7 Tahun RSUD Jatisampurna: Perkuat Layanan Kesehatan dan Raih Berbagai Prestasi
"Komitmen RSUD Jatisampurna dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik juga mendapat pengakuan dari pemerintah pusat"

Jatisampurna – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisampurna, Kota Bekasi, memperingati hari jadinya yang ke-7 pada Senin, 10 Maret 2026.
Dalam kurun waktu tujuh tahun sejak diresmikan, rumah sakit milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut mencatat sejumlah perkembangan signifikan, mulai dari peningkatan kualitas layanan medis, pengembangan fasilitas kesehatan, hingga berbagai capaian prestasi di tingkat daerah dan nasional.
Peringatan hari jadi ini menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi bagi manajemen rumah sakit untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sejak resmi beroperasi pada 10 Maret 2019, RSUD Jatisampurna terus melakukan berbagai pembenahan dan inovasi guna memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dalam perjalanan tujuh tahun tersebut, rumah sakit ini tidak hanya fokus pada peningkatan fasilitas fisik, tetapi juga pada penguatan sistem pelayanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, serta penerapan tata kelola rumah sakit yang akuntabel dan transparan.
Direktur RSUD Jatisampurna menyampaikan bahwa berbagai pencapaian yang diraih hingga saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tenaga kesehatan serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan tidak dapat dipisahkan dari komitmen bersama untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
“Pencapaian selama tujuh tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga kesehatan, dukungan Pemerintah Kota Bekasi, serta kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan kami,” ujar Direktur RSUD Jatisampurna dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan bahwa rumah sakit daerah tersebut akan terus memperkuat pelayanan kesehatan dengan berbagai inovasi dan pengembangan layanan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan medis yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas.
Sejak awal berdiri, RSUD Jatisampurna diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan strategis di wilayah Kota Bekasi, khususnya bagi masyarakat di kawasan Jatisampurna dan sekitarnya.
Keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan wilayah perkotaan.
Dalam implementasinya, pengembangan layanan di RSUD Jatisampurna dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan layanan dasar hingga pengembangan layanan spesialistik dan penunjang medis.
Salah satu pencapaian penting dalam perjalanan rumah sakit ini adalah keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna pada tahun 2023, yang merupakan tingkat tertinggi dalam sistem penilaian akreditasi rumah sakit di Indonesia.
Akreditasi tersebut menandakan bahwa RSUD Jatisampurna telah memenuhi berbagai standar mutu pelayanan kesehatan, termasuk standar keselamatan pasien, manajemen risiko, serta tata kelola pelayanan medis yang terintegrasi.

Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa rumah sakit tersebut telah memenuhi standar nasional dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain memperkuat standar mutu pelayanan, RSUD Jatisampurna juga melakukan pengembangan layanan kesehatan jiwa.
Pada Maret 2023, rumah sakit ini membuka layanan rawat inap bagi pasien dengan gangguan kesehatan mental.
Langkah ini dinilai strategis karena hingga saat ini layanan rawat inap kesehatan jiwa tersebut menjadi satu-satunya yang tersedia di Kota Bekasi.
Dengan hadirnya layanan tersebut, masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan mental dapat memperoleh perawatan secara komprehensif tanpa harus dirujuk ke daerah lain.
Pengembangan layanan kesehatan jiwa ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan yang selama ini dinilai masih terbatas, terutama dalam penanganan gangguan kesehatan mental yang memerlukan pendekatan medis dan psikososial secara terpadu.
Tidak hanya itu, pada September 2023 RSUD Jatisampurna juga memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi melalui pengembangan Pelayanan Perinatologi atau Perina/NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan perawatan intensif bagi bayi baru lahir yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk bayi prematur atau bayi dengan komplikasi medis tertentu.
Dengan adanya layanan NICU, rumah sakit dapat memberikan perawatan neonatal secara optimal sehingga meningkatkan peluang keselamatan bayi dengan kondisi medis yang kompleks.
Pengembangan fasilitas perinatologi ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak yang merupakan salah satu indikator penting dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
Pada November 2023, RSUD Jatisampurna kembali memperluas layanan penunjang diagnostik dengan menghadirkan fasilitas Computed Tomography Scan (CT Scan).
Peralatan radiologi modern ini memungkinkan dokter melakukan pemeriksaan diagnostik secara lebih akurat dan cepat dalam mendeteksi berbagai penyakit, mulai dari gangguan saraf, trauma kepala, hingga penyakit organ dalam.
Kehadiran fasilitas CT Scan juga meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam melakukan penegakan diagnosis secara lebih komprehensif tanpa harus merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain.
Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses pelayanan medis serta meningkatkan kualitas keputusan klinis yang diambil oleh tenaga medis.

Penguatan Inovasi dan Pelayanan Publik
Selain pengembangan fasilitas medis, RSUD Jatisampurna juga aktif mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis integrasi sistem dan kolaborasi lintas sektor.
Salah satu inovasi yang mendapat pengakuan adalah program SEHATI (Kesehatan Jiwa Terintegrasi) yang berhasil meraih Juara 1 Inovasi Daerah Kota Bekasi Tahun 2024.
Inovasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pelayanan kesehatan jiwa antara fasilitas kesehatan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Program ini bertujuan memperkuat deteksi dini, penanganan, serta rehabilitasi pasien dengan gangguan kesehatan mental melalui pendekatan kolaboratif.
Melalui inovasi tersebut, pelayanan kesehatan jiwa tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga melibatkan komunitas, tenaga kesehatan di tingkat pelayanan primer, serta dukungan keluarga pasien.
Langkah ini dinilai penting dalam mengurangi stigma terhadap pasien gangguan kesehatan mental sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat.
Pengembangan layanan kesehatan juga terus dilakukan pada sektor kesehatan anak.
Pada Juli 2025, RSUD Jatisampurna membuka Poli Tumbuh Kembang Anak yang menyediakan layanan pemantauan dan penanganan tumbuh kembang anak secara komprehensif.
Poli ini memberikan layanan pemeriksaan perkembangan fisik, kognitif, hingga psikososial anak secara berkala guna mendeteksi potensi gangguan tumbuh kembang sejak dini.
Tenaga medis di poli tersebut juga memberikan edukasi kepada orang tua terkait pola asuh, nutrisi, serta stimulasi perkembangan anak yang optimal.
Selain fokus pada penguatan layanan medis, RSUD Jatisampurna juga melakukan inovasi dalam sistem pelayanan administrasi dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu capaian yang menonjol adalah keberhasilan rumah sakit meraih Peringkat 1 Pemanfaatan Antrean Mobile JKN Terbaik untuk periode Agustus hingga November 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas optimalisasi penggunaan aplikasi antrean digital bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Melalui sistem antrean digital tersebut, pasien dapat melakukan pendaftaran layanan kesehatan secara daring sehingga mengurangi waktu tunggu di rumah sakit.
Digitalisasi layanan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien yang membutuhkan layanan kesehatan.
Komitmen RSUD Jatisampurna dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik juga mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.
Pada tahun 2025, rumah sakit ini memperoleh Predikat A dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Predikat tersebut merupakan kategori tertinggi dalam penilaian kualitas pelayanan publik di lingkungan instansi pemerintah.
Penilaian PEKPPP mencakup berbagai aspek, termasuk standar pelayanan, sistem pengaduan masyarakat, inovasi pelayanan, serta tingkat kepuasan pengguna layanan.
Capaian ini menunjukkan bahwa RSUD Jatisampurna dinilai berhasil menerapkan sistem pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam upaya memperkuat tata kelola institusi yang bersih dan akuntabel, RSUD Jatisampurna pada tahun 2026 juga diusulkan menjadi Unit Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Program tersebut merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi yang bertujuan membangun institusi pemerintah yang transparan, profesional, serta bebas dari praktik korupsi.
Melalui pembangunan Zona Integritas, manajemen rumah sakit diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan integritas aparatur, serta memastikan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.
Direktur RSUD Jatisampurna menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih selama tujuh tahun terakhir tidak membuat pihaknya berpuas diri.
Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di masa depan akan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi medis, peningkatan kebutuhan layanan masyarakat, serta dinamika sistem kesehatan nasional.
Karena itu, rumah sakit akan terus melakukan pembenahan dan inovasi guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Ke depan kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima, mudah diakses, dan mengutamakan keselamatan pasien,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan RSUD Jatisampurna diharapkan dapat menjadi rumah sakit daerah yang unggul dan profesional serta menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bekasi.
Dengan semangat tujuh tahun melayani, RSUD Jatisampurna menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai institusi pelayanan kesehatan publik yang mampu memberikan layanan medis yang berkualitas, terjangkau, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.**/adv










