Panglima TNI dan Mentan Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Dorong Swasembada Pangan

Jakarta, 15 Mei 2026 – Pusat Penerangan TNI melaporkan Panglima TNI bersama Menteri Pertanian memimpin panen raya kedelai di Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung Kamis, 14 Mei 2026, di Desa...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta, 15 Mei 2026 – Pusat Penerangan TNI melaporkan Panglima TNI bersama Menteri Pertanian memimpin panen raya kedelai di Nganjuk, Jawa Timur.

Kegiatan berlangsung Kamis, 14 Mei 2026, di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, sebagai bagian penguatan ketahanan pangan nasional.

Agus Subiyanto hadir bersama Andi Amran Sulaiman dan Siti Hediati Soeharto dalam kegiatan tersebut.

Turut mendampingi, Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara M. Tonny Harjono.

Panen raya berlangsung di lahan seluas 100 hektare dengan estimasi produksi kedelai mencapai 1,5 hingga 2 ton per hektare.

Selain itu, total lahan kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai 400 hektare yang terus dikembangkan secara bertahap.

Pengembangan juga berlangsung di Kecamatan Rejoso seluas 1.270,9 hektare dan Kecamatan Bagor seluas 629,1 hektare yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Panglima TNI menegaskan pentingnya pengembangan kedelai nasional melalui strategi terukur dan kolaboratif lintas sektor.

“Kami harus mengembangkan kedelai secara bertahap, terukur, dan masif dengan memanfaatkan lahan potensial,” ujar Agus Subiyanto.

Ia menambahkan bahwa TNI akan mengoptimalkan lahan tidur milik institusi maupun desa untuk mendukung perluasan tanam kedelai.

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Pangan

Panglima TNI mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, petani, akademisi, dan pelaku usaha.

“Sinergi ini harus terus kita jaga untuk memperkuat kemandirian pangan nasional,” tegasnya.

Kegiatan panen raya ini menjadi simbol penguatan kerja sama antara sektor pertahanan dan pertanian dalam menjawab tantangan pangan nasional.

Pilihan Editor :  TMMD ke-124 Segera Digelar, Dandim Mimika Kumpulkan Stakeholder Bangun Mimika dari Pelosok

Selain itu, TNI juga berperan aktif dalam pendampingan petani guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian.

Melalui langkah tersebut, TNI berharap dapat mempercepat pencapaian swasembada pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Program ini juga mencerminkan upaya optimalisasi potensi wilayah dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif.

Dengan demikian, panen raya kedelai di Nganjuk menjadi momentum strategis dalam mendorong produksi pangan nasional.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam sektor pangan melalui aksi nyata di lapangan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *