Bazar Daging Murah Jatimekar Sediakan 2.000 Kupon untuk Warga Sambut Lebaran
"Dalam bazar tersebut, warga dapat membeli berbagai jenis daging sapi dengan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga pasar"

Bekasi – Kelurahan Jatimekar menggelar Bazar Daging Ramadhan 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh daging dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Maret 2026, itu digelar di halaman Kantor Kelurahan Jatimekar, Kota Bekasi, dengan menyediakan sekitar 2.000 kupon bagi warga.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kelurahan Jatimekar, Tim Penggerak PKK Kelurahan Jatimekar, serta pengusaha daging sapi dari wilayah setempat.
Bazar ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah kelurahan dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pangan menjelang Lebaran.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi, dan Pembangunan (Permasbang) Kelurahan Jatimekar, Liana, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan bazar daging murah tersebut merupakan pelaksanaan tahun kedua setelah mendapat respons positif dari masyarakat pada tahun sebelumnya.
“Bazar daging ini merupakan tahun kedua kami dari Kelurahan Jatimekar bekerja sama dengan PKK serta pengusaha daging sapi dari wilayah Jatimekar.
Mereka memberikan harga yang menurut kami sangat terjangkau sehingga dapat membantu warga menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Liana saat ditemui di lokasi kegiatan, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, bazar daging murah ini secara khusus menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah agar tetap dapat membeli daging menjelang Lebaran tanpa harus terbebani harga pasar yang cenderung meningkat.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah kelurahan terhadap kebutuhan warga di momentum Ramadhan, terutama ketika permintaan bahan pangan meningkat signifikan.
“Ini menjadi berkah bagi masyarakat, khususnya warga Kelurahan Jatimekar. Apalagi pada tahun sebelumnya warga sangat antusias membeli daging dalam bazar ini,” katanya.
Tingginya minat masyarakat pada pelaksanaan bazar tahun lalu menjadi salah satu alasan panitia meningkatkan jumlah kupon pada tahun ini.
Jika sebelumnya jumlah kupon dinilai belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan, pada pelaksanaan 2026 panitia menyiapkan sekitar 2.000 kupon.
“Tahun kemarin kupon yang kami cetak ternyata kurang karena antusias warga sangat tinggi. Untuk tahun ini kami siapkan sekitar 2.000 kupon agar lebih banyak warga yang bisa mendapatkan daging murah,” jelasnya.
Pendataan penerima kupon dilakukan melalui pengurus RT dan RW di masing-masing wilayah.
Mekanisme tersebut dipilih agar distribusi kupon dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi warga yang dinilai paling membutuhkan.
“Pendataannya kami serahkan kepada RT dan RW karena mereka yang lebih mengetahui kondisi warganya dan siapa yang lebih diprioritaskan untuk mendapatkan daging murah ini,” tegas Liana.
Kelurahan Jatimekar sendiri memiliki 17 rukun warga (RW).
Seluruh kupon yang tersedia telah didistribusikan ke masing-masing wilayah.
Namun demikian, sejumlah RW juga mengajukan tambahan kupon karena jumlah warga yang lebih besar dibanding wilayah lainnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan antrean warga, panitia menerapkan pengaturan jadwal kedatangan berdasarkan wilayah RW.
Pelaksanaan bazar dimulai pukul 07.00 WIB hingga seluruh stok daging habis terjual.
Harga Daging Lebih Terjangkau
Dalam bazar tersebut, warga dapat membeli berbagai jenis daging sapi dengan harga yang relatif lebih rendah dibanding harga pasar.
Beberapa jenis daging yang tersedia antara lain daging rendang seharga Rp130.000 per kilogram, iga konro atau daging untuk sop Rp70.000 per kilogram, hati sapi Rp60.000 per kilogram, serta tetelan Rp55.000 per kilogram.
Selain itu, panitia juga menyediakan daging kepala sapi seharga Rp100.000 per kilogram, otak sapi Rp65.000 per kilogram, lidah sapi Rp125.000 per kilogram, serta buntut sapi Rp100.000 per kilogram.
Sistem pembelian dalam bazar ini menggunakan kupon yang telah dibagikan sebelumnya kepada warga melalui pengurus RT dan RW.
Satu kupon hanya berlaku untuk satu orang pembeli sehingga distribusi daging dapat lebih merata.
Liana menjelaskan bahwa sistem kupon tidak hanya bertujuan mengatur jumlah pembeli, tetapi juga membantu para penyedia daging menyesuaikan jumlah sapi yang dipotong setiap hari selama kegiatan berlangsung.
“Dengan sistem pemesanan melalui kupon, pemilik sapi dapat mengetahui berapa ekor yang harus dipotong setiap hari. Dengan begitu, daging yang dijual kepada masyarakat benar-benar dalam kondisi segar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan bazar daging murah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Melalui kerja sama antara pemerintah kelurahan, PKK, serta pelaku usaha daging di wilayah Jatimekar, program tersebut diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun. Selain membantu perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan membawa keberkahan bagi warga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.**/frm











