Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » AGAMA » Persoalan Isu Intoleransi Selesai Dengan Damai, Jangan Diperpanjang

Persoalan Isu Intoleransi Selesai Dengan Damai, Jangan Diperpanjang

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTABEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, unsur Muspida Kota Bekasi dan unsur perwakilan pemuka agama terus berkomitmen menyelesaikan persoalan isu intoleransi yang terjadi ditengah masyarakat.

Dengan adanya peristiwa ini juga sekaligus mengimbau agar warga masyarakat Kota Bekasi dapat terus memelihara kerukunan antar umat beragama dengan salah satu caranya tidak saling terpancing dan memperpanjang persoalan yang sudah selesai.

Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad mengawali keterangannya dengan mengatakan semua pihak telah menjalin komunikasi dengan baik untuk menyelesaikan persoalan isu intoleransi yang baru-baru ini terjadi di Kota Bekasi.

“Pada kesempatan ini kami semua duduk bersama, Intinya bahwa kami semua ingin menyelesaikan permasalahan mengenai intoleransi yang menjadi isu di Kota Bekasi saat ini. Karena kami tidak ingin, tidak mau, Kota Bekasi dianggap sebagai kota yang intoleran. Oleh karena itu kami bersepakat semua duduk untuk mencari jalan keluar yang paripurna yang bisa menyelesaikan semua persoalan,”ucap Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad, saat konferensi pers, Kamis (26/9/2024) di Command Center Kota Bekasi.

Ia juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran semua pihak dan warga Kota Bekasi untuk selalu menunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Ia menegaskan persoalan telah diselesaikan dengan damai dan tidak perlu lagi diperpanjang. Diantara keduanya juga telah diselesaikan dari hati ke hati dan saling menyampaikan permohonan maaf.

“Jadi kita telah simak dan dengarkan bersama, imbauan kami setelah peristiwa ini dan kita mendengarkan apa yang disampaikan keduanya. Saya pun memohon kepada masyarakat untuk menghentikan, memviralkan, menguraikan hal-hal yang bisa berdampak yang tidak kita inginkan. Telah islah diperoleh diantara kami disini. Dan biarkan kami, warga Kota Bekasi yang menyelesaikan. Alhamdulillah selanjutnya kita kembali kepada tataran hidup saling menyejukkan, toleransi yang berasal kebangsaan bisa dilakukan dengan penuh kerukunan,” ucapnya.

Baca juga :  Layanan Nikah di Kota Bekasi Tetap Berjalan Selama Ramadan, Jumlah Pengajuan Menurun

Ketua FKUB Kota Bekasi, Abdul Manan mengatakan dua solusi telah diperoleh dari hasil mediasi dan beberapa rapat lanjutan yang digelar. Sampai menjelang konferensi pers ini digelar, semua pihak termasuk pemuka lintas agama juga telah dihadirkan.

“Berkat doa kita semua dan Allah SWT masalah yang timbul disepakati bersama pertemua hari ini. Pertama, dari saudara GMIM telah menerima apa yang disepakati untuk melaksanakan selanjutnya difasilitasi Pemda di GKOI Kota Bekasi. Sedangkan tempat yang kemarin sudah tidak digunakan lagi karena bertentangan dengan peraturan,” “Kedua, semua yang hadir telah merasa gembira karena Alhamdulillah, Ibu Masriwati, ibu Pendeta Maria, dihadapan kita semua menyampaikan saling permohonan maaf dan saling hormat dalam upaya menyatukan kebangsaan di Kota Bekasi. Mudah-mudahan persoalan ini dapat dipahami seluruh masyarakat Kota Bekasi. Masalah yang terjadi sudah selesai. Dan kiranya ada orang-orang berkepentingan kiranya bisa berhubungan dengan Pemerintah daerah atau dengan Humas sehingga lebih jelas, jangan sampai memberitakan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang sudah disepakati bersama,” kata Ketua FKUB, H Abdul Manan.

Diwaktu yang sama, Ibu Pendeta Maria menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas mediasi yang telah dilakukan di lokasi yang bersejarah dan dikatakan suci ini sehingga diperoleh solusi terbaik dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi.

“Pada kesempatan ini saya mau menyampaikan permohonan maaf kepada Ibu Masriwati atas peristiwa ini dan terlebih kepada Wali Kota dan jajaran sudah direpotkan dengan masalah ini. Dan pada kesempatan ini saya mohon maaf, atas peristiwa yang telah terjadi, yang booming. Pada kesempatan ini juga saya mau menyampaikan kepada semua pihak yang dijangkau dan terjangkau media, bahwa Kota Bekasi bukan kota yang intoleran. Karena itu, pada kesempatan ini sekali lagi saya mewakili Pak Jon yang punya rumah dan umat yang saya bina, ingin meminta maaf kepada Ibu Masriwati dan kepada kita semua atas peristiwa yang sudah terjadi,”ujar Ibu Pendeta Maria seraya menutup kata dengan Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati Kita semua.

