Pekerja Tewas di Proyek Dapur MBG Dompu, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab

"Ketiadaan informasi rinci terkait penyebab kematian korban memperkuat desakan agar dilakukan investigasi menyeluruh oleh pihak berwenang"

Pekerja Tewas di Proyek Dapur MBG Dompu, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Dompu – Seorang pekerja bangunan dilaporkan meninggal dunia saat mengerjakan proyek pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Peristiwa tersebut memicu tuntutan tanggung jawab dari pihak keluarga korban terhadap penyelenggara proyek, yakni Yayasan Nusa Tenggara Membangun.

Korban diketahui bernama A. Muis, yang saat kejadian tengah bekerja dalam pembangunan dapur MBG di Desa Mangge Asi.

Proyek tersebut merupakan bagian dari fasilitas pendukung program MBG yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi detail maupun penyebab pasti kematian korban.

Pembangunan dapur tersebut berada di bawah tanggung jawab Yayasan Nusa Tenggara Membangun yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Zainul Fauzi.

Yayasan ini beralamat di Jalan Mujair Nomor 26, Lingkungan Kota Baru, RT 012/RW 007, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu.

Pihak keluarga korban menyatakan keberatan atas peristiwa tersebut dan meminta pertanggungjawaban penuh dari pihak yayasan.

Risky, perwakilan keluarga korban, menegaskan bahwa kematian A. Muis terjadi saat menjalankan pekerjaan dalam proyek tersebut.

“Pihak yayasan harus bertanggung jawab atas meninggalnya orang tua kami,” ujar Risky saat memberikan keterangan pada Jumat (14/4/2026).

Selain itu, keluarga juga mempertanyakan standar keselamatan kerja yang diterapkan dalam proyek pembangunan tersebut.

Mereka menilai perlu adanya kejelasan terkait prosedur kerja dan perlindungan terhadap para pekerja di lapangan.

Di sisi lain, penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dorotangga, Jahar, mengaku mengalami tekanan terkait insiden tersebut.

Pilihan Editor :  Tetap Segar Berpuasa: 5 Tips Jitu Agar Tak Mudah Haus

Dalam komunikasi dengan pihak keluarga, ia menyampaikan kebingungannya menghadapi persoalan yang terjadi.

“Saya juga pusing dengan urusan dapur ini,” kata Jahar kepada keluarga korban pada Senin (13/4/2026).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa proyek pembangunan dapur MBG tersebut diduga melibatkan dukungan dari pihak lain, termasuk tokoh politik yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai keterlibatan pihak tersebut dalam pendanaan atau pelaksanaan proyek.

Sorotan Keselamatan Kerja dan Tanggung Jawab Proyek

Insiden ini menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap proyek konstruksi, terutama yang berkaitan dengan program pemerintah atau layanan publik.

Ketiadaan informasi rinci terkait penyebab kematian korban memperkuat desakan agar dilakukan investigasi menyeluruh oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini ditayangkan, Ketua Yayasan Nusa Tenggara Membangun, Zainul Fauzi, belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan belum memperoleh respons, sehingga posisi dan sikap yayasan atas insiden ini masih belum jelas.

Situasi ini juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan proyek, termasuk mekanisme pengelolaan tenaga kerja dan mitigasi risiko di lapangan.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pelaksanaan proyek.

Langkah ini dinilai penting tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban, tetapi juga untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik pelaksanaan program sosial, aspek keselamatan kerja tidak boleh diabaikan.

Transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap standar operasional menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program yang dijalankan.

Pilihan Editor :  Arogansi Petugas MBG dan Ancaman Nyata terhadap Lingkungan Rawa Lumbu

Baca berita selengkapnya di sini: netral.co.id

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *