Aparat Kawal Ketat Keberangkatan dari Pesisir ke Pasar Murah Monas
Jakarta – Sebanyak 1.350 warga Kecamatan Penjaringan berangkat menuju kawasan Silang Monas untuk mengikuti Pasar Murah 2026 dengan pengawalan ketat aparat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan titik...

Jakarta – Sebanyak 1.350 warga Kecamatan Penjaringan berangkat menuju kawasan Silang Monas untuk mengikuti Pasar Murah 2026 dengan pengawalan ketat aparat.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan titik keberangkatan tersebar di lima kelurahan wilayah pesisir Jakarta Utara.
Warga mulai berkumpul sejak sore hari di sejumlah titik yang telah ditentukan, kemudian bersiap menaiki armada bus secara bertahap.
Aparat melakukan monitoring sejak pukul 16.00 WIB guna memastikan proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Petugas menempatkan personel di setiap titik kumpul untuk mengantisipasi potensi gangguan selama proses mobilisasi peserta.
Sebanyak puluhan unit bus mengangkut peserta secara bergelombang menuju pusat kegiatan di kawasan Monumen Nasional.
Dari Kelurahan Penjaringan, lima bus mengangkut sekitar 270 warga dari titik kumpul di Jalan Pluit Raya Selatan.
Jumlah yang sama juga diberangkatkan dari Kelurahan Kapuk Muara melalui titik kumpul di kawasan Jembatan Hari-Hari.
Selanjutnya, warga dari Kelurahan Pluit, Pejagalan, dan Kamal Muara masing-masing menempati lima unit bus dari lokasi keberangkatan berbeda.
Setiap peserta menerima gelang identitas serta kupon bantuan sebagai syarat mengikuti kegiatan di lokasi tujuan.
Panitia menyalurkan bantuan berupa paket sembako senilai Rp300 ribu serta non sembako sebesar Rp200 ribu.
Bantuan tersebut menjadi daya tarik utama sekaligus upaya meringankan beban kebutuhan masyarakat menjelang periode pascalebaran.
Keberangkatan berlangsung tertib dengan pengawasan langsung aparat yang mengatur arus pergerakan peserta di lapangan.
Kapolsek Metro Penjaringan, Agta Bhuwana Putra, menegaskan pihaknya mengedepankan pengamanan maksimal dalam kegiatan ini.
Ia memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan sesuai prosedur serta mengutamakan keselamatan peserta.
“Kami memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan aman dan lancar dengan menempatkan personel di setiap titik,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi guna mendukung kelancaran kegiatan hingga lokasi tujuan.
Petugas juga mengimbau peserta untuk tetap tertib selama perjalanan serta mengikuti arahan yang diberikan di lapangan.
Kehadiran aparat tidak hanya mengatur teknis keberangkatan, tetapi juga membangun rasa aman bagi masyarakat.
Sejumlah warga menyambut kegiatan ini dengan antusias karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Mereka berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkala dan menjangkau lebih banyak wilayah.
Di sisi lain, pengamat sosial menilai kegiatan pasar murah efektif sebagai intervensi jangka pendek dalam menekan beban ekonomi masyarakat.
Namun, ia juga menekankan pentingnya kebijakan jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Hingga seluruh rombongan diberangkatkan, situasi di wilayah Penjaringan tetap terkendali tanpa gangguan berarti.
Rombongan bergerak menuju kawasan Monas dengan pengawalan guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara aparat dan pemerintah dalam menghadirkan program sosial yang berdampak langsung.
Dengan pengelolaan yang terorganisir, Pasar Murah 2026 diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta, khususnya wilayah pesisir.