Baca juga :  Gus Mus Soroti Budayawan dan Ustaz yang Terlibat Politik Praktis

Ibu Masriwati menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, Wali Kota Bekasi, Unsur Muspida, FKUB dan perwakilan pemuka umat agama di Kota Bekasi, dan Pendeta Maria sehingga persoalan dapat selesai dengan baik.

“bahwa selama ini saya bukan intoleran, selama ini sudah hidup rukun bersama-sama. Pada kesempatan ini juga saya sampaikan permohonan maaf atas yang sudah tejadi. Dan saya semuanya menyerahkan kepada Pemerintah Kota Bekasi. Dalam hal ini, PJ wali kota sebagai pimpinan kami,” ucap Ibu Masriwati.

(Red/*istimewa)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Kenaikan Pangkat, Danlanal Bintan Tekankan Tanggung Jawab dan Kinerja Nyata

    Kenaikan Pangkat, Danlanal Bintan Tekankan Tanggung Jawab dan Kinerja Nyata

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan, 1 April 2026 – Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono memimpin upacara kenaikan pangkat sembilan prajurit di Mako Lanal Bintan. Kegiatan tersebut menegaskan penghargaan institusi atas kinerja, dedikasi, dan loyalitas prajurit yang selama ini menjalankan tugas secara konsisten. Sebanyak enam perwira dan tiga bintara menerima kenaikan pangkat setelah melalui proses penilaian […]

  • Danlanal Bintan Sambut 9 Korban KM. Maju Jaya yang Tenggelam

    Danlanal Bintan Sambut 9 Korban KM. Maju Jaya yang Tenggelam

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjung Uban, Bintan – Setelah dua hari terombang-ambing di tengah lautan akibat kapalnya diterjang badai, sembilan nelayan awak KM. Maju Jaya akhirnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Dermaga Lanal Bintan, Tanjung Uban, Minggu (13/07/2025). Penyambutan langsung dilakukan oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M. KM. Maju […]

  • Bakamla RI Hadiri 21st HACGAM di Sydney Dalam Memperkuat Kerja Sama

    Bakamla RI Hadiri 21st HACGAM di Sydney Dalam Memperkuat Kerja Sama

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sydney, Australia – Bakamla Republik Indonesia (RI) melalui delegasi yang dipimpin Deputi Kebijakan dan Strategi (Jakstra) Laksda Bakamla Didong Rio Duta Purwokuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., menghadiri 21st High Level Meeting Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) yang diselenggarakan oleh Australian Border Force (ABF) di Hotel Four Seasons, Sydney, Jumat (17/10/2025). Pertemuan bergengsi […]

  • Sensus Ekonomi Jatimekar Capai 76 Persen, Warga Diminta Tak Takut Didata

    Sensus Ekonomi Jatimekar Capai 76 Persen, Warga Diminta Tak Takut Didata

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    Bekasi – Lurah Jatimekar, Yuno Hernawan, menyatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, telah mencapai sekitar 76 persen. Pemerintah kelurahan menargetkan seluruh proses pencacahan lapangan rampung sebelum 31 Agustus 2026. Masyarakat diimbau menerima kehadiran petugas sensus dan tidak khawatir terhadap proses pendataan karena kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan penetapan […]

  • Jalasenastri Korcab I DJA I Gelar Olahraga Bersama Prajurit dan PNS Lantamal I

    Jalasenastri Korcab I DJA I Gelar Olahraga Bersama Prajurit dan PNS Lantamal I

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Suasana penuh semangat mewarnai Lapangan Apel Mako Lantamal I, Belawan, Selasa (5/8/2025). Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Jalasenastri, Korcab I DJA I menggelar olahraga bersama yang melibatkan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lantamal I. Acara ini dihadiri langsung oleh Komandan Lantamal I Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., […]

  • Sumedang Terima Tim Penilai BPJS Ketenagakerjaan untuk Partirana Award Jabar 2025

    Sumedang Terima Tim Penilai BPJS Ketenagakerjaan untuk Partirana Award Jabar 2025

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menerima kunjungan Tim Visitasi Penilaian Partirana Award dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, Rabu (30/7/2025), di Command Center. Tim penilai dipimpin oleh Prof. Cecep Darmawan yang juga dikenal sebagai akademisi senior dan pemerhati tata kelola pemerintahan. Visitasi merupakan bagian dari proses penilaian untuk ajang Partirana Award Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun […]

expand_less