026 Perkuat Kesiapan Siber Melalui Technical Review
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- print Cetak

Bandung – TNI dan militer negara mitra mengevaluasi kesiapan menghadapi ancaman siber melalui Technical Overview dan Technical Review CYBEREX SGS 2026.
Kegiatan berlangsung di Sesko TNI, Bandung, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian akhir rangkaian Cyber Exercise dalam SGS 2026.
Peserta meninjau pelaksanaan simulasi sekaligus mengevaluasi kemampuan menghadapi berbagai skenario ancaman siber selama latihan.
Dalam forum tersebut, personel dari berbagai negara membahas pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti rangkaian CYBEREX.
Mereka juga mengidentifikasi pembelajaran serta sejumlah aspek yang masih dapat ditingkatkan dalam penanganan insiden siber.
Evaluasi Jadi Bagian Penting CYBEREX
Technical Overview dan Technical Review memberikan ruang bagi peserta untuk membedah kembali pelaksanaan latihan secara terstruktur.
Peserta membahas pengalaman selama menghadapi skenario yang telah disiapkan dalam latihan keamanan siber.
Selain itu, peserta mengidentifikasi hal-hal yang dapat menjadi bahan perbaikan untuk menghadapi insiden siber berikutnya.
Proses evaluasi tersebut membantu setiap unsur memahami kekuatan dan aspek yang masih membutuhkan peningkatan.
Melalui pertukaran pengalaman, peserta juga dapat memperluas pemahaman mengenai tantangan yang muncul dalam operasi keamanan siber multinasional.
Karena itu, evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai penutup latihan, tetapi juga menjadi bahan untuk meningkatkan kesiapan bersama.
Kesiapan tersebut semakin penting karena ancaman siber dapat berkembang secara dinamis dan melibatkan berbagai bentuk serangan.
Kemampuan merespons ancaman membutuhkan koordinasi, komunikasi, serta pemahaman yang selaras antarpersonel dan antarnegara.
Perkuat Kerja Sama dan Interoperabilitas
Rangkaian CYBEREX SGS 2026 kemudian ditutup melalui kegiatan Closing and Awards.
Agenda tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kontribusi personel dari berbagai negara selama pelaksanaan latihan.
Pemberian apresiasi juga menandai berakhirnya rangkaian kegiatan CYBEREX dalam SGS 2026.
Namun, hasil latihan menjadi bahan penting untuk memperkuat kemampuan menghadapi tantangan keamanan siber secara bersama.
Interaksi antara TNI dan militer negara mitra selama latihan turut memperkuat komunikasi serta pemahaman antarpersonel.
Selain itu, pelaksanaan latihan multinasional mendorong peserta membangun interoperabilitas dalam menghadapi skenario ancaman siber.
Kemampuan tersebut mencakup kesiapan bekerja sama, bertukar pengalaman, serta merespons insiden berdasarkan mekanisme yang telah dilatih.
Melalui CYBEREX, TNI dan negara mitra tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat fondasi kerja sama keamanan siber.
Dengan demikian, Technical Overview, Technical Review, serta Closing and Awards menjadi bagian penting dari keseluruhan proses latihan.
Evaluasi tersebut memberikan pembelajaran bagi peserta untuk meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.
Pada akhirnya, CYBEREX SGS 2026 memperkuat komitmen TNI dan negara mitra dalam membangun kemampuan serta interoperabilitas keamanan siber multinasional.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

