Lanud Sjamsudin Noor Uji Ketahanan Prajurit, Garjas Semester I 2026 Digelar di Banjarbaru
Banjarbaru, 13 Mei 2026 – Lanud Sjamsudin Noor menggelar Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Semester I Tahun 2026 guna memastikan kesiapan fisik prajurit TNI AU. Kegiatan berlangsung di Lapangan Voli dan...

Banjarbaru, 13 Mei 2026 – Lanud Sjamsudin Noor menggelar Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Semester I Tahun 2026 guna memastikan kesiapan fisik prajurit TNI AU.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Voli dan area Mako Lanud dengan melibatkan seluruh personel Bintara dan Tamtama secara terjadwal.
Sejak pagi, prajurit mempersiapkan diri dengan pemeriksaan kesehatan awal sebelum mengikuti seluruh rangkaian pengujian fisik.
Panitia mengawali kegiatan dengan cek tekanan darah serta pemanasan guna mencegah risiko cedera selama pelaksanaan tes.
Selanjutnya, peserta menjalani rangkaian utama berupa lari 12 menit, pull up, sit up, push up, serta shuttle run.
Kegiatan ini bertujuan mengukur kemampuan fisik sekaligus menjaga standar kesiapan operasional prajurit di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Hilman L.P. Ambarita, meninjau langsung pelaksanaan Garjas di lapangan.
Ia menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi fondasi utama dalam mendukung tugas-tugas kedinasan.
“Garjas ini bukan sekadar rutinitas, tetapi kebutuhan mutlak bagi prajurit agar tetap siap menjalankan tugas,” ujar Danlanud.
Pembinaan Fisik dan Profesionalisme Prajurit
Kegiatan Garjas dilaksanakan secara berkala dua kali dalam setahun sebagai bagian dari pembinaan personel di satuan.
Melalui evaluasi fisik ini, satuan dapat mengukur tingkat kebugaran sekaligus menentukan langkah pembinaan lanjutan.
Selain itu, kehadiran pimpinan di lokasi kegiatan memberikan motivasi langsung kepada prajurit untuk menunjukkan performa terbaik.
Danlanud juga mengingatkan pentingnya disiplin, loyalitas, dan sportivitas selama mengikuti setiap tahapan tes.
“Setiap prajurit harus menjaga kondisi fisik agar tetap prima dalam menghadapi berbagai tugas operasional,” tegasnya.
Tim kesehatan dari RSAU Lanud Sjamsudin Noor bersama petugas Binjaskemil mengawasi seluruh rangkaian kegiatan.
Pengawasan tersebut memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar keselamatan dan prosedur yang berlaku.
Kasibinjaskemil Dispers Lanud Sam, Mayor Kes Dian Para Indrawan, menilai Garjas sebagai indikator penting kesiapan prajurit.
Ia menyebut kegiatan ini mampu meningkatkan ketahanan fisik sekaligus memperkuat kesiapsiagaan satuan.
“Melalui Garjas, kami memastikan prajurit memiliki kondisi fisik optimal untuk mendukung tugas negara,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan partisipasi aktif seluruh personel.
Dengan demikian, Lanud Sjamsudin Noor terus memperkuat profesionalisme prajurit melalui pembinaan fisik yang terukur dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan secara maksimal.









