Babinsa Evakuasi Perempuan Diduga ODGJ dari Stasiun Jurangmangu

Tangerang Selatan, 30 Juli 2026 – Tim gabungan mengevakuasi seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang diduga mengalami gangguan jiwa dari kawasan Stasiun Jurangmangu, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Tangerang Selatan, 30 Juli 2026 – Tim gabungan mengevakuasi seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang diduga mengalami gangguan jiwa dari kawasan Stasiun Jurangmangu, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 30 Juli 2026.

Petugas membawa perempuan tanpa identitas tersebut ke Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan setelah melakukan pendekatan persuasif di lokasi.

Evakuasi berlangsung setelah warga melaporkan keberadaan perempuan itu yang beberapa hari berada di sekitar stasiun.

Perhatian masyarakat meningkat karena perempuan tersebut sempat menggenggam sebilah pisau yang diduga diambil dari sebuah toko roti.

Meski demikian, tim gabungan mengendalikan situasi tanpa menimbulkan kepanikan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas Puskesmas Kelurahan Sawah, serta petugas Pengamanan Dalam Stasiun Jurangmangu menjalankan evakuasi secara terkoordinasi.

Kolaborasi lintas instansi tersebut memastikan proses penanganan berlangsung aman, tertib, dan mengedepankan aspek kemanusiaan.

Pendekatan Persuasif Utamakan Keselamatan

Babinsa Kelurahan Sawah Sertu Endang menjelaskan seluruh petugas mengutamakan komunikasi yang tenang selama proses evakuasi.

Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi pilihan terbaik untuk menjaga keselamatan perempuan tersebut sekaligus melindungi masyarakat di sekitar lokasi.

Petugas menghindari tindakan yang berpotensi memicu kepanikan maupun memperburuk kondisi psikologis perempuan itu.

“Kami mengutamakan pendekatan persuasif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan. Warga yang membutuhkan pertolongan harus ditangani dengan aman dan manusiawi,” ujar Sertu Endang.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sawah Aiptu Eka Prihartono menegaskan koordinasi cepat menjadi faktor penting dalam keberhasilan evakuasi.

Setelah menerima informasi dari masyarakat, seluruh unsur segera menyusun langkah penanganan secara bersama.

Pilihan Editor :  Patroli Brimob Cegah Tawuran di Pulogadung

“Begitu informasi kami terima, kami langsung berkoordinasi dengan Babinsa, Puskesmas, dan petugas stasiun agar penanganan berjalan terkendali dan tidak membahayakan siapa pun,” kata Aiptu Eka Prihartono.

Sinergi tersebut memungkinkan petugas mengendalikan situasi tanpa mengganggu aktivitas pengguna jasa kereta maupun masyarakat sekitar.

Penanganan Berlanjut Melalui Layanan Sosial

Petugas Puskesmas Kelurahan Sawah menilai perempuan tersebut memerlukan penanganan yang melibatkan layanan kesehatan dan sosial secara berkelanjutan.

Karena itu, tim membawa perempuan tersebut menggunakan ambulans menuju Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan untuk memperoleh penanganan lanjutan.

Petugas Pengamanan Dalam Stasiun Jurangmangu menjelaskan keberadaan perempuan itu telah menjadi perhatian selama beberapa hari terakhir.

Melalui koordinasi yang baik, seluruh unsur akhirnya menyelesaikan proses evakuasi secara aman dan tertib.

Peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat aparat dalam menangani warga yang menghadapi persoalan sosial maupun kesehatan jiwa.

Selain menjaga keamanan ruang publik, aparat juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan agar setiap warga memperoleh perlindungan yang layak.

Kolaborasi antara TNI, Polri, tenaga kesehatan, petugas stasiun, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan penanganan di lapangan.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar warga yang mengalami persoalan kesehatan jiwa memperoleh layanan yang sesuai serta tidak kembali terlantar di ruang publik.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *