Rescue Damkar Evakuasi Jasad Bayi di Kali Sunter Jaticempaka
Bekasi – Tim Rescue Kompi A Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengevakuasi jasad bayi yang ditemukan mengambang di aliran Kali Sunter, wilayah Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Rabu (11/2/2026) sore.
Proses evakuasi dilakukan kurang dari satu jam sejak laporan diterima dan selanjutnya korban diserahkan kepada aparat berwenang untuk proses identifikasi dan penyelidikan.
Informasi penemuan jasad bayi tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Ershi (56), yang melihat adanya tubuh bayi di sekitar aliran kali di belakang pos keamanan lingkungan, tepatnya di Jalan Bina Siswa III RT 005 RW 011, Jaticempaka.
Berdasarkan laporan kegiatan penyelamatan yang dihimpun, tim rescue menerima laporan dan langsung bergerak dari markas pada pukul 17.01 WIB.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 17.11 WIB.
Setelah melakukan penilaian awal (assessment) situasi di lapangan, tim segera melakukan proses evakuasi dengan memperhatikan aspek keselamatan personel serta kondisi lokasi kejadian.
Operasi evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 17.40 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan terkendali.
Petugas memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur penyelamatan dan standar operasional yang berlaku.
Komandan Regu Rescue Kompi A, Hendrick, menjelaskan bahwa tim merespons laporan warga secara cepat dan terukur.
Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan area dan melakukan evakuasi terhadap jasad bayi tersebut.
“Kami merespons laporan secepatnya. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment dan evakuasi sesuai prosedur. Proses berjalan lancar dan terkendali, kemudian korban diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Hendrick.
Hendrick menegaskan, dalam setiap operasi penyelamatan maupun evakuasi, pihaknya mengutamakan keselamatan anggota di lapangan sekaligus menjaga penanganan korban secara layak dan profesional.
Diserahkan ke Aparat untuk Penyelidikan
Usai proses evakuasi, jasad bayi tersebut langsung diserahkan kepada aparat terkait untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai jenis kelamin bayi, perkiraan usia, maupun dugaan penyebab kematian.
Aparat kepolisian berwenang akan melakukan penyelidikan guna mengungkap latar belakang peristiwa tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Proses identifikasi forensik menjadi tahapan penting untuk memastikan identitas korban dan kronologi kejadian.
Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar. Sejumlah warga tampak mendatangi lokasi setelah mengetahui adanya proses evakuasi oleh petugas damkar.
Namun, petugas memastikan situasi tetap kondusif dan tidak terjadi gangguan selama operasi berlangsung.
Disdamkarmat Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian darurat, termasuk penemuan jenazah atau kondisi yang membahayakan, melalui layanan resmi yang tersedia.
Layanan darurat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi dapat dihubungi melalui nomor (021) 88957805.
Pihak berwenang masih mendalami kasus ini. Informasi lanjutan akan disampaikan setelah proses identifikasi dan penyelidikan resmi dilakukan.**/nikko

Bento
Nikko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi






