Microsoft Bantah Hentikan Proyek Penghapusan Karbon, Tegaskan Komitmen Iklim

“Pendekatan dekarbonisasi kami menggabungkan pengurangan, penyerapan, dan efisiensi. Penyerapan karbon merupakan salah satu bagian dari strategi tersebut,”

Microsoft Bantah Hentikan Proyek Penghapusan Karbon, Tegaskan Komitmen Iklim – Foto Istimewa/Ilustrasi
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

WASHINGTON – Microsoft membantah spekulasi bahwa perusahaan menghentikan pengembangan proyek penghapusan karbon, di tengah laporan yang menyebut adanya penundaan pembelian layanan pengurangan emisi.

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu menegaskan komitmennya terhadap target keberlanjutan dan netral karbon tetap berjalan.

Chief Sustainability Officer Microsoft, Melanie Nakagawa, menyatakan bahwa program penghapusan karbon perusahaan masih aktif dan terus dikembangkan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi yang dikirimkan kepada Bloomberg.

“Program penghapusan karbon kami belum berakhir. Kami terus mengembangkan dan mendukung portofolio solusi berbasis alam dan berbasis teknologi yang sudah ada,” ujar Nakagawa.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas laporan media Heatmap yang menyebut Microsoft menghentikan sementara pembelian layanan pengurangan karbon.

Laporan tersebut memicu spekulasi bahwa perusahaan tengah mengurangi komitmennya dalam upaya dekarbonisasi.

Secara terpisah, Bloomberg juga melaporkan bahwa sejumlah karyawan Microsoft telah menghubungi pengembang proyek pengurangan karbon untuk menyampaikan bahwa beberapa proyek ditunda.

Informasi ini diperoleh dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dalam salah satu kasus, keputusan penundaan disebut dipengaruhi oleh pertimbangan finansial.

Namun, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari perusahaan terkait alasan spesifik di balik langkah tersebut.

Nakagawa menegaskan bahwa penyesuaian dalam pengadaan kredit karbon merupakan bagian dari strategi perusahaan, bukan indikasi mundurnya komitmen terhadap target iklim.

Menurut dia, pendekatan Microsoft dalam mengurangi emisi karbon bersifat menyeluruh dan adaptif.

“Pendekatan dekarbonisasi kami menggabungkan pengurangan, penyerapan, dan efisiensi. Penyerapan karbon merupakan salah satu bagian dari strategi tersebut,” kata dia.

Pilihan Editor :  Motor Listrik Emmo JVX GT Dipilih untuk MBG, Ini Spesifikasinya

Ia menambahkan, dalam praktiknya perusahaan dapat menyesuaikan laju maupun volume pengadaan penyerapan karbon seiring dengan evaluasi berkelanjutan terhadap strategi keberlanjutan.

“Terkadang kami menyesuaikan laju atau volume pengadaan penyerapan karbon sebagai bagian dari upaya menyempurnakan pendekatan menuju tujuan keberlanjutan. Ini adalah langkah terstruktur, bukan perubahan ambisi,” ujarnya.

Microsoft selama ini dikenal sebagai investor terbesar di pasar kredit penghilangan karbon global.

Perusahaan menargetkan menjadi netral karbon pada 2030, sebuah target ambisius yang menempatkannya di garis depan upaya dekarbonisasi sektor teknologi.

Data dari BloombergNEF menunjukkan bahwa pada 2025, pembelian kredit penghapusan karbon oleh Microsoft mencakup sekitar 96 persen dari total pasar global.

Angka ini menegaskan dominasi perusahaan dalam mendukung pengembangan teknologi penyerapan karbon.

Penyesuaian Strategi di Tengah Keterbatasan Kapasitas Global

Meski demikian, langkah penyesuaian yang dilakukan Microsoft mencerminkan tantangan nyata dalam industri penghapusan karbon.

Kapasitas global untuk menghilangkan karbon dari atmosfer saat ini masih jauh dari kebutuhan yang diproyeksikan para ilmuwan untuk menekan laju pemanasan global.

Penghapusan karbon dalam skala besar dinilai menjadi komponen krusial untuk mencegah dampak perubahan iklim yang lebih parah.

Namun, keterbatasan teknologi, biaya tinggi, serta belum matangnya pasar menjadi hambatan utama dalam percepatan implementasi.

Di sisi lain, ketergantungan pada mekanisme kredit karbon juga kerap menuai kritik.

Sejumlah pengamat menilai pendekatan tersebut berpotensi mengalihkan fokus dari upaya pengurangan emisi langsung di sumbernya.

Microsoft menegaskan tetap mengombinasikan berbagai pendekatan, termasuk efisiensi energi dan pengurangan emisi operasional, selain investasi pada teknologi penghapusan karbon.

Strategi ini dinilai lebih komprehensif dalam mencapai target jangka panjang.

Pilihan Editor :  Rahasia Centang Satu WhatsApp Meski Online: Cara Mudah dan Aman

Kendati muncul laporan penundaan proyek, perusahaan memastikan bahwa arah kebijakan tidak berubah.

Penyesuaian yang dilakukan diklaim sebagai bagian dari proses evaluasi untuk memastikan efektivitas investasi dan dampak lingkungan yang optimal.

Dengan posisi sebagai pemain utama dalam pasar karbon global, setiap langkah Microsoft memiliki implikasi signifikan terhadap perkembangan industri.

Oleh karena itu, konsistensi antara komitmen dan implementasi di lapangan akan menjadi sorotan penting bagi publik dan pelaku industri ke depan.(**)

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *