Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026, PDM Depok Siapkan 29 Titik Salat Ied
"Muhammadiyah yang menetapkan Idul Fitri lebih awal dibandingkan potensi penetapan pemerintah menjadi perhatian publik setiap tahunnya"

Depok – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok menetapkan pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.
Seiring dengan keputusan tersebut, PDM Depok menyiapkan sebanyak 29 titik lokasi penyelenggaraan salat Idul Fitri yang tersebar di berbagai wilayah Kota Depok.
Penetapan tersebut merujuk pada hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah terkait penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), serta Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang penetapan awal bulan Syawal 1447 H.
Ketua PDM Kota Depok, H. Ali Wartadinata, menjelaskan bahwa KHGT merupakan sistem kalender hijriah yang dirancang untuk menyatukan penentuan awal bulan Islam secara global.
Dalam sistem ini, bumi dipandang sebagai satu kesatuan wilayah penentuan (matlak), sehingga awal bulan hijriah berlaku serentak di seluruh dunia.
“Dengan pendekatan tersebut, awal bulan tidak lagi bergantung pada batas wilayah tertentu, melainkan pada terpenuhinya parameter astronomis di salah satu tempat di dunia,” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, terdapat sejumlah kriteria utama dalam KHGT.
Pertama, seluruh dunia dianggap sebagai satu kesatuan matlak.
Kedua, awal bulan ditetapkan apabila sebelum pukul 24.00 UTC telah terpenuhi parameter elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat saat matahari terbenam di suatu lokasi.
Ketiga, apabila parameter tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, maka awal bulan tetap ditetapkan dengan syarat terpenuhi di wilayah daratan Benua Amerika dan peristiwa ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru.
“Penetapan ini berlaku secara global sesuai prinsip KHGT dan menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dalam melaksanakan salat Idul Fitri 1447 H secara serentak,” kata Ali.
Menindaklanjuti keputusan tersebut, PDM Depok telah menyiapkan sejumlah lokasi strategis untuk pelaksanaan salat Idul Fitri.
Di antaranya berada di wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Beji, seperti Pelataran Utara Masjid Al Kohinoor di Pondok Cina, Lapangan Rumah Kabeda di Kukusan, serta halaman Masjid Al Furqon Kukusan.
Selain itu, lokasi juga disiapkan di wilayah Meruyung dan Cinere, seperti halaman Perguruan Muhammadiyah Meruyung, halaman Masjid Al Muttaqien, hingga area parkir Samsat Cinere.
Sementara itu, di wilayah PCM Bojongsari, salah satu lokasi yang disiapkan adalah Masjid At-Tanwir Muhammadiyah di Kelurahan Curug.
PDM Depok memastikan seluruh lokasi telah dipersiapkan untuk menampung jamaah dengan memperhatikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan salat Idul Fitri.
Keputusan Muhammadiyah yang menetapkan Idul Fitri lebih awal dibandingkan potensi penetapan pemerintah menjadi perhatian publik setiap tahunnya.
Namun demikian, organisasi ini menegaskan bahwa penetapan dilakukan berdasarkan metode hisab dengan pendekatan ilmiah yang konsisten.
Dengan kesiapan lokasi dan kepastian jadwal tersebut, warga Muhammadiyah di Kota Depok diimbau untuk melaksanakan salat Idul Fitri sesuai dengan maklumat yang telah ditetapkan.**/frm














