Bakti TNI AD di Mentawai Fokus Bangun RTLH, Jembatan hingga Musholla

MENTAWAI – Satuan Tugas Bakti TNI AD menggelar kegiatan bakti skala besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026), dengan menyasar pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), jembatan penghubung...

Bakti TNI AD di Mentawai Fokus Bangun RTLH, Jembatan hingga Musholla – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

MENTAWAI – Satuan Tugas Bakti TNI AD menggelar kegiatan bakti skala besar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026), dengan menyasar pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), jembatan penghubung antarwilayah, hingga sarana ibadah di daerah terpencil.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Brigjen TNI Farouk bersama jajaran perwira TNI AD sebagai bagian dari program “Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai TA 2026”.

Rombongan tiba di Mentawai menggunakan kapal Mentawai Fast dari Padang sebelum bergerak menuju sejumlah titik sasaran kegiatan di wilayah Sipora dan Bukit Pamewa.

Dalam kegiatan itu, Brigjen TNI Farouk didampingi Dandim 0319/Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto selaku Pasipam Ops.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kasubditkombak TNI Kolonel Inf Dani serta Dandenzibang 1 Kodam I/Bukit Barisan Letkol Czi Bambang Sulistiono.

Kehadiran para pejabat TNI itu dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan fisik berjalan sesuai target dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan pertama diawali dengan peninjauan rehabilitasi rumah tidak layak huni milik Roslina di Desa Sipora Jaya.

Berdasarkan papan proyek di lokasi, rehabilitasi tersebut menjadi bagian dari program bakti sosial TNI AD yang difokuskan untuk membantu masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah dengan akses pembangunan terbatas.

Di lokasi, sejumlah prajurit TNI tampak memeriksa progres pembangunan rangka kayu dan pemasangan atap rumah.

Program RTLH tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal warga agar lebih layak dan aman ditempati.

Selain meninjau progres pembangunan, rombongan juga menerima laporan teknis dari personel lapangan terkait pelaksanaan pekerjaan, termasuk kondisi geografis dan distribusi material yang menjadi tantangan dalam pembangunan di wilayah kepulauan.

Pilihan Editor :  Brimob C Pelopor Tebar Takjil Ramadan

Setelah dari Desa Sipora Jaya, rombongan bergerak menuju lokasi pembangunan jembatan di dekat PDAM Desa Bukit Pamewa.

Infrastruktur itu menghubungkan Desa Bukit Pamewa dengan Desa Betumonga yang selama ini menjadi akses penting aktivitas masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan tersebut dinilai strategis karena dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pelayanan dasar masyarakat di kawasan tersebut.

Di lokasi proyek, para perwira TNI menerima pemaparan dari petugas lapangan mengenai progres pekerjaan dan sejumlah kendala teknis yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung.

Fokus Infrastruktur dan Sarana Sosial

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan pembangunan Musholla Al Huda di Desa Bukit Pamewa.

Sarana ibadah tersebut menjadi salah satu sasaran fisik program Bakti TNI AD tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pembangunan musholla dilakukan untuk mendukung kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat setempat, khususnya di wilayah yang masih minim fasilitas umum.

Dalam peninjauan itu, personel Satgas terlihat memeriksa progres pembangunan bangunan utama serta kesiapan material konstruksi.

Program Bakti TNI AD di Mentawai tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan sosial dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Wilayah Kepulauan Mentawai selama ini dikenal memiliki tantangan geografis yang cukup berat karena terdiri dari gugusan pulau dengan akses transportasi terbatas.

Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur dasar membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk keterlibatan institusi TNI melalui program bakti sosial dan karya bakti.

Melalui kegiatan itu, TNI AD menargetkan pembangunan yang dilakukan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah terpencil yang masih membutuhkan perhatian pembangunan infrastruktur dasar.

Pilihan Editor :  Babinsa Kokonao Dampingi Pembinaan Terpadu Kampung KB

Hingga kegiatan peninjauan berakhir, proses pembangunan di sejumlah titik sasaran dilaporkan masih terus berjalan.

Satgas Bakti TNI AD bersama personel di lapangan juga disebut tetap melakukan evaluasi berkala guna memastikan seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Mentawai.**/Fais

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *