Saka Bahari Bintan Cetak Kader Maritim, TNI AL Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Tanjungpinang, 10 April 2026 – Lanal Bintan mengukuhkan calon anggota Saka Bahari Angkatan ke-21 sebagai langkah strategis membangun generasi muda berwawasan kemaritiman. Komandan Lanal Bintan, Wityuda Timortimur Suratmono, memimpin langsung...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Tanjungpinang, 10 April 2026 – Lanal Bintan mengukuhkan calon anggota Saka Bahari Angkatan ke-21 sebagai langkah strategis membangun generasi muda berwawasan kemaritiman.

Komandan Lanal Bintan, Wityuda Timortimur Suratmono, memimpin langsung upacara di eks Gudang Amunisi Dompak, Tanjungpinang.

Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda berbasis sektor kelautan.

Program Saka Bahari menyasar Pramuka Penegak dan Pandega berusia 16 hingga 25 tahun dari berbagai gugus depan.

Peserta mengikuti pembinaan intensif selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026, dengan pendekatan teori dan praktik.

Lanal Bintan menggandeng gerakan Pramuka untuk memperluas jangkauan pembinaan generasi muda di bidang kebaharian.

Program ini tidak hanya menanamkan pengetahuan teknis, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Pengukuhan ini menjadi langkah awal mencetak generasi yang siap menjaga kedaulatan maritim,” ujar Wityuda.

Ia menegaskan bahwa laut memiliki peran strategis sebagai masa depan bangsa Indonesia.

“Generasi muda harus memahami laut sebagai ruang hidup sekaligus kekuatan nasional,” tegasnya.

Pelatihan Terpadu Perkuat Kompetensi dan Karakter

Lanal Bintan merancang pelatihan terpadu untuk meningkatkan kemampuan teknis dan mental peserta secara seimbang.

Peserta menerima materi kepemimpinan, keselamatan laut, navigasi dasar, serta wawasan kebangsaan secara intensif.

Instruktur dari personel TNI AL membimbing langsung seluruh rangkaian pelatihan dengan pendekatan disiplin dan edukatif.

Selain itu, kegiatan perkemahan membentuk kemandirian serta solidaritas antar peserta selama proses pembinaan.

Wityuda menilai metode pelatihan terpadu mampu menciptakan kader yang adaptif dan siap menghadapi tantangan.

Pilihan Editor :  Perempuan Kampar Olah Limbah Sawit Jadi Sumber Ekonomi Baru

“Kami membentuk generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga berintegritas dan berjiwa pemimpin,” ujarnya.

Selanjutnya, ia meninjau langsung fasilitas peserta untuk memastikan kesiapan logistik dan kenyamanan selama kegiatan.

Langkah ini menunjukkan perhatian pembina terhadap kualitas pelaksanaan program secara menyeluruh.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

Program ini juga membuka peluang pengembangan karier di sektor kemaritiman bagi generasi muda.

Dengan demikian, Saka Bahari menjadi instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul di bidang kelautan.

Ke depan, Lanal Bintan akan memperluas program pembinaan guna memperkuat ketahanan maritim nasional secara berkelanjutan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *