Danwingdik 800/Pasgat Tutup Dua Pendidikan, Cetak Prajurit Siap Operasi
"Pasgat sendiri dikenal sebagai satuan elit TNI AU yang memiliki peran strategis dalam operasi pertahanan udara, termasuk pengamanan pangkalan udara"

Bandung – Komandan Wing Pendidikan (Danwingdik) 800/Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) TNI Angkatan Udara, Kolonel Pas Dr. Yosafat Soelya, resmi menutup pendidikan Sekolah Sub Bintara Manajemen Jurusan (Susbamenjur) Pasukan Angkatan ke-23 dan Sekolah Kejuruan Tamtama (Susjurlata) Pasukan Angkatan ke-61.
Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Apel Wingdik 800/Pasgat, Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Selasa (14/4/2026).
Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan yang dirancang untuk membentuk prajurit Pasgat yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas operasional di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Upacara tersebut dihadiri sejumlah pejabat Korps Pasgat, kepala dinas terkait, para komandan skuadron pendidikan (Skadik), instruktur, serta mantan siswa.
Kehadiran para pejabat ini mencerminkan pentingnya peran pendidikan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia militer, khususnya di satuan Pasukan Gerak Cepat.
Dalam amanatnya, Kolonel Yosafat menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di satuan masing-masing.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan terus mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama pendidikan.
“Ilmu dan keterampilan yang telah didapat harus diimplementasikan secara nyata di lapangan. Prajurit dituntut untuk selalu siap, adaptif, dan profesional dalam menghadapi dinamika tugas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan, seperti disiplin, loyalitas, dan integritas.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Udara.
Pendidikan Susbamenjur dan Susjurlata merupakan bagian dari sistem pembinaan personel TNI AU yang bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial prajurit.
Susbamenjur diperuntukkan bagi bintara guna memperkuat kemampuan kepemimpinan dan manajemen, sedangkan Susjurlata berfokus pada peningkatan keterampilan teknis bagi tamtama sesuai bidang kejuruan masing-masing.
Selain penutupan resmi, dalam kesempatan tersebut juga diumumkan para siswa berprestasi dari masing-masing program pendidikan.
Untuk kategori Susbamenjur Pasukan Angkatan ke-23, predikat siswa terbaik diraih oleh Serka Rolland Ariayudha dari satuan Yon Arhanud 15.
Sementara itu, pada Susjurlata Pasukan Angkatan ke-61, penghargaan siswa terbaik diberikan kepada Pratu Riyan Pratama dari satuan Wingdik 800/Pasgat.
Dorong Profesionalisme dan Kesiapan Operasional
Pencapaian para siswa terbaik tersebut dinilai sebagai indikator keberhasilan proses pendidikan yang berlangsung.
Namun demikian, pihak penyelenggara menekankan bahwa seluruh lulusan memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengemban tugas negara.
Dengan berakhirnya pendidikan ini, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari garda terdepan Pasgat yang memiliki kesiapan operasional tinggi.
Pasgat sendiri dikenal sebagai satuan elit TNI AU yang memiliki peran strategis dalam operasi pertahanan udara, termasuk pengamanan pangkalan udara dan operasi khusus lainnya.
Pendidikan yang dijalani para prajurit ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembinaan fisik, mental, hingga penguasaan keterampilan teknis dan taktis.
Seluruh proses tersebut dirancang untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di era modern.
Penutupan pendidikan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Udara dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme prajurit.
Di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga kedaulatan udara nasional.
Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mencetak prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan integritas yang kuat.
Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal serta berkontribusi dalam mendukung misi pertahanan negara.**/Ihwan










