Balai Kampung Yamboi Dibangun dengan Gotong Royong, Apa Dampaknya bagi Warga?
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 57 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manokwari Selatan – Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama masyarakat membenahi Balai Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan, Rabu (28/10/2026), untuk memperkuat fungsi fasilitas umum sebagai ruang musyawarah dan komunikasi warga.
Melalui kegiatan tersebut, personel TNI dan masyarakat bergotong royong mengecat dinding serta merapikan fasilitas balai kampung agar warga memiliki tempat berkumpul yang lebih bersih dan nyaman.
Namun, kegiatan ini tidak sekadar menyentuh kondisi fisik bangunan. Satgas TMMD juga mendorong semangat kebersamaan agar masyarakat terus merawat fasilitas bersama dan memanfaatkannya untuk kepentingan kampung.
Gotong Royong Menjadi Penggerak Kebersamaan
Personel Satgas TMMD dan warga terlibat langsung dalam pekerjaan pengecatan serta penataan fasilitas. Mereka bekerja bersama untuk meningkatkan kenyamanan balai kampung sebagai salah satu sarana aktivitas masyarakat.
Selain mendukung perawatan fasilitas umum, kegiatan tersebut membuka ruang interaksi antara prajurit TNI dan warga. Melalui kerja bersama, kedua pihak membangun komunikasi dalam suasana gotong royong.
Kebersamaan itu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menekankan hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
Dalam konteks kehidupan kampung, fasilitas pertemuan memiliki peran penting untuk mempertemukan warga dan membicarakan kebutuhan bersama. Karena itu, kondisi balai kampung yang bersih dan nyaman dapat mendukung aktivitas sosial masyarakat.
Balai Kampung Yamboi juga memiliki fungsi sebagai tempat musyawarah warga. Melalui pertemuan tersebut, masyarakat dapat bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta membahas berbagai kebutuhan di lingkungan mereka.
Di sisi lain, keberadaan balai kampung turut mendukung komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Komunikasi ini membantu aparat memahami aspirasi warga sekaligus memperkuat koordinasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel menegaskan bahwa pembenahan balai kampung menjadi bagian dari upaya TNI mendukung fasilitas umum dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Balai kampung bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dan aparat kewilayahan. Melalui tempat ini, kita berharap hubungan silaturahmi, kebersamaan, serta semangat gotong royong terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya fungsi balai kampung sebagai ruang komunikasi. Meski demikian, pemanfaatan fasilitas itu secara berkelanjutan juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan dan merawat bangunan.
Perawatan Fasilitas untuk Mendukung Aktivitas Warga
Pembenahan Balai Kampung Yamboi diharapkan membantu masyarakat menjalankan berbagai kegiatan bersama. Dengan kondisi yang lebih tertata, warga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk pertemuan, musyawarah, dan komunikasi sosial.
Selain itu, balai kampung dapat menjadi ruang untuk membangun kesepahaman ketika masyarakat menghadapi persoalan bersama. Melalui musyawarah, warga memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan mencari solusi secara kolektif.
Meski kegiatan pengecatan dan perapian fasilitas menjadi langkah konkret, keberlanjutan manfaatnya bergantung pada pemeliharaan setelah kegiatan selesai. Karena itu, partisipasi masyarakat tetap penting untuk menjaga kondisi bangunan.
Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama warga mengedepankan semangat kerja sama dalam membenahi fasilitas tersebut. Langkah ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pemanfaatan sarana umum di lingkungan mereka.
Di samping itu, komunikasi antara warga dan aparat kewilayahan perlu terus terjaga agar balai kampung tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertemuan, tetapi juga mendukung pertukaran informasi dan aspirasi.
Melalui pembenahan pada Rabu (28/10/2026), Satgas TMMD dan masyarakat berharap Balai Kampung Yamboi dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Warga diharapkan memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai ruang kebersamaan, musyawarah, dan penyusunan gagasan untuk mendukung kemajuan kampung.
Dengan demikian, kegiatan ini menempatkan gotong royong sebagai landasan perawatan fasilitas umum sekaligus penguatan hubungan sosial antara TNI dan masyarakat di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

