‎Antenk FC Sabet Juara 2 di Turnamen Tahunan Desa Banjarsari, Ridho Nurzaki Raih Gelar Pemain Terbaik

Gensa Media Indonesia | PEMALANG – Turnamen sepak bola tahunan antar-blok desa Banjarsari, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026). Dalam laga final yang berlangsung sengit di Lapangan...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Gensa Media Indonesia | PEMALANG – Turnamen sepak bola tahunan antar-blok desa Banjarsari, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026). Dalam laga final yang berlangsung sengit di Lapangan Desa Banjarsari, Antenk FC harus puas keluar sebagai Juara 2 setelah mengakui keunggulan Obat Abit FC dengan skor akhir 2-4.

‎Turnamen yang berlangsung selama lima hari sejak Sabtu (21/3) ini diikuti oleh 15 tim dari masing-masing RT/Blok di Desa Banjarsari. Acara yang disponsori oleh Gas Tera dan Karang Taruna Desa Banjarsari ini memperebutkan piala bergilir serta hadiah uang tunai.

‎Laga puncak yang mempertemukan dua tim tangguh, Antenk FC dan Obat Abit FC, berjalan meriah. Meski Antenk FC memberikan perlawanan sengit, Obat Abit FC tampil lebih dominan dan berhasil mengunci kemenangan.

‎Anis Fuaz, perwakilan panitia sekaligus pemain Obat Abit FC, mensyukuri kelancaran acara tersebut. “Alhamdulillah berjalan lancar. Meski sempat ada sedikit miskomunikasi dan insiden kecil, semua sudah diselesaikan secara musyawarah. Kami memohon maaf jika masih ada kekurangan teknis maupun non-teknis dalam pelaksanaan tahun ini,” ungkapnya.

‎Meski gagal membawa pulang trofi juara pertama, kebahagiaan tetap menyelimuti kubu Antenk FC. Salah satu pemain andalan mereka, Ridho Nurzaki, berhasil dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Best Player) dalam turnamen tersebut.

Advertisement

‎”Saya sangat senang dan berterima kasih kepada teman-teman yang selalu kompak dalam kerja sama tim, sehingga saya bisa mendapatkan gelar ini,” ujar Ridho usai menerima trofi.

‎Krisdiantoro, wasit yang memimpin pertandingan, memberikan catatan penting terkait keselamatan pemain. Ia menyoroti masih banyaknya pemain yang tidak menggunakan pelindung tulang kering (shin guard).

Pilihan Editor :  Danlanud Husein Sastranegara Ajak Atlet Cilik SSB Angkasa Tak Takut Bermimpi

“Tahun depan kami harap panitia lebih tegas mewajibkan penggunaan dekker untuk meminimalisir risiko cedera serius,” tuturnya.

‎Ketua Karang Taruna Desa Banjarsari, Amin, turut mengapresiasi kerja keras panitia dan berharap ajang ini terus mempererat silaturahmi pemuda. Senada dengan Amin, Kasnadi selaku Ketua RT 06 sekaligus Penasehat Antenk FC, menilai turnamen ini sangat positif.

‎”Ini jadi hiburan warga saat sore hari sekaligus mencegah warga bepergian keluar desa yang berisiko kecelakaan, apalagi di musim lebaran. Harapannya, ajang ini terus berlanjut untuk mencari bibit-bibit muda berbakat di desa kita,” pungkas Kasnadi.

‎kontributor : kartono




gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *