Jelang Idul Fitri 1447 H, Permintaan Kemasan Lebaran Meningkat

"konsumen tetap perlu mempertimbangkan kapasitas, ketahanan bahan, serta kesesuaian anggaran sebelum membeli"

Jelang Idul Fitri 1447 H, Permintaan Kemasan Lebaran Meningkat – Foto Istimewa
-AA+

Ramadan – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, permintaan kemasan parcel dan suvenir Lebaran menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Berbagai produk seperti amplop Lebaran karakter, tas hampers kanvas, goodie bag laminasi, hingga kotak souvenir kraft ramai ditawarkan secara grosir untuk memenuhi kebutuhan distribusi tunjangan hari raya (THR), bingkisan, dan paket sembako.

Lonjakan kebutuhan ini terjadi seiring persiapan masyarakat, pelaku usaha, hingga perusahaan dalam menyambut hari raya dengan tradisi berbagi.

Kenaikan permintaan biasanya mulai terasa satu hingga dua bulan sebelum Lebaran.

Pelaku usaha percetakan dan produsen kemasan mengakui periode tersebut menjadi momentum puncak penjualan tahunan mereka.

Konsumen berasal dari individu, keluarga, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, hingga komunitas sosial yang ingin membagikan hadiah atau paket bantuan dalam kemasan yang rapi dan layak.

Kebutuhan kemasan tidak sekadar menyangkut fungsi wadah, tetapi juga tampilan dan daya tahan.

Sejumlah konsumen mengeluhkan terbatasnya pilihan desain, kualitas bahan yang mudah rusak, serta harga yang kurang kompetitif untuk pembelian dalam jumlah besar.

Permintaan pasar kemudian mendorong produsen menghadirkan variasi produk dengan klaim kualitas dan desain yang lebih beragam.

Amplop Lebaran berbahan kertas glossy, misalnya, banyak dipasarkan dalam kemasan isi 50 lembar dengan ilustrasi karakter yang menarik.

Produk ini menyasar keluarga muda dan anak-anak yang ingin membagikan uang THR dengan sentuhan visual yang lebih meriah.

Dari sisi harga, model grosir dinilai lebih ekonomis dibandingkan pembelian satuan.

Selain amplop, tas parcel berbahan laminasi juga menjadi pilihan populer.

Pilihan Editor :  Baju Lebaran Murah dan Busana Muslim Premium Viral, Konsumen Berburu Kualitas Tanpa Menguras Anggaran

Produsen mengklaim bahan laminasi lebih tahan terhadap cipratan air dan memiliki tingkat ketahanan lebih baik dibanding kantong plastik tipis.

Beberapa model bahkan mengusung konsep ramah lingkungan dengan material yang dapat didaur ulang atau digunakan ulang oleh penerima.

Bagi pelaku usaha hampers premium, tas kanvas bertema “Eid Mubarak” hadir sebagai alternatif kemasan yang lebih eksklusif.

Bahan kanvas dinilai lebih kuat dan memiliki nilai estetika lebih tinggi, sehingga cocok untuk paket hadiah korporasi maupun bingkisan keluarga.

Sementara itu, kotak souvenir tipe gable box berbahan kraft banyak dipilih karena tampilannya sederhana, mudah dirakit, dan cukup kokoh untuk menampung makanan ringan atau cendera mata berukuran kecil.

Goodie bag berbahan spunbond full colour juga diminati untuk distribusi sembako dan paket perusahaan.

Bahan ini mampu menahan beban sedang serta dapat digunakan kembali, sehingga lebih fungsional dibanding kantong sekali pakai.

Pilihan desain full colour memberi ruang personalisasi logo perusahaan atau identitas komunitas.

Konsumen Diminta Cermat Memilih Produk

Di tengah maraknya penawaran, konsumen tetap perlu bersikap cermat.

Dalam beberapa paket tertentu, penjual menawarkan gift hampers berisi oleh-oleh haji dan umrah, termasuk air Zamzam yang diklaim asli.

Untuk produk pangan atau minuman, konsumen disarankan memverifikasi legalitas dan izin edar sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar, terutama jika akan didistribusikan secara luas.

Prinsip kehati-hatian penting untuk menghindari potensi kerugian, baik dari sisi kualitas produk maupun kepatuhan terhadap regulasi.

Pemerintah melalui instansi terkait secara rutin mengingatkan pelaku usaha agar memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan pelabelan yang berlaku.

Pilihan Editor :  Niat Puasa Ramadan 2026 Lengkap Arab Latin dan Artinya

Dari sisi ekonomi, peningkatan kebutuhan kemasan Lebaran turut menggerakkan sektor percetakan, konveksi tas, hingga distribusi bahan baku.

Permintaan grosir dalam jumlah besar membantu pelaku UMKM meningkatkan omzet musiman.

Namun, persaingan harga tetap ketat, terutama di platform perdagangan daring yang mempertemukan banyak penjual dalam satu etalase digital.

Secara umum, variasi produk kemasan Lebaran menawarkan nilai guna dalam hal efisiensi distribusi dan estetika penyajian.

Fungsi kemasan kini tidak lagi sekadar sebagai pembungkus, tetapi menjadi bagian dari pengalaman berbagi di momen hari raya.

Desain yang menarik dan bahan yang tahan lama dinilai mampu menambah kesan profesional sekaligus memperkuat citra pemberi.

Meski demikian, konsumen tetap perlu mempertimbangkan kapasitas, ketahanan bahan, serta kesesuaian anggaran sebelum membeli.

Perencanaan yang matang membantu menghindari pemborosan dan memastikan distribusi berjalan efektif.

Dengan memilih kemasan secara selektif dan bertanggung jawab, tradisi berbagi pada Idul Fitri dapat berlangsung lebih tertata, aman, dan bermakna.**/red

gensa.club berkomitmen memberikan berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti